Langkah Hati-hati Celina Bawa Bendera Pusaka dari Tangan Prabowo hingga Berkibar di Istana
JAKARTA Sang Saka Merah Putih resmi dikibarkan dalam Upacara Peringatan Detikdetik Proklamasi HUT ke81 Kemerdekaan Republik Indonesia
NASIONAL
JAKARTA -Banyak orang mengira bahwa gaji besar adalah kunci utama kebahagiaan. Namun, kenyataannya tidak selalu demikian.
Meski penghasilan naik berkali lipat, rasa hampa dan ketidakpuasan kerap menghantui. Lalu, apa sebenarnya yang membuat kita benar-benar bahagia?
Berdasarkan penelitian Kahneman dan Deaton (2010) berjudul High Income Improves Evaluation of Life but Not Emotional Well-being, pendapatan tinggi memang meningkatkan penilaian seseorang terhadap hidupnya secara keseluruhan, tetapi tidak otomatis membuatnya merasa lebih bahagia secara emosional setiap hari.
Berikut tiga alasan utama mengapa gaji besar belum tentu membuat bahagia:
Uang Tak Bisa Beli Kesehatan Mental
Kesehatan mental tetap menjadi faktor utama kebahagiaan. Menurut Clark (2003) dalam penelitian Unhappiness and Unemployment, tekanan psikologis yang dialami seseorang tidak selalu bisa diselesaikan dengan uang. Bahkan, orang dengan gaji besar kerap merasa tidak puas karena beban kerja yang tinggi.
Kehilangan Waktu Sosial dan Diri Sendiri
Deci dan Ryan (2000) dalam The "What" and "Why" of Goal Pursuits menyebutkan bahwa tujuan hidup yang terlalu fokus pada materi dapat mengurangi kepuasan jangka panjang. Waktu yang cukup untuk keluarga, teman, dan diri sendiri sangat berpengaruh terhadap kebahagiaan seseorang.
Evaluasi Ulang Tujuan Hidup
Gaji besar memang sah-sah saja, tetapi penting untuk merenungkan apakah pekerjaan yang dijalani memberikan makna dan apakah waktu untuk menikmati hidup sudah cukup. Kebahagiaan sering datang dari keseimbangan antara pekerjaan, hubungan, dan waktu untuk diri sendiri.
Gaji besar bukanlah segalanya. Kebahagiaan sejati lebih dipengaruhi oleh kualitas hubungan, tujuan hidup yang bermakna, dan waktu yang kita miliki untuk menikmati hidup.
JAKARTA Sang Saka Merah Putih resmi dikibarkan dalam Upacara Peringatan Detikdetik Proklamasi HUT ke81 Kemerdekaan Republik Indonesia
NASIONAL
JAKARTA Para pejabat negara ditantang ikut menyantap menu Makan Bergizi Gratis (MBG) yang sama dengan makanan yang diterima siswa. Tanta
NASIONAL
JAKARTA Kepala Badan Gizi Nasional (BGN) Sudaryono mengancam akan menjatuhkan sanksi tegas kepada pihak yang terbukti lalai dalam pelaks
NASIONAL
JAKARTA Menteri Sekretaris Negara (Mensesneg) Prasetyo Hadi menyampaikan kemungkinan Presiden Prabowo Subianto mengunjungi wilayah terda
NASIONAL
JAKARTA Menteri Hukum Supratman Andi Agtas menemui Gubernur Aceh Muzakir Manaf alias Mualem setelah peringatan 21 tahun Hari Damai Aceh
NASIONAL
JAKARTA Perdana Menteri (PM) Singapura Lawrence Wong menyampaikan belasungkawa kepada Presiden Prabowo Subianto atas gempa bumi magnitud
INTERNASIONAL
JAKARTA Kereta Kencana Garuda Prabayaksa membawa Bendera Negara Sang Merah Putih dan teks Proklamasi dalam prosesi kirab menuju Istana M
NASIONAL
JAKARTA Pemerintah kembali mengirimkan bantuan logistik bagi masyarakat terdampak gempa bumi magnitudo (M) 7,7 di Nusa Tenggara Timur (N
NASIONAL
JAKARTA Google turut memeriahkan Hari Ulang Tahun (HUT) ke81 Kemerdekaan Republik Indonesia dengan menghadirkan Google Doodle bertema k
SAINS DAN TEKNOLOGI
JAKARTA Menteri Sekretaris Negara (Mensesneg) Prasetyo Hadi mengatakan sejumlah menteri dan wakil menteri Kabinet Merah Putih mengikuti
PEMERINTAHAN