Golok Dibungkus Kardus Ditemukan di Tengah Demo DPR, Pembawanya Nyaris Diamuk Massa
JAKARTA Polisi menemukan benda diduga senjata tajam berupa golok di tengah kerumunan massa demonstrasi di depan Gedung DPR RI, Senayan, Ja
PERISTIWA
BANDA ACEH — Ustazd T. Azhar Ibrahim LC, M.Sos menilai intoleransi dalam kehidupan beragama kerap berawal dari sikap merasa paling benar dan menutup diri terhadap perbedaan.
Hal itu ia sampaikan dalam Kajian Dhuha di Universitas Ahmad Dahlan Aceh, Jumat, 10 April 2026.
Di hadapan mahasiswa dan dosen, Azhar menjelaskan bahwa intoleransi merupakan sikap tidak mau menerima, menghargai, atau menghormati perbedaan, baik dalam agama, keyakinan, maupun latar belakang sosial dan budaya.Baca Juga:
Sikap ini, kata dia, tidak hanya berhenti pada perbedaan pendapat, tetapi juga pada ketidakmampuan hidup berdampingan secara damai.
"Dalam konteks beragama, intoleransi muncul ketika seseorang merasa paling benar sendiri, lalu merendahkan atau bahkan memusuhi pihak lain yang berbeda," ujarnya.
Azhar menyebutkan, terdapat sejumlah faktor yang memicu munculnya intoleransi.
Salah satunya adalah keterbatasan pengetahuan, ketika seseorang hanya memahami ajaran agama dari satu sudut pandang tanpa membuka diri terhadap keragaman mazhab dan pemikiran.
Selain itu, kepentingan tertentu juga kerap menjadi pemicu. Dalam sejarah, kata dia, agama tidak jarang dijadikan alat untuk meraih kekuasaan, baik dalam bidang politik maupun ekonomi.
Meski demikian, Azhar menilai masyarakat Aceh memiliki modal sosial yang kuat dalam menjaga toleransi.
Ia mencontohkan bagaimana masyarakat setempat terbiasa menghormati perbedaan dalam kehidupan sehari-hari, termasuk dalam penggunaan bahasa agar semua pihak dapat memahami percakapan.
Menurut dia, sejarah Aceh juga menunjukkan keterbukaan terhadap keberagaman, baik dari sisi kepemimpinan maupun etnis.
"Aceh tidak tertutup terhadap perbedaan asal-usul, dan itu menjadi kekuatan dalam menjaga harmoni," katanya.
Ia juga menyinggung praktik hidup berdampingan di sejumlah daerah, termasuk di luar negeri seperti Mesir, di mana umat Islam dan Kristen dapat hidup rukun dalam satu masyarakat.
Dalam kesempatan itu, Azhar menekankan pentingnya peran tokoh masyarakat dan nilai-nilai adat dalam menjaga keseimbangan antara syariat dan kehidupan sosial.
Ia menyebut prinsip lokal seperti "adat bak po teumeureuhom, hukom bak syiah kuala" sebagai salah satu fondasi harmoni di Aceh.
Lebih jauh, ia menjelaskan bahwa toleransi dapat terbangun melalui berbagai faktor, seperti pengalaman hidup berdampingan, ikatan keluarga, hingga nilai adat yang mengajarkan saling menghormati.
Selain itu, masyarakat juga perlu bijak dalam menjaga isu-isu sensitif agar tidak memicu konflik.
"Toleransi bukan berarti mengaburkan keyakinan, tetapi menghormati perbedaan tanpa kehilangan prinsip," ujarnya.
Azhar mengajak masyarakat untuk terus menjaga nilai-nilai tersebut dalam kehidupan sehari-hari agar tercipta keharmonisan di tengah keberagaman.*
(ad)
JAKARTA Polisi menemukan benda diduga senjata tajam berupa golok di tengah kerumunan massa demonstrasi di depan Gedung DPR RI, Senayan, Ja
PERISTIWA
JAKARTA Polda Metro Jaya mendalami dugaan adanya kegiatan sosial yang digunakan sebagai modus untuk menunggangi demonstrasi di depan Gedun
NASIONAL
JAKARTA Tifauzia Tyassuma alias Dokter Tifa menyatakan akan mengajukan keberatan atau eksepsi terhadap dakwaan Jaksa Penuntut Umum (JPU) d
NASIONAL
JAKARTA Tifauzia Tyassuma atau Dokter Tifa mengatakan akan memanfaatkan persidangan perkara tudingan ijazah palsu Presiden ke7 Joko Widod
NASIONAL
JAKARTA Majelis Hakim Pengadilan Tindak Pidana Korupsi (Tipikor) Jakarta menolak perlawanan yang diajukan mantan Menteri Agama Yaqut Choli
NASIONAL
JAKARTA Aliansi Masyarakat Pati Bersatu (AMPB) mengaku kecewa karena tidak dapat bertemu langsung dengan Ketua DPR RI Puan Maharani saat m
NASIONAL
JAKARTA Komisi X DPR RI meminta dugaan praktik rasuah dalam proses penerimaan mahasiswa baru di Universitas Jenderal Soedirman (Unsoed) ti
NASIONAL
JAKARTA Ketua DPR RI Puan Maharani memastikan pembahasan Rancangan UndangUndang (RUU) Perampasan Aset ditargetkan rampung paling lambat 1
NASIONAL
JAKARTA Presiden Prabowo Subianto bertolak menuju Jawa Timur untuk menghadiri sekaligus membuka secara resmi Muktamar ke35 Nahdlatul Ulam
NASIONAL
JAKARTA Komisi I DPR RI menyetujui penjualan eks Kapal Republik Indonesia (KRI) Ki Hajar Dewantara364 melalui mekanisme lelang. Persetuju
NASIONAL