BREAKING NEWS
Selasa, 24 Maret 2026

70.000 Umat Nabi Muhammad SAW Masuk Surga Tanpa Hisab, Apa Saja Sifat yang Mereka Miliki?

Adam - Selasa, 24 Maret 2026 07:46 WIB
70.000 Umat Nabi Muhammad SAW Masuk Surga Tanpa Hisab, Apa Saja Sifat yang Mereka Miliki?
Ilustrasi. (foto: AI/BITV)
Berita Terkini, Eksklusif di Saluran WhatsApp bitvonline.com
+ Gabung

JAKARTA — Sebanyak 70.000 orang dari umat Nabi Muhammad SAW dipastikan akan masuk surga tanpa melalui hisab.

Keistimewaan ini diperoleh berkat sifat-sifat mulia yang dimiliki semasa hidup di dunia.

Kabar mengenai orang-orang yang masuk surga tanpa hisab ini telah diriwayatkan dalam sejumlah hadits shahih dan menjadi kabar gembira bagi umat Islam.

Baca Juga:

Dalam salah satu riwayat yang disampaikan oleh Abu Bakar RA, Rasulullah SAW bersabda, "Aku dianugerahi Allah 70.000 orang dari umatku untuk masuk surga tanpa hisab. Wajah mereka tampak seperti bulan pada malam purnama. Hati mereka semuanya sama. Lalu, aku memohon tambahan kepada Allah, dan Allah menambahkan setiap satu orang menjadi 70.000 orang."

Hadits ini diriwayatkan oleh Ahmad dalam Musnad.

Orang-orang yang akan masuk surga tanpa hisab ini memiliki sifat-sifat istimewa yang dijelaskan dalam beberapa riwayat.

Dalam riwayat dari Abu Umamah RA, Rasulullah SAW menyebutkan bahwa 70.000 orang tersebut akan memasuki surga tanpa dihisab dan tanpa disiksa.

Bahkan, setiap seribu orang dari mereka akan ditemani 70.000 orang lainnya, dengan tiga genggaman tangan dari Allah yang Maha Agung.

Hadits ini diriwayatkan oleh Ahmad, At-Tirmidzi, dan Ibnu Hibban.

Menurut penjelasan dalam kitab Jinanul Khuldi karya Mahir Ahmad Ash-Shufiy, golongan orang yang masuk surga tanpa hisab ini termasuk dalam kelompok orang yang disebutkan dalam surah Al-Waqiah.

Mereka adalah orang-orang yang beriman paling dulu dan dekat dengan Allah di surga.

Keutamaan ini diberikan kepada mereka yang memiliki sifat-sifat mulia dalam iman, amal, jihad, ilmu, kelembutan hati, akhlak, serta cinta kepada Allah dan Rasul-Nya.

Dalam surah Al-Waqiah ayat 10-14, Allah SWT berfirman:

"Dan orang-orang yang paling dahulu (beriman), merekalah yang paling dahulu (masuk surga), mereka itulah orang yang dekat (kepada Allah), berada dalam surga kenikmatan, segolongan besar dari orang-orang yang terdahulu, dan segolongan kecil dari orang-orang yang kemudian." (QS. Al-Waqiah: 10-14)

Mereka adalah orang-orang yang memiliki kualitas iman dan amal terbaik. Dalam riwayat lainnya, para sahabat sempat bertanya-tanya mengenai siapa saja yang akan masuk surga tanpa hisab tersebut.

Beberapa sahabat sempat menduga bahwa mereka adalah sahabat-sahabat Rasulullah SAW, sementara yang lain menduga mereka adalah orang-orang yang dilahirkan dalam keadaan Islam dan tidak pernah menyekutukan Allah SWT.

Namun, Rasulullah SAW menjelaskan bahwa mereka adalah orang-orang yang tidak mempercayai ramalan dan hanya kepada Allah mereka menyerahkan diri.

Orang-orang yang akan masuk surga tanpa hisab ini tidak hanya unggul dalam iman, tetapi juga memiliki kesempurnaan dalam akhlak dan perilaku.

Mereka adalah cermin dari sifat-sifat mulia yang diajarkan oleh Nabi Muhammad SAW, seperti keikhlasan, kejujuran, kesabaran, dan kedermawanan.

Mereka tidak tergoda oleh kesenangan dunia dan selalu mengutamakan ridha Allah dalam setiap langkah hidup mereka.

Bagi umat Islam, berita tentang 70.000 orang yang akan masuk surga tanpa hisab ini menjadi motivasi untuk terus memperbaiki diri dan meningkatkan kualitas iman serta amal sholeh.

Allah SWT memberikan kesempatan bagi setiap hamba-Nya untuk menjadi bagian dari golongan yang mulia ini, dengan syarat menjaga keimanan dan terus berusaha mengikuti ajaran Rasulullah SAW dalam kehidupan sehari-hari.*


(d/ad)

Editor
: Abyadi Siregar
0 komentar
Tags
beritaTerkait
Makna Spiritual Idul Fitri: Jangan Hanya Pakaian Baru dan Hidangan, Lakukan Muhasabah
Tiga Doa Malaikat Jibril Diaminkan Nabi Muhammad SAW: Renungan Spiritual di Penghujung Ramadhan
Penuh Khidmat, 1.500 Jemaah Muhammadiyah Laksanakan Salat Idul Fitri di Lapangan SD Sutomo Medan Hari Ini
Apakah Wajib Salat Jumat Jika Sudah Melakukan Salat Id? Inilah Penjelasannya
7 Kebiasaan Rasulullah SAW yang Patut Kita Teladani di Hari Raya Idul Fitri
Pemerintah Tetapkan 1 Syawal 1447 H Jatuh pada Sabtu, 21 Maret 2026
komentar
Masuk untuk memberikan atau membalas komentar.
beritaTerbaru