Kuliner Malam di Medan: 8 Spot Seafood Pinggir Jalan yang Wajib Dicoba
MEDAN Kuliner malam di Kota Medan selalu punya daya tarik tersendiri, terutama bagi pecinta seafood. Beragam pilihan tempat makan pinggi
PARIWISATA
JAKARTA - Pemerintah melalui Kementerian Sosial resmi menyalurkan bantuan sosial (bansos) triwulan kedua tahun 2025 kepada 16,5 juta keluarga penerima manfaat (KPM) di seluruh Indonesia.
Bantuan senilai total Rp10 triliun ini bertujuan mendorong pemulihan ekonomi nasional dan meningkatkan daya beli masyarakat di tengah tekanan ekonomi kuartal pertama.
Penyaluran bantuan ini tidak lagi menggunakan Data Terpadu Kesejahteraan Sosial (DTKS), melainkan telah beralih ke Data Tunggal Sosial Ekonomi Nasional yang telah diverifikasi dan dimutakhirkan oleh Badan Pusat Statistik (BPS).
Menteri Sosial Saifullah Yusuf atau yang akrab disapa Gus Ipul, menjelaskan bahwa bantuan mulai disalurkan hari ini melalui dua skema utama: Program Keluarga Harapan (PKH) dan Bantuan Pangan Non Tunai (BPNT). Dana tersebut disalurkan melalui Bank Himbara (Himpunan Bank Milik Negara) dan juga secara tunai oleh PT Pos Indonesia.
"Proses distribusi ini mengandalkan data yang sudah diperbarui dan akan terus diperbaharui secara berkala melalui jalur formal maupun partisipatif," kata Gus Ipul dalam konferensi pers di Jakarta, Kamis (29/5/2025).
Meski 16,5 juta penerima manfaat telah ditetapkan, pemerintah menargetkan total 20 juta penerima. Sisanya, sekitar 4 juta keluarga, masih dalam tahap verifikasi dan pemadanan data.
Kepala BPS Amalia Adininggar Widyasanti menyampaikan bahwa Data Tunggal Sosial Ekonomi Nasional merupakan hasil integrasi berbagai pusat data, termasuk hasil survei dan validasi lapangan.
"Proses pemutakhiran dilakukan secara sistematis, dari survei langsung, kunjungan rumah tangga, hingga validasi melalui RT/RW untuk memastikan data benar-benar akurat," ungkap Amalia.
Data ini nantinya tidak hanya digunakan untuk bansos, tetapi juga sebagai dasar penyusunan kebijakan pembangunan sosial dan ekonomi nasional.
Penyaluran bansos triwulan kedua ini diharapkan mampu menjaga daya beli masyarakat serta memberikan stimulus positif terhadap ekonomi nasional yang mengalami perlambatan pada kuartal pertama tahun ini.
Pemerintah juga memastikan mekanisme pelaporan, pengawasan, dan transparansi terus diperkuat demi menjamin program bantuan sosial tepat sasaran dan bebas dari penyimpangan.*
MEDAN Kuliner malam di Kota Medan selalu punya daya tarik tersendiri, terutama bagi pecinta seafood. Beragam pilihan tempat makan pinggi
PARIWISATA
JAKARTA Bank Indonesia (BI) mengambil langkah baru dengan meningkatkan remunerasi atau bunga atas pengelolaan kas pemerintah. Kebijakan
EKONOMI
JAKARTA Isu perombakan kabinet atau reshuffle di jajaran Menteri Keuangan kembali mencuat di tengah dinamika ekonomi nasional. Nama ekon
POLITIK
JAKARTA Di tengah pesatnya perkembangan kecerdasan buatan (AI), muncul konsep baru yang disebut AI Sandwich sebagai pendekatan agar ma
SAINS DAN TEKNOLOGI
JAKARTA Menteri Sekretaris Negara (Mensesneg) Prasetyo Hadi menegaskan pemerintah belum berencana mengisi posisi dua wakil menteri (wame
PEMERINTAHAN
JAKARTA Menteri Sekretaris Negara (Mensesneg) Prasetyo Hadi mengingatkan kembali pesan Presiden Prabowo Subianto yang secara berulang mene
POLITIK
JAKARTA Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa menegaskan bahwa lembaga pemeringkat internasional S&P Global Ratings tidak mempermasalahkan
EKONOMI
JAKARTA Menteri Sekretaris Negara Prasetyo Hadi menanggapi usulan Menteri Hak Asasi Manusia (HAM) Natalius Pigai terkait pembukaan peluang
POLITIK
MEDAN Sumatera Utara memiliki banyak destinasi camping yang menarik dan mudah dijangkau dari Kota Medan. Lokasilokasi ini menawarkan peng
PARIWISATA
JAKARTA Komisi II DPR RI berencana mengunjungi sejumlah partai politik, baik yang memiliki kursi di parlemen maupun partai nonparlemen, un
POLITIK