Habis Asap Terbitlah Sawit
OlehYogen SogenKETIKA lahan bekas kebakaran segera ditanami sawit, penegakan hukum harus menelusuri bukan hanya siapa pelaku yang membakar,
OPINI
JAKARTA — Di tengah keluhan masyarakat terkait lonjakan harga beras, pemerintah menegaskan bahwa stok beras nasional saat ini merupakan yang terbesar dalam sejarah Indonesia, mencapai 4,2 juta ton.
Meski demikian, kenaikan harga terus berlanjut, bahkan terjadi di semua kategori beras yang dipantau Bank Indonesia.
Dalam laporan Informasi Harga Pangan Antar Daerah per 15 Juli 2025, Bank Indonesia mencatat bahwa seluruh enam kategori beras mengalami kenaikan harga.
Kategori Beras Medium I mencatat kenaikan tertinggi, yaitu Rp 150 per kilogram atau naik 0,95 persen, dan kini dijual di angka Rp 15.590 per kilogram.
Beras Medium II, Super I, dan Super II juga mengalami kenaikan masing-masing sebesar Rp 100 per kilogram.
Kondisi ini semakin membebani masyarakat, khususnya kelompok rentan ekonomi yang sangat bergantung pada beras sebagai kebutuhan pokok harian.
Menteri Pertanian Andi Amran Sulaiman menyatakan bahwa stok beras di gudang Bulog sangat mencukupi dan meyakinkan masyarakat agar tidak panik.
"Tidak perlu khawatir. Dalam waktu dekat, harga beras dipastikan akan turun," ujar Amran dalam keterangannya, Selasa (15/7).
Amran juga mengecam praktik pengoplosan beras, yakni mencampur beras medium dengan kualitas premium untuk dijual dengan harga lebih tinggi.
Akibat praktik ini, beras yang seharusnya murah dijual dengan harga premium, mengakibatkan selisih harga hingga Rp 3.000 per kilogram.
"Kalau beras naik Rp 3.000 per kilo, apa tidak kasihan dengan saudara-saudara kita yang berada di garis kemiskinan," tegasnya.
Sebagai bentuk intervensi dan perlindungan sosial, pemerintah telah menyalurkan 360 ribu ton bantuan pangan beras sepanjang Juli 2025.
Selain itu, 1,3 juta ton beras akan dialokasikan melalui program Stabilisasi Pasokan dan Harga Pangan (SPHP) yang dikoordinasikan bersama Bulog.
Program ini diharapkan mampu meredam gejolak harga di pasar dan meringankan beban masyarakat yang terdampak langsung oleh fluktuasi harga pangan.*
(sp/a008)
OlehYogen SogenKETIKA lahan bekas kebakaran segera ditanami sawit, penegakan hukum harus menelusuri bukan hanya siapa pelaku yang membakar,
OPINI
JAKARTA Ketua Umum Gerakan Rakyat Indonesia Bersatu (GRIB) Jaya, Rosario de Marshall alias Hercules, meluapkan kemarahannya kepada Mente
HUKUM DAN KRIMINAL
PADANGSIDIMPUAN Gempa bumi bermagnitudo 3,1 mengguncang wilayah Kabupaten Padangsidimpuan, Sumatera Utara, pada Jumat, 23 Oktober 2026,
PERISTIWA
JAKARTA Tim gabungan Badan Narkotika Nasional (BNN), Direktorat Jenderal Bea dan Cukai, serta Bareskrim Polri membongkar dugaan penyelun
HUKUM DAN KRIMINAL
JAKARTA Kepala Badan Percepatan Pengentasan Kemiskinan Budiman Sudjatmiko mengatakan hubungannya dengan Presiden Prabowo Subianto pada m
POLITIK
CIREBON Sebanyak 395 orang mengalami gejala yang diduga berkaitan dengan konsumsi makanan dalam program Makan Bergizi Gratis (MBG) di Ko
PERISTIWA
JAKARTA Nilai tukar rupiah terhadap dolar Amerika Serikat (AS) dibuka melemah pada perdagangan Jumat, 23 Oktober 2026. Rupiah turun 0,06
EKONOMI
BIREUEN Satuan Lalu Lintas Kepolisian Resor (Satlantas Polres) Bireuen mulai menggencarkan sosialisasi menjelang pelaksanaan Operasi Pat
NASIONAL
LANGKAT Kejaksaan Tinggi Sumatera Utara (Kejati Sumut) telah mengeksekusi Imran, mantan Kepala Desa Tapak Kuda, Kabupaten Langkat, yang
HUKUM DAN KRIMINAL
MEDAN Kejaksaan Tinggi Sumatera Utara (Kejati Sumut) menunda eksekusi terhadap Alexander Halim alias Akuang alias Lim Sia Cheng, terpida
HUKUM DAN KRIMINAL