Habis Asap Terbitlah Sawit
OlehYogen SogenKETIKA lahan bekas kebakaran segera ditanami sawit, penegakan hukum harus menelusuri bukan hanya siapa pelaku yang membakar,
OPINI
JAKARTA -PT Pertamina (Persero) mengambil langkah antisipatif menghadapi potensi gangguan pasokan minyak mentah akibat eskalasi konflik antara Israel dan Iran.
Langkah-langkah strategis disiapkan, termasuk menjajaki opsi impor dari Afrika dan mengubah jalur pelayaran kapal minyak untuk menjaga pasokan tetap stabil dan aman.
VP Corporate Communication Pertamina, Fadjar Djoko Santoso, menyatakan bahwa Pertamina akan menghindari kontrak impor jangka panjang demi fleksibilitas saat kondisi geopolitik berubah cepat.
"Jadi kita tidak terlibat kontrak panjang. Kita bisa modifikasi kalau ada gangguan di satu titik. Bisa shift misalnya dari Afrika," ujar Fadjar saat ditemui di Graha Pertamina, Jumat (13/6/2025).
Menurutnya, kawasan Afrika menjadi salah satu alternatif pemasok minyak mentah yang lebih stabil dibandingkan Timur Tengah yang cenderung fluktuatif secara geopolitik.
"Timur Tengah memang selalu fluktuatif. Itu sudah terjadi beberapa kali. Jadi kita mitigasi dengan memilih rute dan sumber yang lebih aman," tambahnya.
Fadjar juga menyampaikan bahwa Pertamina telah menyiapkan rute alternatif pengiriman minyak untuk meminimalisasi risiko terhadap keamanan logistik. Perubahan rute ini dilakukan untuk menghindari kawasan rawan konflik yang dapat mempengaruhi operasional distribusi energi nasional.
Meski situasi geopolitik memanas, Pertamina belum merasakan dampak langsung terhadap harga minyak saat ini. Namun, anak perusahaan Pertamina, Patra Niaga, terus memantau perkembangan dan menyiapkan langkah lanjutan bila situasi memburuk.
"Sampai sekarang belum ada dampak, karena ini juga baru terjadi. Tapi kami terus pantau potensi kenaikan harga dan akan sesuaikan strategi," pungkas Fadjar.
Langkah ini menunjukkan kesiapsiagaan Pertamina dalam menjaga ketahanan energi nasional di tengah kondisi global yang tidak menentu, sekaligus menjaga stabilitas pasokan dan harga BBM dalam negeri.*
OlehYogen SogenKETIKA lahan bekas kebakaran segera ditanami sawit, penegakan hukum harus menelusuri bukan hanya siapa pelaku yang membakar,
OPINI
JAKARTA Ketua Umum Gerakan Rakyat Indonesia Bersatu (GRIB) Jaya, Rosario de Marshall alias Hercules, meluapkan kemarahannya kepada Mente
HUKUM DAN KRIMINAL
PADANGSIDIMPUAN Gempa bumi bermagnitudo 3,1 mengguncang wilayah Kabupaten Padangsidimpuan, Sumatera Utara, pada Jumat, 23 Oktober 2026,
PERISTIWA
JAKARTA Tim gabungan Badan Narkotika Nasional (BNN), Direktorat Jenderal Bea dan Cukai, serta Bareskrim Polri membongkar dugaan penyelun
HUKUM DAN KRIMINAL
JAKARTA Kepala Badan Percepatan Pengentasan Kemiskinan Budiman Sudjatmiko mengatakan hubungannya dengan Presiden Prabowo Subianto pada m
POLITIK
CIREBON Sebanyak 395 orang mengalami gejala yang diduga berkaitan dengan konsumsi makanan dalam program Makan Bergizi Gratis (MBG) di Ko
PERISTIWA
JAKARTA Nilai tukar rupiah terhadap dolar Amerika Serikat (AS) dibuka melemah pada perdagangan Jumat, 23 Oktober 2026. Rupiah turun 0,06
EKONOMI
BIREUEN Satuan Lalu Lintas Kepolisian Resor (Satlantas Polres) Bireuen mulai menggencarkan sosialisasi menjelang pelaksanaan Operasi Pat
NASIONAL
LANGKAT Kejaksaan Tinggi Sumatera Utara (Kejati Sumut) telah mengeksekusi Imran, mantan Kepala Desa Tapak Kuda, Kabupaten Langkat, yang
HUKUM DAN KRIMINAL
MEDAN Kejaksaan Tinggi Sumatera Utara (Kejati Sumut) menunda eksekusi terhadap Alexander Halim alias Akuang alias Lim Sia Cheng, terpida
HUKUM DAN KRIMINAL