PSI Buka Suara soal Laporan terhadap Jusuf Kalla: 1000 Persen Jokowi Tak Terlibat!
JAKARTA Polemik yang menyeret nama dua tokoh nasional kembali menghangat. Ahmad Ali memastikan bahwa Joko Widodo tidak memiliki kaitan a
POLITIK
JAKARTA — Dalam rangka mendukung program nasional penyediaan tiga juta rumah bagi masyarakat berpenghasilan rendah (MBR), Kementerian Dalam Negeri (Kemendagri) menjalin kerja sama dengan Badan Pengelola Tabungan Perumahan Rakyat (BP Tapera).
Kolaborasi ini bertujuan memfasilitasi pegawai Kemendagri berpenghasilan rendah untuk mendapatkan hunian yang layak dan terjangkau.
Penandatanganan Perjanjian Kerja Sama (PKS) dilakukan oleh Sekretaris Jenderal Kemendagri Tomsi Tohir dan Deputi Komisioner Bidang Pemanfaatan Dana BP Tapera Sid Herdi Kusuma, bertempat di Gedung Sasana Bhakti Praja, Kantor Pusat Kemendagri, Jakarta, Kamis (7/8/2025).
Menteri Dalam Negeri (Mendagri) Muhammad Tito Karnavian menyatakan bahwa hingga saat ini, tercatat sebanyak 1.190 pegawai Kemendagri telah mendaftar program pembiayaan rumah tersebut.
Ia menilai bahwa program ini sangat bermanfaat bagi ASN berpenghasilan rendah, yang selama ini masih mengalami keterbatasan dalam mengakses perumahan layak.
"Pegawai juga ada yang berpenghasilan rendah, bahkan ada yang di bawah lima juta rupiah. Program ini sangat membantu mereka untuk mendapatkan rumah yang layak," ujar Mendagri Tito dalam keterangan pers.
Lebih lanjut, ia menjelaskan bahwa penyediaan rumah layak bukan sekadar memenuhi kebutuhan dasar, tetapi juga berkaitan erat dengan peningkatan kinerja dan integritas ASN, terutama dalam memberikan pelayanan kepada masyarakat.
"Rumah yang layak akan berdampak positif pada semangat kerja. Bahkan potensi penyimpangan bisa berkurang karena kesejahteraan dasar mereka terpenuhi," tambahnya.
Dalam kesempatan itu, Mendagri juga menyampaikan apresiasi kepada Presiden Prabowo Subianto serta Menteri Perumahan dan Kawasan Permukiman (PKP), Maruarar Sirait, atas dukungan terhadap kebijakan ini.
Ia menyebutkan bahwa kebijakan pembebasan Bea Perolehan Hak atas Tanah dan Bangunan (BPHTB) serta retribusi Persetujuan Bangunan Gedung (PBG) telah ditindaklanjuti oleh seluruh pemerintah daerah melalui penerbitan Peraturan Kepala Daerah (Perkada).
"Program ini dinilai oleh Presiden sudah berjalan sesuai jalur atau on the right track. Ini menjadi motivasi untuk terus melanjutkan hingga mencapai target tiga juta rumah," tutur Tito.
Sementara itu, Menteri PKP Maruarar Sirait menegaskan pentingnya kerja kolaboratif dalam mewujudkan misi besar pemerintah.
JAKARTA Polemik yang menyeret nama dua tokoh nasional kembali menghangat. Ahmad Ali memastikan bahwa Joko Widodo tidak memiliki kaitan a
POLITIK
JAKARTA Pemerintah menetapkan sejumlah kriteria bagi masyarakat yang berhak menerima program Bantuan Stimulan Perumahan Swadaya (BSPS) ata
NASIONAL
JAKARTA PT Bursa Efek Indonesia (BEI) mencatat kinerja positif Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) sepanjang pekan perdagangan 1317 Apri
EKONOMI
JAKARTA Mantan Wakil Presiden RI Jusuf Kalla atau JK mempertanyakan mengapa isu ijazah Presiden ke7 RI Joko Widodo menjadi persoalan yang
POLITIK
JAKARTA Sekretaris Jenderal PDI Perjuangan (PDIP), Hasto Kristiyanto, menyebut Ketua Umum Megawati Soekarnoputri menjadi salah satu rujuk
NASIONAL
JAKARTA Polemik sengketa lahan di kawasan Tanah Abang, Jakarta Pusat, kembali memanas setelah kedua pihak yang berkonflik samasama mengkl
NASIONAL
JAKARTA TNI Angkatan Laut (TNI AL) membenarkan adanya pergerakan kapal perang Amerika Serikat di kawasan Selat Malaka yang sebelumnya rama
NASIONAL
MEDAN Wakil Wali Kota Medan, Zakiyuddin Harahap, memaparkan sejumlah program unggulan Pemerintah Kota Medan dalam pertemuan dengan Komando
PEMERINTAHAN
JAKARTA Presiden Prabowo Subianto memberikan pembekalan kepada para Ketua DPRD seIndonesia dalam kegiatan retret yang digelar di Akademi
NASIONAL
JAKARTA Otoritas Jasa Keuangan (OJK) meminta PT Bank Negara Indonesia (Persero) Tbk segera menuntaskan penyelesaian kasus yang menimpa nas
HUKUM DAN KRIMINAL