Meskipun harga emas tercatat terus meroket, harga perak Antam tetap stagnan pada level Rp 19.000 per gram.
Sementara itu, pasar saham mengalami penurunan signifikan pada sesi perdagangan yang sama.
Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) anjlok hingga 6,12% pada sesi pertama, sebelum ditutup pada level 6.223,3, melemah 249,55 poin atau 3,84%. Fluktuasi ini menjadikan emas semakin dilirik sebagai pilihan investasi yang aman di tengah ketidakpastian pasar saham.