BREAKING NEWS
Sabtu, 20 Juni 2026

Kapan Puasa Asyura 2026? Catat Tanggalnya dan Raih Keutamaan Penghapus Dosa Setahun

Adelia Syafitri - Sabtu, 20 Juni 2026 08:00 WIB
Kapan Puasa Asyura 2026? Catat Tanggalnya dan Raih Keutamaan Penghapus Dosa Setahun
Ilustrasi. (foto: AI/BITV)
Berita Terkini, Eksklusif di Saluran WhatsApp bitvonline.com
+ Gabung

JAKARTA – Umat Islam akan segera memasuki salah satu hari yang istimewa dalam bulan Muharram, yaitu 10 Muharram atau Hari Asyura.

Pada tahun 2026, berdasarkan Kalender Hijriah Indonesia yang diterbitkan Kementerian Agama, 10 Muharram 1448 Hijriah bertepatan dengan Kamis, 25 Juni 2026.


Puasa Asyura merupakan salah satu ibadah sunnah yang sangat dianjurkan dalam Islam.

Baca Juga:

Meski tidak wajib, puasa ini memiliki banyak keutamaan sebagaimana dijelaskan dalam berbagai hadits Nabi Muhammad SAW.

Rasulullah SAW bahkan menyebut bulan Muharram sebagai bulan terbaik untuk berpuasa setelah Ramadan.

"Sebaik-baik puasa setelah bulan Ramadan adalah puasa bulan Muharram dan sebaik-baik salat setelah salat wajib adalah salat malam," sebagaimana diriwayatkan dalam hadits yang diriwayatkan Ibnu Majah, Abu Dawud, Nasa'i, Tirmidzi, dan Ahmad.

Selain itu, Rasulullah SAW juga menganjurkan umatnya untuk melaksanakan puasa pada tanggal 9 dan 10 Muharram.

"Sungguh, jika aku masih hidup sampai tahun depan niscaya aku akan berpuasa pada tanggal 9 dan 10," demikian salah satu hadits yang diriwayatkan dari Rasulullah SAW.

Puasa Asyura dikenal memiliki keutamaan yang besar.

Salah satu keutamaan yang paling populer adalah dihapuskannya dosa-dosa kecil selama satu tahun yang telah lalu bagi orang yang menjalankannya dengan penuh keikhlasan.

Dalam hadits riwayat Muslim, Rasulullah SAW menjelaskan bahwa puasa Asyura dapat menjadi sebab penghapusan dosa setahun sebelumnya.

Selain itu, sejumlah kitab ulama juga menjelaskan berbagai keutamaan lain dari puasa Asyura, mulai dari pahala yang besar hingga berbagai bentuk kemuliaan yang dijanjikan bagi orang yang mengerjakannya.

Bacaan Niat Puasa Asyura

Bagi umat Islam yang ingin melaksanakan puasa Asyura, berikut bacaan niatnya:

نَوَيْتُ صَوْمَ يَوْمَ عَاشُورَأَ سُنَّةَ لِلَّهِ تَعَالَى
Nawaitu shauma yauma 'asyûra-a sunnata-lillâhi ta'âla.

Artinya:
"Saya berniat puasa Asyura sunnah karena Allah Ta'ala."

Apakah Puasa Asyura Harus Didahului Puasa Tasua?

Dalam praktiknya, banyak umat Islam melaksanakan puasa Tasua pada 9 Muharram sebelum menjalankan puasa Asyura pada 10 Muharram.

Para ulama menganjurkan pelaksanaan puasa Tasua dan Asyura secara berurutan sebagai bentuk mengikuti sunnah Rasulullah SAW sekaligus membedakan amalan umat Islam dengan tradisi puasa yang dilakukan kaum Yahudi pada masa itu.

Namun demikian, jika seseorang hanya mampu melaksanakan puasa pada tanggal 10 Muharram saja, maka puasa Asyura tetap sah dan tetap mendapatkan keutamaannya sebagai ibadah sunnah.

Dengan berbagai keutamaan yang terkandung di dalamnya, puasa Asyura menjadi salah satu amalan yang dianjurkan untuk dilaksanakan umat Islam pada bulan Muharram sebagai bentuk mendekatkan diri kepada Allah SWT sekaligus meraih pahala dan keberkahan.*


(d/ad)

Editor
: Adelia Syafitri
0 komentar
Tags
beritaTerkait
Antusiasme Tak Surut Meski Hujan, Ribuan Warga Tetap Hadiri Kajian Ustaz Adi Hidayat di Bhayangkara Fest 2026
Prabowo Apresiasi Kelancaran Haji 2026, Ucapkan Terima Kasih ke Ribuan Petugas PPIH
Pendidikan Anak dalam Keluarga Harus Dimulai dari Penanaman Akidah dan Akhlak
Setelah Kiamat Terjadi, Ini 6 Fase Kehidupan Manusia Sebelum Menuju Akhirat
207 Jemaah Haji Kloter 14 Asal Medan Tiba, Rico Waas Sambut Kepulangan di Asrama Haji: Semoga Mabrur dan Mabruroh
Salat Subuh Jam 7 Pagi, Apakah Sah?
komentar
Masuk untuk memberikan atau membalas komentar.
beritaTerbaru