Skenario Konstitusi Jika Gugatan Gibran Dikabulkan MK: Ini Alur Penggantian dan Sosok Potensial
JAKARTA Peneliti ISEASYusof Ishak Institute Made Supriatma mengungkap sejumlah skenario politik apabila Mahkamah Konstitusi (MK) mengabul
POLITIK
BANDA ACEH – Menjelang akhir tahun, umat Islam di Aceh diajak merenungkan pelajaran dari dua peristiwa besar yang menimpa Indonesia, yakni Tsunami Aceh 26 Desember 2004 dan banjir besar di Sumatera pada 26 November 2025.
Ajakan ini disampaikan akademisi UIN Ar-Raniry, Tgk Saifuddin A. Rasyid, dalam khutbah Jumat di Masjid Jamik Kopelma Darussalam, Kampus Universitas Syiah Kuala (USK), Banda Aceh, Jumat (26/12/2025).
Menurut Tgk Saifuddin, kedua bencana telah merenggut banyak nyawa, menghancurkan harta benda, serta merusak masa depan masyarakat.Baca Juga:
Meski demikian, setiap musibah menyimpan hikmah yang dapat menjadi pelajaran berharga bagi kehidupan beriman dan bermasyarakat.
"Musibah bukan sekadar peristiwa duka, tetapi juga harus kita kaji dengan cerdas. Mengapa Allah menimpakan musibah itu, dan pelajaran apa yang perlu kita ambil untuk memperbaiki langkah kehidupan kita serta generasi yang akan datang," ujarnya.
Tgk Saifuddin menegaskan bahwa bencana tidak selalu terjadi karena takdir semata. Faktor ulah manusia, seperti kesalahan tata kelola lingkungan, perilaku konsumtif, dan kelalaian pejabat, juga dapat menjadi penyebab bencana.
Ia menyoroti banjir besar di Sumatera 2025 sebagai contoh, yang menurutnya berkaitan dengan degradasi hutan, keserakahan sebagian pengusaha, dan kesalahan pengambil kebijakan.
Dalam khutbahnya, Tgk Saifuddin juga mengingatkan masyarakat untuk berhati-hati terhadap kemaksiatan yang dibiarkan terus terjadi, karena hal itu bisa memicu murka Allah.
Ia menekankan pentingnya menjadikan akhir tahun sebagai momen evaluasi diri dan memperkuat pondasi iman serta ketakwaan untuk memasuki tahun berikutnya.
"Sering kita melihat kemaksiatan dilakukan di depan mata, namun kita biarkan seolah itu hal biasa. Mari berhenti dari kemaksiatan di tahun ini, bertaubat, dan tidak melanjutkannya ke tahun berikutnya. Umur kita tidak ada yang tahu," tegasnya.
Di akhir khutbah, Tgk Saifuddin mendoakan agar musibah besar seperti tsunami Aceh 2004 dan bencana ekologis 2025 tidak terulang kembali, serta agar generasi mendatang hidup dalam keberkahan, iman, dan ketakwaan.*
(dh)
JAKARTA Peneliti ISEASYusof Ishak Institute Made Supriatma mengungkap sejumlah skenario politik apabila Mahkamah Konstitusi (MK) mengabul
POLITIK
JAKARTA Pengamat kebijakan publik Bonatua Silalahi menyoroti keberadaan sejumlah dokumen terkait ijazah Joko Widodo (Jokowi) yang disebut
POLITIK
MUARASABAK Kantor Kesyahbandaran dan Otoritas Pelabuhan (KSOP) Kelas IV Muara Sabak terus meningkatkan pengawasan keselamatan dan keamanan
PEMERINTAHAN
JAKARTA Pemerintah telah menuntaskan kewajiban pembayaran obligasi Bantuan Likuiditas Bank Indonesia (BLBI) kepada Bank Indonesia (BI) sen
EKONOMI
JAKARTA Tim Jaksa Penyidik pada Direktorat Penyidikan Jaksa Agung Muda Bidang Tindak Pidana Khusus (JAM Pidsus) Kejaksaan Agung memeriksa
HUKUM DAN KRIMINAL
JATINANGOR Sebanyak 50 mahasiswa Universitas Padjadjaran (UNPAD) terpilih menerima Program Beasiswa GENZI UPZ IKA UNPAD. Selain mendapatka
PENDIDIKAN
MEDAN Perkembangan kecerdasan buatan atau Artificial Intelligence (AI) membawa tantangan baru bagi pelaku seni, akademisi hingga fotografe
SENI DAN BUDAYA
BANDA ACEH Unit VI Ranmor Satreskrim Polresta Banda Aceh mengamankan seorang pria berinisial AN (30) yang diduga terlibat kasus penggelapa
HUKUM DAN KRIMINAL
SIMALUNGUN Polisi menangkap pelaku pencurian sepeda motor yang telah diburu hampir dua bulan. Pelaku bernama Yogi Wardani (32) ditangkap d
HUKUM DAN KRIMINAL
MEDAN Seorang warga Deli Serdang, Indrayani, mengadukan sejumlah penyidik Sat Reskrim Polrestabes Medan ke Bidang Profesi dan Pengamanan (
HUKUM DAN KRIMINAL