Aceh Percepat Peralihan RSUD Cut Meutia ke Lhokseumawe, Revitalisasi Kemenkes Jadi Prioritas
BANDA ACEH Pemerintah Aceh memfasilitasi proses peralihan kepemilikan Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Cut Meutia dari Pemerintah Kabupate
PEMERINTAHAN
MEDAN -PT Pertamina Patra Niaga Regional Sumbagut bersama Polda Sumut melakukan peninjauan di Fuel Terminal Bahan Bakar Minyak (TBBM) Medan Group, yang berlokasi di Jalan Yos Sudarso, Kecamatan Medan Labuhan, Kota Medan, Kamis siang, 20 Maret 2025.
Kunjungan ini bertujuan untuk memastikan kesiapan pendistribusian bahan bakar minyak (BBM) selama bulan Ramadan serta arus mudik Idulfitri 1446 Hijriah.
Kegiatan peninjauan ini dihadiri oleh sejumlah pejabat, antara lain Fuel Terminal Manager Medan PT Pertamina Patra Niaga, Killbergen Wilton Gultom, Sales Branch Manager (SBM) Medan V Fuel Pertamina Sales Retail Medan, Hermawan Bagus Prabowo, dan Kasubdit II Direktorat Intelkam Polda Sumut, Kompol Lengkap Suherman Siregar.
Dalam kesempatan tersebut, Killbergen Wilton Gultom menjelaskan bahwa saat ini stok pertalite di Terminal BBM Medan cukup untuk 11 hari, sementara stok solar cukup untuk 13 hari ke depan.
Sebagai langkah antisipasi, Pertamina juga akan menerima kargo kapal dalam minggu ini untuk menambah pasokan.
"Selama bulan Ramadan ini, kami telah menyiapkan Tim Satgas Ramadan dan Idulfitri (RAFI), dan secara stok, kami memastikan stok BBM di Medan cukup aman," ujar Killbergen.
Untuk memastikan kelancaran distribusi, Pertamina juga mengantisipasi kendala alam seperti banjir bandang di daerah Prapat dengan menyiapkan jalur alternatif.
"Jika terjadi banjir, kami sudah menyiapkan jalur alternatif agar distribusi BBM tetap lancar," tambahnya.
Sales Branch Manager (SBM) Medan V, Hermawan Bagus Prabowo, juga menambahkan bahwa pihaknya telah melakukan koordinasi dengan Direktorat Intelkam Polda Sumut guna memastikan kesiapan sarana, fasilitas, dan stok BBM di wilayah Medan.
Selain itu, Pertamina juga mempersiapkan fasilitas pendukung seperti Serambi MyPertamina, posko kesehatan, dan titik-titik istirahat di jalan tol untuk melayani masyarakat selama arus mudik dan balik Lebaran.
Puncak kebutuhan BBM diprediksi terjadi pada H-7 hingga H+7 Lebaran. Untuk itu, Pertamina sudah menyiapkan sistem digitalisasi untuk memantau stok BBM secara real-time selama 24 jam penuh.
"Semua stok kritis akan dipantau secara digital, dan kami siap menerima laporan dari masyarakat bila ada ketidaksesuaian takaran BBM di SPBU," kata Bagus.
Dengan adanya kesiapan ini, Pertamina berkomitmen untuk memastikan kelancaran distribusi energi dan pelayanan masyarakat selama masa mudik dan Lebaran.
(vv/a)
BANDA ACEH Pemerintah Aceh memfasilitasi proses peralihan kepemilikan Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Cut Meutia dari Pemerintah Kabupate
PEMERINTAHAN
TANJUNG JABUNG TIMUR Upaya meningkatkan perekonomian keluarga terus dilakukan masyarakat dengan berbagai cara. Salah satunya melalui usa
EKONOMI
BANDA ACEH Satuan Lalu Lintas (Satlantas) Polresta Banda Aceh menyita sebanyak 80 unit sepeda motor berknalpot brong selama pelaksanaan
HUKUM DAN KRIMINAL
MEDAN Dewan Pimpinan Wilayah (DPW) Partai NasDem Sumatera Utara melontarkan kritik terhadap sikap Gubernur Sumatera Utara Bobby Nasution
POLITIK
JAKARTA Wakil Ketua Umum Partai Golkar Ahmad Doli Kurnia Tandjung mengaku heran dengan maraknya operasi tangkap tangan (OTT) terhadap ke
NASIONAL
JAKARTA Kepala Badan Gizi Nasional (BGN) Sudaryono menegaskan tidak akan menerima pertemuan dengan pengelola dapur, mitra, maupun suppli
NASIONAL
JAKARTA Menteri Koordinator Bidang Pangan Zulkifli Hasan meminta para mitra penyedia dapur Program Makan Bergizi Gratis (MBG) untuk tida
PEMERINTAHAN
JAKARTA Nilai tukar rupiah berhasil mengakhiri tren pelemahan setelah empat hari berturutturut tertekan. Pada penutupan perdagangan Rab
EKONOMI
JAKARTA Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) mengakhiri perdagangan Rabu (29/7/2026) di zona merah setelah terkoreksi 39,20 poin atau 0,64
EKONOMI
MEDAN Polisi menetapkan Anggota DPRD Kota Medan berinisial AT atau Antonius Devolis Tumanggor sebagai tersangka dalam kasus dugaan penga
HUKUM DAN KRIMINAL