Berita Terkini, Eksklusif di Saluran WhatsApp bitvonline.com
+ Gabung
Dalam ajaran Islam, azan dikumandangkan lima kali sehari sebagai penanda masuknya waktu salat wajib, yaitu Subuh, Zuhur, Asar, Magrib, dan Isya.
Di beberapa negara, seperti Arab Saudi, terdapat dua kali azan menjelang Subuh.
Azan pertama atau azan fajar dikumandangkan sebelum masuk waktu Subuh untuk membangunkan umat Islam yang ingin melaksanakan salat Tahajud atau makan sahur saat Ramadan.
Sekitar satu jam kemudian, azan kedua dikumandangkan sebagai tanda telah masuk waktu salat Subuh.
Tradisi dua kali azan Subuh juga masih dijumpai di sejumlah daerah di Indonesia.
Tuntunan mengenai azan sebelum Subuh terdapat dalam hadis Nabi Muhammad SAW.
Rasulullah SAW bersabda:
"Janganlah azan Bilal menghalangi salah seorang kalian dari shaumnya, sesungguhnya dia azan pada waktu malam untuk mengingatkan orang yang salat malam kembali istirahat dan membangunkan orang yang tidur." (HR Bukhari)
Dalam riwayat lain dari Abdullah bin Umar dan Aisyah RA, Rasulullah SAW bersabda:
"Sesungguhnya Bilal akan berazan pada malam hari, maka makan dan minumlah sampai Ibnu Ummi Maktum berazan." (Muttafaqun 'Alaih)
Sejarah Azan Berawal dari Mimpi Sahabat
Pada masa awal Islam di Madinah, belum ada azan sebagai penanda waktu salat.
Tags
beritaTerkait
komentar
Masuk untuk memberikan atau membalas komentar.