BREAKING NEWS
Jumat, 17 Juli 2026

Bulan Safar Disebut Pembawa Sial? Ini Pandangan Islam dan Sejarah Peristiwa Penting di Dalamnya

Adelia Syafitri - Kamis, 16 Juli 2026 09:13 WIB
Bulan Safar Disebut Pembawa Sial? Ini Pandangan Islam dan Sejarah Peristiwa Penting di Dalamnya
Ilustrasi. (foto: AI/BITV)
Berita Terkini, Eksklusif di Saluran WhatsApp bitvonline.com
+ Gabung

JAKARTA – Anggapan bahwa bulan Safar identik dengan kesialan masih dipercaya sebagian masyarakat hingga saat ini.

Keyakinan tersebut membuat sejumlah orang menghindari berbagai aktivitas, seperti menikah, bepergian, hingga memulai usaha karena khawatir akan tertimpa musibah.

Namun, dalam ajaran Islam, keyakinan bahwa bulan Safar membawa kesialan tidak memiliki dasar.

Baca Juga:

Islam mengajarkan bahwa tidak ada waktu atau bulan tertentu yang secara khusus mendatangkan keburukan.

Setiap kejadian yang dialami manusia terjadi atas kehendak Allah SWT.

Dalam buku Doa dan Zikir Sepanjang Tahun karya H. Hamdan Hamedan, MA, dijelaskan bahwa kata Safar memiliki arti "sepi" atau "sunyi".

Nama tersebut berkaitan dengan kebiasaan masyarakat Arab pada masa lalu yang meninggalkan kampung halaman untuk melakukan perjalanan atau peperangan sehingga rumah-rumah mereka tampak kosong.

Pada masa Arab jahiliah, bulan Safar pernah dianggap sebagai bulan yang membawa kesialan. Pandangan tersebut kemudian diluruskan oleh Rasulullah SAW.

Rasulullah SAW bersabda:

"Tidak ada penyakit menular (dengan sendirinya), tidak ada thiyarah (menganggap sesuatu membawa sial hingga menghalangi seseorang beramal), tidak ada kesialan karena burung hamah, dan tidak ada kesialan pada bulan Safar." (HR Bukhari)

Islam Tidak Melarang Aktivitas di Bulan Safar

Islam tidak menetapkan larangan khusus selama bulan Safar.

Editor
: Abyadi Siregar
0 komentar
Tags
beritaTerkait
Zulhas Kebut Evaluasi Program Makan Bergizi Gratis, Hasilnya Dilaporkan ke Prabowo dalam Sebulan
6 Bulan Jalan Rusak Parah, Warga Desa Sibulan Bulan Minta Bupati Taput Segera Bertindak: Tolonglah Pak, Jangan Tunggu Ada Korban Baru Diperbaiki
Lebih Cepat 500 Tahun, Mengapa Kaum Fakir dan Miskin Lebih Dulu Masuk Surga?
Menag Ungkap Alasan Indonesia Berpeluang Jadi Pusat Baru Peradaban Islam Dunia
Menunggu Kerabat Datang, Apakah Pemakaman Jenazah Boleh Ditunda? Ini Jawaban Islam
Ini Lima Kesalahan Pola Pikir yang Menghambat Kehidupan Menurut Islam
komentar
Masuk untuk memberikan atau membalas komentar.
beritaTerbaru