Wali Kota Medan: Rumah Anak SIGAP Harus Berjalan Berkelanjutan, Bukan Hanya Launching
MEDAN Wali Kota Medan Rico Tri Putra Bayu Waas menegaskan dukungan terhadap pelaksanaan program Rumah Anak SIGAP yang digagas Tanoto Fou
PEMERINTAHAN
JAKARTA -Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) Bahlil Lahadalia menegaskan bahwa pemerintah tidak memberikan izin baru bagi masyarakat untuk melakukan pengeboran sumur minyak mentah.
Klarifikasi ini disampaikan Bahlil merespons sejumlah kabar yang menyebut pemerintah membuka peluang eksplorasi minyak secara bebas kepada rakyat.
Bahlil menekankan bahwa legalitas yang diberikan pemerintah hanya berlaku bagi sumur-sumur rakyat yang sudah lebih dulu beroperasi secara ilegal, bukan untuk pengeboran baru.
"Bukan semuanya ya. Mohon tolong sampaikan baik-baik, bahwa yang akan dilegalkan itu adalah sumur-sumur rakyat yang selama ini sudah diproduksi," ujar Bahlil kepada wartawan di Kantor DPP Golkar, Jakarta Barat, Sabtu (28/6/2025).
Ia mengungkapkan bahwa banyak sumur rakyat telah berproduksi sejak lama, namun masih belum terdaftar secara resmi. Akibatnya, hasil produksi minyak mentah dari sumur-sumur tersebut sering dijual ke penampung ilegal dan berpotensi merusak lingkungan.
"Sumur-sumur rakyat ini yang sudah terlanjur berjalan, agar lingkungannya kita jaga baik dan mereka juga bisa menjual dengan harga yang baik, maka kita buat regulasinya," jelasnya.
Menurut Bahlil, potensi produksi dari sumur-sumur minyak rakyat tersebut sangat besar, berkisar antara 15.000 hingga 20.000 barel per hari (bph).
Oleh sebab itu, pemerintah merasa perlu untuk mengatur agar kegiatan ini tetap legal, berkelanjutan, dan ramah lingkungan.
"Kalau tidak dikelola dengan baik, lingkungan rusak, rakyat kita juga bisa tersangkut hukum. Maka, pemerintah mengambil kebijakan ini agar lifting nasional naik dan rakyat bisa bekerja secara legal," pungkasnya.
Langkah ini juga merupakan bagian dari strategi pemerintah dalam menjaga ketahanan energi nasional serta memberdayakan masyarakat secara ekonomi tanpa menimbulkan konflik hukum atau kerusakan lingkungan.*
(d/j006)
MEDAN Wali Kota Medan Rico Tri Putra Bayu Waas menegaskan dukungan terhadap pelaksanaan program Rumah Anak SIGAP yang digagas Tanoto Fou
PEMERINTAHAN
BINJAI Badan Narkotika Nasional Kota (BNNK) Binjai menggandeng Bank Mandiri dalam upaya memperkuat sinergi program pencegahan dan pember
NASIONAL
MEDAN Pemerintah Provinsi Sumatera Utara menerima bantuan kemasyarakatan dari Presiden Republik Indonesia berupa sapi kurban berbobot 1,
PEMERINTAHAN
JAKARTA Presiden Prabowo Subianto yang pernah menyatakan akan mengambil unsur terbaik dari sosialisme dan kapitalisme dinilai tengah mem
EKONOMI
JAKARTA Sejumlah asosiasi petani hingga pelaku usaha kelapa sawit mengadukan anjloknya harga Tanda Buah Segar (TBS) kepada Wakil Menteri
PERTANIAN AGRIBISNIS
LAOS Tim penyelamat gabungan Laos dan Thailand bersama sejumlah ahli internasional berpacu dengan waktu untuk mengevakuasi tujuh warga d
INTERNASIONAL
JAKARTA Wakil Ketua Dewan Perwakilan Daerah (DPD) Yorrys Raweyai menilai praktik eksploitasi sumber daya alam di Papua bukanlah fenomena
HUKUM DAN KRIMINAL
JAKARTA Wakil Kepala Badan Gizi Nasional (BGN) Nanik S. Deyang menyatakan pihaknya mendukung langkah pemerintah dalam melakukan efisiens
EKONOMI
MEDAN Pemerintah Provinsi Sumatera Utara menegaskan pemanfaatan kecerdasan buatan atau artificial intelligence (AI) oleh aparatur sipil
PEMERINTAHAN
MEDAN Pemerintah Provinsi Sumatera Utara mengalokasikan anggaran sebesar Rp1,3 triliun untuk pembangunan infrastruktur pada tahun 2026.
PEMERINTAHAN