37 Siswa dan Guru di Timor Tengah Selatan Diduga Keracunan MBG
NTT Sebanyak 37 siswa dan enam guru dari tiga sekolah di Kecamatan Amanuban Selatan, Kabupaten Timor Tengah Selatan (TTS), Nusa Tenggara
PERISTIWA
JAKARTA –Wakil Menteri Pertanian (Wamentan) Sudaryono mengungkapkan bahwa ratusan investor telah berkomitmen untuk mendatangkan sapi perah dan sapi pedaging sebagai bagian dari upaya mendukung program Makan Bergizi Gratis di Indonesia. Dalam pernyataannya di Istana Negara, Sudaryono menjelaskan bahwa komitmen tersebut melibatkan antara 50 hingga 60 perusahaan untuk masing-masing kategori sapi, baik perah maupun pedaging.
Komitmen Investasi yang Menjanjikan
Menurut Sudaryono, total perusahaan yang telah menyatakan minatnya mencapai 140, meskipun hingga saat ini belum ada satu pun perusahaan yang berhasil mendatangkan sapi ke Indonesia. “Ada yang sudah di dalam, ada juga dari pihak luar yang berminat. Ini karena kami memberikan jaminan bahwa kebutuhan susu untuk program makan bergizi akan terus meningkat di masa depan,” jelasnya.
Wamentan menegaskan bahwa skema ini bukanlah program impor sapi oleh pemerintah. Sebaliknya, kebijakan ini bertujuan untuk membuka ruang bagi dunia usaha dalam mendatangkan sapi hidup ke Indonesia. “Jadi yang impor bukan pemerintah. Kami membuka ruang yang lebar bagi dunia usaha untuk mendatangkan sapi hidup, berbisnis, dan berinvestasi di Indonesia untuk memenuhi kebutuhan daging dan susu yang selama ini kita penuhi melalui impor,” tuturnya.
Target Ketersediaan Sapi Dalam Negeri
Sudaryono menambahkan, dengan meningkatnya populasi sapi di dalam negeri, diharapkan ketersediaan daging dan susu dapat diproduksi secara lokal, sehingga Indonesia tidak lagi bergantung pada impor dalam bentuk barang jadi. “Dengan populasi yang besar, kita bisa memenuhi kebutuhan daging dan susu di dalam negeri,” ujarnya optimis.
Dalam keterangan lebih lanjut, Sudaryono mengungkapkan bahwa total sapi yang direncanakan untuk didatangkan bisa mencapai 2 juta ekor. Pengiriman pertama diproyeksikan akan terjadi dalam waktu tiga bulan ke depan. “Kami usahakan segera mungkin, mungkin dalam tiga bulan pertama kita sudah bisa melihat pengiriman yang pertama,” ungkapnya.
Dukungan Terhadap Program Makan Bergizi Gratis
Inisiatif ini diharapkan dapat mendukung program Makan Bergizi Gratis yang diluncurkan pemerintah untuk meningkatkan gizi masyarakat, terutama bagi anak-anak. Dengan adanya sapi perah dan sapi pedaging, pemerintah optimis dapat menyediakan susu dan daging segar yang berkualitas tinggi untuk kebutuhan nutrisi rakyat.
Dengan rencana ini, diharapkan Indonesia dapat mencapai kemandirian dalam produksi susu dan daging, serta meningkatkan kualitas gizi masyarakat. Sudaryono menutup pernyataannya dengan harapan bahwa kerjasama antara pemerintah dan dunia usaha dapat berjalan dengan baik demi kesejahteraan masyarakat.
(N/014)
NTT Sebanyak 37 siswa dan enam guru dari tiga sekolah di Kecamatan Amanuban Selatan, Kabupaten Timor Tengah Selatan (TTS), Nusa Tenggara
PERISTIWA
ASAHAN Wakil Bupati Asahan, Rianto, menegaskan komitmen kuatnya dalam menjaga kelestarian infrastruktur jalan. Ia mengimbau para pengusa
PEMERINTAHAN
BANTEN Menteri Kependudukan dan Pembangunan Keluarga sekaligus Kepala BKKBN Wihaji mengunjungi wilayah adat Baduy di Kabupaten Lebak, Ba
NASIONAL
JAKATA Menteri Hak Asasi Manusia (HAM) Natalius Pigai mengklarifikasi polemik rencana penentuan status aktivis HAM oleh tim asesor yang
HUKUM DAN KRIMINAL
JAKARTA Rencana pemerintah untuk menghentikan impor bahan bakar minyak (BBM) dalam 23 tahun ke depan dinilai belum realistis tanpa tr
EKONOMI
JAKARTA Mantan istri komedian Andre Taulany, Rien Wartia Trigina atau Erin, melaporkan balik asisten rumah tangganya berinisial HW ke Po
ENTERTAINMENT
MEDAN Jaksa Penuntut Umum (JPU) Kejaksaan Negeri Belawan menuntut hukuman mati terhadap terdakwa Aditya Ramdani dalam perkara peredaran
HUKUM DAN KRIMINAL
JAKARTA Kepala Badan Komunikasi Pemerintah (Bakom) RI Muhammad Qodari meminta masyarakat tidak terjebak pada potongan pernyataan dalam p
NASIONAL
BATU BARA Masyarakat Kabupaten Batu Bara kini sedang menanggung beban ganda. Dua kebutuhan pokok vital, yakni gas Elpiji 3 kg dan minyak
EKONOMI
BANDA ACEH Pimpinan Wilayah Muhammadiyah (PWM) Aceh meminta Pemerintah Aceh mencabut Peraturan Gubernur (Pergub) yang mengatur pembatasa
PEMERINTAHAN