Tito Karnavian Minta Daerah Percepat Pemanfaatan Dana Rp10,6 Triliun untuk Pemulihan Pascabencana
BANDA ACEH Ketua Satuan Tugas Percepatan Rehabilitasi dan Rekonstruksi (Satgas PRR) Pascabencana Sumatera, Muhammad Tito Karnavian, memint
NASIONAL
BANDA ACEH — Mudir Pondok Tahfizd Ihya'ul Qur'an (PTIQ) Blang Oi, Ustaz Abdurrahim Abu Zubaidah, mengajak umat Islam tidak hanya bersukacita di hari Idul Fitri, tetapi juga melakukan muhasabah atau evaluasi diri atas ibadah yang telah dijalani selama Ramadhan.
Dalam khutbah Idul Fitri di Masjid Asy-Syuhada Lampanah, Kecamatan Indrapuri, Aceh Besar, Sabtu (21/3/2026), Ustaz Abdurrahim menekankan pentingnya menjaga hati yang khauf (takut amal tertolak) sekaligus raja' (harap diterima oleh Allah).
Ia menyoroti perbedaan sikap para salafus shalih dengan sebagian umat saat ini.Baca Juga:
"Dahulu para salaf bersungguh-sungguh beribadah di bulan Ramadhan, namun setelah Ramadhan berlalu, mereka menangis memikirkan apakah amal mereka diterima atau tidak," ujarnya, mengutip QS. Al-Mu'minun: 60.
Menurut Ustaz Abdurrahim, banyak umat kini lebih fokus pada aspek lahiriah Idul Fitri, seperti pakaian baru dan hidangan, sementara makna spiritual hari raya sering terabaikan.
Ia mencontohkan seorang ulama salaf yang menangis pada hari raya karena tidak yakin amalnya diterima Allah.
Lebih lanjut, ia menegaskan hakikat Idul Fitri sebagai momentum kembali kepada Allah, menjaga istiqamah, dan meningkatkan ketaatan.
Ia mengingatkan ciri kegagalan Ramadhan, termasuk meninggalkan shalat berjamaah, lalai membaca Al-Qur'an, dan kembali berbuat dosa.
Ustaz Abdurrahim juga mengajak umat Islam merenungkan kefanaan hidup, mengutip QS. At-Taubah: 82, "Maka hendaklah mereka tertawa sedikit dan menangis banyak," sebagai pengingat akan kehidupan akhirat.
"Jika Ramadhan telah mengubah kita menjadi lebih baik, itu tanda amal diterima. Jika tidak, segera kembali kepada Allah sebelum terlambat," pesannya.
Ia menutup khutbah dengan mengingatkan agar Idul Fitri dijadikan awal perubahan, bukan akhir ketaatan, karena Rabb Ramadhan adalah juga Rabb di bulan-bulan berikutnya.*
(ad)
BANDA ACEH Ketua Satuan Tugas Percepatan Rehabilitasi dan Rekonstruksi (Satgas PRR) Pascabencana Sumatera, Muhammad Tito Karnavian, memint
NASIONAL
MEDAN Pemerintah Provinsi (Pemprov) Sumatera Utara bersama Kementerian Perhubungan mempercepat pembahasan pembangunan Bus Rapid Transit (B
PEMERINTAHAN
BANDA ACEH Fakultas Psikologi Universitas Muhammadiyah Aceh (Unmuha) menggelar Festival Permainan Tradisional dan Kesehatan Mental di hala
NASIONAL
MEDAN Kepala Kejaksaan Negeri (Kajari) Medan, Ridwan Sujana Angsar, menanggapi pemeriksaan yang dilakukan Jaksa Agung Muda Intelijen (Jami
HUKUM DAN KRIMINAL
JAKARTA Kapolri Jenderal Polisi Listyo Sigit Prabowo mengimbau mahasiswa agar tetap menjaga ketertiban dalam menyampaikan aspirasi di ruan
NASIONAL
JAKARTA Chief Operating Officer (COO) Danantara Indonesia, Dony Oskaria, menegaskan bahwa kenaikan harga Pertamax bukan disebabkan oleh me
EKONOMI
JAKARTA Menteri Hak Asasi Manusia (HAM) Natalius Pigai menyampaikan keluhan dalam rapat kerja bersama Komisi XIII DPR RI saat pembahasan a
NASIONAL
MEDAN Semangat untuk menghidupkan kembali kejayaan PSMS Medan kembali menguat setelah jajaran legenda dan keluarga besar mantan pemain klu
OLAHRAGA
JAKARTA Jakarta Millennial Film Festival (JMFF) 2026 resmi dibuka di GOR Otista, Jatinegara, Jakarta Timur, Rabu (10/6/2026). Festival ini
ENTERTAINMENT
MEDAN Pemerintah Provinsi Sumatera Utara mengalokasikan anggaran sebesar Rp1,1 triliun pada 2026 untuk mendukung pelaksanaan Program Hasil
PEMERINTAHAN