BREAKING NEWS
Senin, 29 Juni 2026

Azan Berkumandang Tanpa Henti Selama 24 Jam di Seluruh Dunia? Ini Penjelasannya

Adelia Syafitri - Senin, 29 Juni 2026 07:58 WIB
Azan Berkumandang Tanpa Henti Selama 24 Jam di Seluruh Dunia? Ini Penjelasannya
Ilustrasi. (foto: AI/BITV)
Berita Terkini, Eksklusif di Saluran WhatsApp bitvonline.com
+ Gabung

JAKARTA – Kumandang azan merupakan penanda masuknya waktu salat bagi umat Islam.

Menariknya, gema azan disebut tidak pernah benar-benar berhenti selama 24 jam.

Fenomena ini terjadi karena perbedaan zona waktu dan rotasi Bumi yang membuat waktu salat terus bergantian dari satu wilayah ke wilayah lainnya.

Baca Juga:

Saat azan selesai dikumandangkan di suatu daerah, wilayah lain yang baru memasuki waktu salat akan mulai mengumandangkan azan.

Siklus ini terus berlangsung tanpa henti di berbagai belahan dunia.

Dalam buku 99 Fakta Unik dan Ajaib Dalam Islam karya Jaka Perdana Putra dijelaskan bahwa perbedaan waktu antara wilayah timur dan barat Indonesia mencapai sekitar satu jam.

Ketika azan berakhir di Sulawesi, misalnya, waktu salat mulai tiba di Jakarta, kemudian berlanjut ke Sumatera.

Setelah itu, kumandang azan bergeser ke negara-negara lain seperti Malaysia, Myanmar, hingga kawasan Timur Tengah, termasuk Irak.

Selanjutnya azan terus berkumandang di Mesir, Suriah, Sudan, Somalia, dan berbagai wilayah Afrika sebelum akhirnya berpindah ke kawasan lain di dunia.

Fenomena tersebut terus berulang setiap hari karena Bumi berputar pada porosnya.

Akibatnya, waktu salat di setiap negara tidak berlangsung secara bersamaan, melainkan bergantian sesuai posisi matahari.

Azan Dikumandangkan Lima Kali Sehari

Editor
: Abyadi Siregar
0 komentar
Tags
beritaTerkait
Ternyata Setan Sendiri Mengakui Keutamaan Ayat Kursi, Ini Kisahnya
Ulama Aceh Ajak Umat Maksimalkan Sisa Muharram dengan Ibadah, Sedekah, dan Peduli Sesama
Danrem 011/Lilawangsa: Tahun Baru Islam Jadi Momentum Perkuat Mental dan Ketakwaan Prajurit
Gubernur Aceh Lantik Dr. Misran Fuadi sebagai Kepala Dinas Syariat Islam Aceh
DPRA Setujui Tiga Rancangan Qanun Aceh, Bahas Syariat Islam hingga Penyelamatan Generasi
Rektor UNMUHA: Islam Berkemajuan Jawaban Tantangan Zaman Modern
komentar
Masuk untuk memberikan atau membalas komentar.
beritaTerbaru