Desakan Mundur Menguat, Ini Respons Menteri Kehutanan Raja Juli Antoni
PALANGKA RAYA Sejumlah pemuda di Kota Palangka Raya, Kalimantan Tengah (Kalteng), mendesak Menteri Kehutanan Raja Juli Antoni mundur dar
POLITIK
JAKARTA– Di tengah masyarakat masih beredar kepercayaan bahwa menabrak kucing, terutama hingga menyebabkan kematian, dapat membawa kesialan atau musibah. Mitos tersebut bahkan masih diyakini sebagian orang, termasuk di kalangan umat Islam.
Namun, dalam pandangan Islam, keyakinan bahwa peristiwa tersebut dapat mendatangkan sial tidak memiliki dasar dalam ajaran syariat maupun sumber utama seperti Al-Qur'an dan hadis.
Islam menegaskan bahwa segala peristiwa terjadi atas kehendak Allah SWT, bukan karena pertanda tertentu dari suatu kejadian yang tidak disengaja.Baca Juga:
Dalam ajaran Islam, perbuatan yang terjadi tanpa unsur kesengajaan tidak dibebani dosa. Termasuk jika seseorang tanpa sengaja menabrak hewan seperti kucing di jalan.
Prinsip tersebut sejalan dengan ketentuan dalam Al-Qur'an yang menjelaskan bahwa manusia tidak dihukum atas kesalahan yang tidak disengaja, melainkan atas niat dan perbuatan yang dilakukan secara sadar.
Meski demikian, Islam tetap menekankan pentingnya menjaga dan memperlakukan hewan dengan baik. Kucing termasuk hewan yang memiliki kedudukan khusus dalam sejumlah riwayat, sehingga menyakitinya secara sengaja tanpa alasan yang dibenarkan termasuk perbuatan yang dilarang.
Dalam sebuah hadis sahih yang diriwayatkan Imam Bukhari dan Imam Muslim, disebutkan kisah seorang wanita yang mendapat hukuman karena menyiksa seekor kucing hingga mati dengan cara tidak memberinya makan maupun membiarkannya mencari makan sendiri. Hadis ini menjadi pengingat penting tentang larangan menyiksa hewan dalam bentuk apa pun.
Sementara itu, apabila kucing yang tertabrak merupakan milik seseorang, maka persoalan tersebut masuk dalam ranah tanggung jawab antar sesama manusia. Pelaku dapat diminta untuk memberikan ganti rugi sesuai kerugian yang ditimbulkan.
Dengan demikian, dalam Islam tidak dikenal konsep "kesialan" akibat menabrak kucing secara tidak sengaja. Keyakinan tersebut dikategorikan sebagai mitos yang tidak memiliki dasar dalam Al-Qur'an maupun hadis.
Umat Islam dianjurkan untuk tidak mempercayai hal-hal yang bersifat takhayul, dan tetap meyakini bahwa segala kejadian berada dalam ketentuan Allah SWT.* (dw/dh)
PALANGKA RAYA Sejumlah pemuda di Kota Palangka Raya, Kalimantan Tengah (Kalteng), mendesak Menteri Kehutanan Raja Juli Antoni mundur dar
POLITIK
LABUHANBATU Video yang memperlihatkan dugaan penembakan dan penganiayaan terhadap seorang pria berinisial RA di perkebunan kelapa sawit
HUKUM DAN KRIMINAL
MEDAN Kejaksaan Tinggi Sumatera Utara (Kejati Sumut) telah melakukan penyidikan selama enam bulan terhadap dugaan korupsi pengadaan laha
HUKUM DAN KRIMINAL
DELI SERDANG Kekecewaan masyarakat Desa Sampali, Kecamatan Percut Sei Tuan, Kabupaten Deli Serdang, kian memuncak. Kondisi Jalan Haji An
PERISTIWA
MEDAN Wali Kota Medan Rico Tri Putra Bayu Waas mengapresiasi penyelenggaraan Turnamen Football Cup yang digelar Majelis Pimpinan Cabang
OLAHRAGA
MEDAN Gubernur Sumatera Utara Muhammad Bobby Afif Nasution mengajak Kepolisian Daerah Sumatera Utara (Polda Sumut) memperkuat kerja sama
PEMERINTAHAN
ASAHAN Kejaksaan Negeri Asahan meluncurkan program Jaksa Sahabat Pendidik bertema Sebuah Kolaborasi Mengawal Pendidikan, Mencegah Penyi
PEMERINTAHAN
Oleh Yakub F. IsmailSETIAP kepemimpinan baru selalu membawa harapan dan optimistisme yang kuat. Demikian halnya dengan kehadiran pemimpin b
OPINI
ACEH BESAR Kepala Biro Sumber Daya Manusia (Karo SDM) Polda Aceh, Kombes Pol. Ricky Purnama Kertapati, meninjau pelaksanaan tes psikolog
NASIONAL
DELI SERDANG Polisi menangkap dua pria yang diduga mencuri tujuh kursi besi milik Gereja HKBP Pertekstilan TD Pardede di Jalan Binjai KM
HUKUM DAN KRIMINAL