Seng Hap 1881 Medan, Berburu Kuliner Sambil Menelusuri Sejarah Melayu di Kesawan
MEDAN Seng Hap 1881 yang berada di Jalan Ahmad Yani, kawasan Kesawan, Kota Medan, menjadi salah satu destinasi kuliner yang menawarkan p
PARIWISATA
JAKARTA - Umat Islam memasuki hari Tasyrik setelah perayaan Idul Adha 1447 Hijriah.
Pada tahun ini, hari Tasyrik berlangsung selama tiga hari, yakni 28, 29, dan 30 Mei 2026 yang bertepatan dengan 11, 12, dan 13 Zulhijah.
Dalam ajaran Islam, hari Tasyrik merupakan waktu yang diharamkan untuk berpuasa.Baca Juga:
Larangan tersebut berlaku bagi mayoritas umat Islam, kecuali dalam kondisi tertentu sebagaimana dijelaskan sejumlah ulama.
Istilah Tasyrik berasal dari kata yusyrikun yang berarti menjemur.
Pada masa awal Islam, umat Muslim menjemur daging kurban agar lebih awet setelah penyembelihan Idul Adha.
Ada pula pendapat yang menyebut kata Tasyrik berkaitan dengan syuruq atau terbitnya matahari, waktu dimulainya penyembelihan hewan kurban.
Dalam hadis riwayat Thabrani, Nabi Muhammad SAW menyebut hari Tasyrik sebagai hari makan, minum, dan berzikir kepada Allah SWT.
"Hari-hari Mina (hari Tasyrik) adalah hari-hari untuk makan, minum, dan berzikir kepada Allah SWT."
Karena itu, mayoritas ulama menyatakan puasa pada hari Tasyrik hukumnya haram.
Hari-hari tersebut dipandang sebagai bagian dari perayaan Idul Adha dan momentum berbagi kebahagiaan melalui hidangan daging kurban.
Meski demikian, terdapat beberapa perbedaan pandangan di kalangan mazhab.
Mazhab Maliki menilai pengharaman puasa Tasyrik hanya berlaku dua hari setelah Idul Adha dan sebagian ulama menyebut hukumnya makruh.
Sementara ulama Syafi'iyah membolehkan puasa jika memiliki sebab tertentu seperti nazar, kafarah, atau qadha.
Selain larangan berpuasa, umat Islam dianjurkan memperbanyak amalan sunnah selama hari Tasyrik.
Di antaranya memperbanyak takbir, zikir, doa, serta melanjutkan penyembelihan hewan kurban.
Salah satu doa yang dianjurkan dibaca pada hari Tasyrik adalah doa sapu jagad:
"Rabbana atina fid dunya hasanah wa fil akhirati hasanah wa qina adzaban nar."
Artinya: "Ya Tuhan kami, berilah kami kebaikan di dunia dan kebaikan di akhirat, serta lindungilah kami dari azab neraka."
Hari Tasyrik juga menjadi pengingat bahwa Islam tidak hanya mengajarkan ibadah ritual, tetapi juga kebersamaan, rasa syukur, dan berbagi rezeki kepada sesama.*
(d/ad)
MEDAN Seng Hap 1881 yang berada di Jalan Ahmad Yani, kawasan Kesawan, Kota Medan, menjadi salah satu destinasi kuliner yang menawarkan p
PARIWISATA
BANDA ACEH Wakapolda Aceh Brigjen Pol. Ari Wahyu Widodo menyambut kedatangan Ketua Umum Dewan Pimpinan Nasional (DPN) Himpunan Kerukunan
NASIONAL
MEDAN Gubernur Sumatera Utara Muhammad Bobby Afif Nasution mengajak Kepolisian Daerah Sumatera Utara memperkuat kerja sama dalam pembera
HUKUM DAN KRIMINAL
JAKARTA Presiden Prabowo Subianto mengaku sempat mengira kebakaran hutan dan lahan (karhutla) di Indonesia masih meluas hingga ratusan r
NASIONAL
JAKARTA Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) Bahlil Lahadalia menempati posisi terbawah dalam daftar menteri dengan penilaian t
POLITIK
JAKARTA POCO dikabarkan tengah menyiapkan ponsel pintar baru dari seri X8, yakni POCO X8s. Perangkat ini kembali menjadi sorotan setelah
SAINS DAN TEKNOLOGI
JAKARTA Kepala Badan Komunikasi Pemerintah Republik Indonesia (Bakom RI) Syahganda Nainggolan menyatakan Wakil Presiden Gibran Rakabumin
POLITIK
JAKARTA Fraksi Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) DPR RI akan mengkaji usulan pembentukan hak angket terkait polemik ijazah Wakil Presiden
HUKUM DAN KRIMINAL
PALANGKA RAYA Sejumlah pemuda di Kota Palangka Raya, Kalimantan Tengah (Kalteng), mendesak Menteri Kehutanan Raja Juli Antoni mundur dar
POLITIK
LABUHANBATU Video yang memperlihatkan dugaan penembakan dan penganiayaan terhadap seorang pria berinisial RA di perkebunan kelapa sawit
HUKUM DAN KRIMINAL