Kritik terhadap Pemerintah Penting, Gerindra: Yang Bermasalah Adalah Niat untuk Menghancurkan
JAKARTA Anggota DPR RI dari Fraksi Gerindra, Azis Subekti, menegaskan bahwa kritik terhadap pemerintah merupakan bagian penting dalam ke
NASIONAL
JAKARTA –Komisi III DPR RI menggelar rapat dengan Menteri Hukum dan HAM, Supratman Andi Agtas, pada Jumat (23/8), membahas laporan pertanggungjawaban penggunaan anggaran Kementerian Hukum dan HAM (Kemenkumham) untuk tahun anggaran 2023. Salah satu isu utama dalam pertemuan tersebut adalah anggaran untuk biaya makan narapidana di lembaga pemasyarakatan (lapas).
Anggota Komisi III, Supriansa, dari Fraksi Golkar, menyoroti anggaran makan napi yang dinilai tidak mencukupi. Menurut catatan yang diterima, anggaran makan para narapidana sebesar Rp 20 ribu per hari untuk tiga kali makan. “Ini menjadi perhatian kami karena biaya makan warga binaan tidak mengalami kenaikan dari tahun-tahun sebelumnya,” ujar Supriansa. Ia mengkritik besaran anggaran tersebut, yang menurutnya tidak memadai untuk memenuhi kebutuhan gizi narapidana. “Rp 20 ribu per hari dibagi tiga kali makan, bayangkan apa menunya, apa lauknya, dan sebagainya,” tegas Supriansa.
Menanggapi hal ini, Menteri Hukum dan HAM, Supratman Andi Agtas, mengakui bahwa biaya makan tersebut memang menjadi masalah yang sulit diatasi. “Biaya makan per kepala untuk warga binaan saat ini adalah Rp 20 ribu. Total anggaran untuk biaya makan mencapai sekitar Rp 1,3 triliun hingga Rp 1,4 triliun. Ini sudah lama tidak mengalami kenaikan,” ungkap Supratman. Ia menjelaskan bahwa kurangnya anggaran yang diterima untuk setiap napi menyebabkan masalah tersebut terus berlanjut.
Menteri Supratman menegaskan bahwa pihaknya sedang berusaha keras untuk meningkatkan anggaran tersebut. “Saya akan memperjuangkan agar biaya makan ini bisa ditingkatkan. Kami sudah mendapatkan dukungan dari Komisi III dan akan melaporkannya kepada badan anggaran serta pimpinan DPR,” tambahnya.
Dalam rapat tersebut, Supratman juga melaporkan mengenai penyerapan anggaran Kemenkumham yang mencapai 97,16 persen dari total pagu anggaran sebesar Rp 18,933 triliun untuk tahun 2023. “Realizasinya sebesar Rp 18,395 triliun, menunjukkan bahwa kami hampir mencapai target penyerapan anggaran,” ujar Supratman.
Isu anggaran makan napi menjadi salah satu topik krusial dalam pertemuan ini, mencerminkan perhatian Komisi III terhadap kesejahteraan warga binaan dan kebutuhan alokasi anggaran yang memadai. Rapat ini menunjukkan komitmen DPR untuk memastikan anggaran yang dialokasikan digunakan secara efektif dan sesuai dengan kebutuhan dasar narapidana.
(N/014)
JAKARTA Anggota DPR RI dari Fraksi Gerindra, Azis Subekti, menegaskan bahwa kritik terhadap pemerintah merupakan bagian penting dalam ke
NASIONAL
ACEH Upaya rehabilitasi lahan pertanian yang terdampak bencana hidrometeorologi di Aceh, Sumatera Utara, dan Sumatera Barat terus menunj
PERTANIAN AGRIBISNIS
LABUHANBATU SELATAN Bupati Labuhanbatu Selatan (Labusel) Fery Sahputra Simatupang menerima kunjungan silaturahmi jajaran Program Keluarg
PEMERINTAHAN
ASAHAN Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kabupaten Asahan menggelar Rapat Paripurna untuk mendengarkan pendapat akhir fraksifraksi
PEMERINTAHAN
MEDAN Sidang lanjutan perkara dugaan korupsi pengadaan Smartboard senilai Rp29,5 miliar di Dinas Pendidikan Kabupaten Langkat mengungkap
HUKUM DAN KRIMINAL
JAKARTA Anggota DPR RI Komisi XIII Fraksi Partai Golkar, Kombes Pol. (Purn.) Dr. Maruli Siahaan, S.H., M.H., meminta aparat penegak huku
HUKUM DAN KRIMINAL
PEMATANGSIANTAR Tiga tersangka yang sempat masuk daftar pencarian dalam kasus penganiayaan yang menewaskan seorang pria di kawasan Taman
HUKUM DAN KRIMINAL
MEDAN Aksi petarung Mixed Martial Arts (MMA) asal Sumatera Utara, Jeka Saragih, yang turun langsung memperbaiki jalan provinsi di dekat
NASIONAL
BANDA ACEH Bhayangkara Fest 2026 yang digelar dalam rangka memperingati Hari Bhayangkara ke80 terus menghadirkan berbagai kegiatan mena
NASIONAL
PURWOKERTO Jajaran rektorat Universitas Jenderal Soedirman (Unsoed) bersama mahasiswa menyatakan penolakan terhadap program Makan Bergiz
PERISTIWA