Cuaca Jakarta Hari Ini: Jakpus, Jakbar hingga Jaktim Berpotensi Hujan Ringan
JAKARTA Cuaca di wilayah DKI Jakarta pada hari ini diperkirakan didominasi hujan ringan di sebagian besar kawasan ibu kota. Sementara it
NASIONAL
MEDAN- Subdit III Tindak Pidana Korupsi (Tipikor) Direktorat Reserse Kriminal Khusus Polda Sumatera Utara (Sumut) berhasil menangkap dua kepala sekolah yang diduga terlibat dalam kasus suap seleksi penerimaan Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kerja (PPPK) di Kabupaten Langkat, tahun anggaran 2023.
Kedua kepala sekolah tersebut adalah Awaludin, Kepala Sekolah SD 055975 Pancur Ido, Kecamatan Selapian, Kabupaten Langkat, dan Rahayu Ningsih, Kepala Sekolah SD 056017 Tebing Tanjung Selamat.
Menurut Kabid Humas Polda Sumut Kombes Hadi Wahyudi, kedua tersangka diamankan pada Jumat, 15 November 2024, setelah sebelumnya ditetapkan sebagai tersangka sejak Maret 2024.
“Diamankan hari Jumat, 15 November. Sudah ditahan, saat ini sedang menunggu proses tahap kedua untuk pelimpahan ke kejaksaan,” ujar Kombes Hadi Wahyudi, Rabu (20/11/2024).
Selain dua kepala sekolah tersebut, Polda Sumut juga telah menetapkan tiga tersangka lainnya, yakni Saiful Abdi (Kepala Dinas Pendidikan Kabupaten Langkat), Eka Syahputra Depari (Kepala Badan Kepegawaian Daerah Kabupaten Langkat), dan Alek Sander (Kasi Kesiswaan Bidang Sekolah Dasar di Dinas Pendidikan Langkat).
Namun, berkas perkara ketiga tersangka masih dalam proses pelengkapan sesuai arahan jaksa penuntut umum. Kombes Hadi menegaskan bahwa pelimpahan terhadap kelima tersangka akan dilakukan secara bersamaan.
“Sesuai petunjuk jaksa, kelima tersangka akan dilimpahkan ke kejaksaan secara serentak. Saat ini kami masih melengkapi berkas perkara tiga tersangka lainnya,” jelas Hadi.
Kelima tersangka diduga terlibat dalam tindak pidana korupsi terkait penerimaan calon PPPK Kabupaten Langkat pada tahun anggaran 2023. Berdasarkan informasi yang dihimpun, para tersangka diduga meminta sejumlah uang kepada para peserta seleksi PPPK dengan janji meloloskan mereka dalam proses penerimaan.
Hingga kini, pihak kepolisian masih mendalami kasus tersebut, termasuk kemungkinan adanya keterlibatan pihak lain dalam praktik suap ini. Barang bukti yang telah diamankan juga akan dilimpahkan bersamaan dengan para tersangka ke pihak kejaksaan.
Polda Sumut menegaskan komitmennya untuk memberantas tindak pidana korupsi, terutama di sektor pendidikan yang menyangkut masa depan masyarakat.
“Kasus ini menjadi perhatian serius karena menyangkut integritas sektor pendidikan. Kami akan terus mengawal proses hukum agar pelaku mendapatkan hukuman yang setimpal,” tutup Kombes Hadi Wahyudi.
(JOHANSIRAIT)
JAKARTA Cuaca di wilayah DKI Jakarta pada hari ini diperkirakan didominasi hujan ringan di sebagian besar kawasan ibu kota. Sementara it
NASIONAL
BANDUNG Prakiraan cuaca di sejumlah wilayah Jawa Barat pada hari ini didominasi hujan ringan hingga hujan sedang. Bahkan, wilayah Subang
NASIONAL
YOGYAKARTA Prakiraan cuaca di wilayah Daerah Istimewa Yogyakarta (DIY) pada hari ini didominasi kondisi berawan. Namun, hujan ringan dip
NASIONAL
DENPASAR Kondisi cuaca di sejumlah wilayah Bali pada hari ini didominasi cuaca berawan hingga hujan ringan. Suhu udara di Pulau Dewata d
NASIONAL
JAKARTA PT Bank Tabungan Negara (Persero) Tbk (BTN) menyatakan dukungan terhadap gagasan besar Swasembada Papan 2045 yang dinilai sebaga
EKONOMI
BANDA ACEH SMAN 7 Banda Aceh menorehkan prestasi membanggakan di tingkat internasional setelah berhasil memborong lima medali emas, tiga
PENDIDIKAN
TELUK PANJI Bupati Labuhanbatu Selatan, Fery Sahputra Simatupang secara resmi menutup pelaksanaan Musabaqah Tilawatil Qur&039an (MTQ) da
PEMERINTAHAN
JAKARTA Wakil Ketua Umum Partai Golkar Bidang Kebijakan Publik, Idrus Marham, menegaskan bahwa kondisi perekonomian Indonesia saat ini t
POLITIK
JAKARTA Nilai tukar rupiah diproyeksikan masih akan bertahan di kisaran Rp17.000 per dolar Amerika Serikat (AS) dalam jangka pendek. Tek
EKONOMI
MEDAN PT PLN (Persero) memastikan pasokan listrik di wilayah Sumatera Utara (Sumut) telah kembali normal 100 persen setelah sebelumnya t
NASIONAL