BREAKING NEWS
Senin, 29 Juni 2026

Azan Berkumandang Tanpa Henti Selama 24 Jam di Seluruh Dunia? Ini Penjelasannya

Adelia Syafitri - Senin, 29 Juni 2026 07:58 WIB
Azan Berkumandang Tanpa Henti Selama 24 Jam di Seluruh Dunia? Ini Penjelasannya
Ilustrasi. (foto: AI/BITV)
Berita Terkini, Eksklusif di Saluran WhatsApp bitvonline.com
+ Gabung

Kaum muslim biasanya berkumpul di masjid dan menunggu waktu salat tiba tanpa adanya panggilan khusus.

Para sahabat kemudian bermusyawarah untuk menentukan cara memanggil umat Islam agar berkumpul.

Beberapa usulan sempat muncul, seperti menggunakan lonceng atau terompet.

Dalam sebuah musyawarah, Umar bin Khattab RA mengusulkan agar seseorang ditugaskan menyerukan panggilan salat.

Rasulullah SAW kemudian memerintahkan Bilal bin Rabah untuk mengumandangkan panggilan tersebut.

Adapun lafaz azan yang dikenal hingga sekarang berasal dari mimpi Abdullah bin Zaid.

Dalam mimpinya, ia bertemu seseorang yang mengajarkan lafaz azan sebagai cara terbaik memanggil umat Islam untuk salat.

Ketika mimpi itu disampaikan kepada Rasulullah SAW, ternyata sahabat lain juga mengalami mimpi serupa.

Rasulullah SAW membenarkan mimpi tersebut dan memerintahkan Bilal bin Rabah menjadi orang pertama yang mengumandangkan azan.

Sejak saat itu, azan menjadi syiar Islam yang terus dikumandangkan hingga kini.

Dengan adanya perbedaan waktu di berbagai belahan dunia, gema azan pun seolah tidak pernah berhenti dan terus menyambung selama 24 jam sebagai pengingat waktu salat bagi umat Islam.* (d/ad)

Editor
: Abyadi Siregar
0 komentar
Tags
beritaTerkait
Ternyata Setan Sendiri Mengakui Keutamaan Ayat Kursi, Ini Kisahnya
Ulama Aceh Ajak Umat Maksimalkan Sisa Muharram dengan Ibadah, Sedekah, dan Peduli Sesama
Danrem 011/Lilawangsa: Tahun Baru Islam Jadi Momentum Perkuat Mental dan Ketakwaan Prajurit
Gubernur Aceh Lantik Dr. Misran Fuadi sebagai Kepala Dinas Syariat Islam Aceh
DPRA Setujui Tiga Rancangan Qanun Aceh, Bahas Syariat Islam hingga Penyelamatan Generasi
Rektor UNMUHA: Islam Berkemajuan Jawaban Tantangan Zaman Modern
komentar
Masuk untuk memberikan atau membalas komentar.
beritaTerbaru