Berita Terkini, Eksklusif di Saluran WhatsApp bitvonline.com
+ Gabung
Selain itu, PT Pertamina, perusahaan pelat merah di sektor energi, juga menandatangani nota kesepahaman untuk meningkatkan impor energi dari AS. Namun, rincian volume pembelian belum diungkapkan.
Airlangga sebelumnya menyebutkan bahwa pengusaha Indonesia berkomitmen menggelontorkan total belanja impor dari AS hingga US$34 miliar (sekitar Rp547 triliun) untuk menyeimbangkan hubungan dagang.
Sementara itu, perusahaan makanan AS, Cargill, mengonfirmasi bahwa mereka ikut dalam kesepakatan nota kesepahaman terkait pembelian jagung.
Menurut data kantor perwakilan perdagangan AS, defisit perdagangan barang antara AS dan Indonesia mencapai US$17,9 miliar pada 2024, naik 5,4% dibanding tahun sebelumnya.*
(d/j006)
Tags
komentar
Masuk untuk memberikan atau membalas komentar.