Kritik terhadap Pemerintah Penting, Gerindra: Yang Bermasalah Adalah Niat untuk Menghancurkan
JAKARTA Anggota DPR RI dari Fraksi Gerindra, Azis Subekti, menegaskan bahwa kritik terhadap pemerintah merupakan bagian penting dalam ke
NASIONAL
PAREPARE – Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Parepare mengungkapkan adanya kenaikan signifikan pada Pajak Bumi dan Bangunan (PBB) yang dialami oleh sejumlah warga, bahkan mencapai 800 persen.
Kondisi ini menjadi perhatian serius DPRD yang kemudian meminta Pemerintah Kota (Pemkot) Parepare untuk segera mengkaji ulang kebijakan tersebut.
Hal ini disampaikan dalam rapat badan anggaran DPRD bersama Badan Keuangan Daerah (BKD) pada Selasa (19/8/2025).
Wakil Ketua DPRD Parepare, Muhammad Yusuf Lapanna, menyoroti dampak kenaikan PBB yang sangat tinggi dan meminta agar Pemkot menyesuaikan kebijakan tersebut sesuai dengan surat edaran dari Menteri Dalam Negeri.
"Kami menerima banyak keluhan dari masyarakat yang PBB-nya melonjak hingga delapan kali lipat. Ada warga yang sebelumnya membayar Rp400 ribu, kini harus membayar lebih dari Rp4 juta. Ini tentu sangat membebani mereka," ujarnya.
Yusuf menambahkan, DPRD tidak ingin muncul gejolak sosial di Parepare seperti yang terjadi di daerah lain akibat kenaikan pajak yang signifikan.
Oleh karena itu, Pemkot diminta segera mencari solusi yang terbaik demi kenyamanan warga.
Untuk memudahkan warga dalam menyampaikan keluhan dan mendapatkan informasi, DPRD juga meminta agar Pemkot membuka posko pengaduan di setiap kelurahan.
Posko ini diharapkan menjadi jembatan komunikasi antara masyarakat dan BKD sehingga solusi atas masalah PBB dapat segera ditemukan.
"Jika memang perlu, kami DPRD siap untuk mempertimbangkan revisi terhadap peraturan daerah terkait pajak daerah ini. Namun, kami berharap Pemkot dapat terlebih dahulu mencari jalan tengah yang menguntungkan semua pihak," kata Yusuf.
Sementara itu, Kepala UPTD PBB dan BPHTB Badan Keuangan Daerah Parepare, Alamsyah, menjelaskan bahwa kenaikan PBB ini dipicu oleh peningkatan nilai jual objek pajak (NJOP) tanah yang berlaku di seluruh wilayah Parepare.
Meskipun demikian, ada sebagian PBB yang justru tetap atau bahkan menurun.
"Dari total 51.183 SPPT yang kami kelola, sekitar 9.000 di antaranya mengalami kenaikan PBB dengan rata-rata kenaikan sebesar 17,7 persen. Sedangkan sisanya tidak mengalami perubahan signifikan atau bahkan turun," ujar Alamsyah.
Kasus ini menjadi sorotan mengingat ada warga seperti Yakorina yang mengaku kesulitan membayar PBB setelah tagihannya naik hingga 453 persen.
Yakorina mengungkapkan bahwa lahan yang dikenakan pajak tersebut adalah milik ayahnya yang merupakan pensiunan ASN.
"Kenaikan ini sangat berat bagi kami, terutama karena pemilik lahan adalah bapak saya yang sudah pensiun," ungkap Yakorina.
DPRD Parepare berharap komunikasi antara pemerintah dan masyarakat dapat terus terjalin agar kebijakan pajak daerah dapat berjalan dengan adil dan tidak memberatkan warga.*
(cn/a008)
JAKARTA Anggota DPR RI dari Fraksi Gerindra, Azis Subekti, menegaskan bahwa kritik terhadap pemerintah merupakan bagian penting dalam ke
NASIONAL
ACEH Upaya rehabilitasi lahan pertanian yang terdampak bencana hidrometeorologi di Aceh, Sumatera Utara, dan Sumatera Barat terus menunj
PERTANIAN AGRIBISNIS
LABUHANBATU SELATAN Bupati Labuhanbatu Selatan (Labusel) Fery Sahputra Simatupang menerima kunjungan silaturahmi jajaran Program Keluarg
PEMERINTAHAN
ASAHAN Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kabupaten Asahan menggelar Rapat Paripurna untuk mendengarkan pendapat akhir fraksifraksi
PEMERINTAHAN
MEDAN Sidang lanjutan perkara dugaan korupsi pengadaan Smartboard senilai Rp29,5 miliar di Dinas Pendidikan Kabupaten Langkat mengungkap
HUKUM DAN KRIMINAL
JAKARTA Anggota DPR RI Komisi XIII Fraksi Partai Golkar, Kombes Pol. (Purn.) Dr. Maruli Siahaan, S.H., M.H., meminta aparat penegak huku
HUKUM DAN KRIMINAL
PEMATANGSIANTAR Tiga tersangka yang sempat masuk daftar pencarian dalam kasus penganiayaan yang menewaskan seorang pria di kawasan Taman
HUKUM DAN KRIMINAL
MEDAN Aksi petarung Mixed Martial Arts (MMA) asal Sumatera Utara, Jeka Saragih, yang turun langsung memperbaiki jalan provinsi di dekat
NASIONAL
BANDA ACEH Bhayangkara Fest 2026 yang digelar dalam rangka memperingati Hari Bhayangkara ke80 terus menghadirkan berbagai kegiatan mena
NASIONAL
PURWOKERTO Jajaran rektorat Universitas Jenderal Soedirman (Unsoed) bersama mahasiswa menyatakan penolakan terhadap program Makan Bergiz
PERISTIWA