Diduga Rem Blong, Tabrakan Beruntun di Dairi Tewaskan 2 Orang dan Lukai 7 Warga
DAIRI Kecelakaan beruntun melibatkan empat kendaraan terjadi di Jalan Nasional SidikalangMedan, tepatnya di Dusun Invaliden, Desa Peg
PERISTIWA
PAREPARE – Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Parepare mengungkapkan adanya kenaikan signifikan pada Pajak Bumi dan Bangunan (PBB) yang dialami oleh sejumlah warga, bahkan mencapai 800 persen.
Kondisi ini menjadi perhatian serius DPRD yang kemudian meminta Pemerintah Kota (Pemkot) Parepare untuk segera mengkaji ulang kebijakan tersebut.
Hal ini disampaikan dalam rapat badan anggaran DPRD bersama Badan Keuangan Daerah (BKD) pada Selasa (19/8/2025).
Wakil Ketua DPRD Parepare, Muhammad Yusuf Lapanna, menyoroti dampak kenaikan PBB yang sangat tinggi dan meminta agar Pemkot menyesuaikan kebijakan tersebut sesuai dengan surat edaran dari Menteri Dalam Negeri.
"Kami menerima banyak keluhan dari masyarakat yang PBB-nya melonjak hingga delapan kali lipat. Ada warga yang sebelumnya membayar Rp400 ribu, kini harus membayar lebih dari Rp4 juta. Ini tentu sangat membebani mereka," ujarnya.
Yusuf menambahkan, DPRD tidak ingin muncul gejolak sosial di Parepare seperti yang terjadi di daerah lain akibat kenaikan pajak yang signifikan.
Oleh karena itu, Pemkot diminta segera mencari solusi yang terbaik demi kenyamanan warga.
Untuk memudahkan warga dalam menyampaikan keluhan dan mendapatkan informasi, DPRD juga meminta agar Pemkot membuka posko pengaduan di setiap kelurahan.
Posko ini diharapkan menjadi jembatan komunikasi antara masyarakat dan BKD sehingga solusi atas masalah PBB dapat segera ditemukan.
"Jika memang perlu, kami DPRD siap untuk mempertimbangkan revisi terhadap peraturan daerah terkait pajak daerah ini. Namun, kami berharap Pemkot dapat terlebih dahulu mencari jalan tengah yang menguntungkan semua pihak," kata Yusuf.
Sementara itu, Kepala UPTD PBB dan BPHTB Badan Keuangan Daerah Parepare, Alamsyah, menjelaskan bahwa kenaikan PBB ini dipicu oleh peningkatan nilai jual objek pajak (NJOP) tanah yang berlaku di seluruh wilayah Parepare.
Meskipun demikian, ada sebagian PBB yang justru tetap atau bahkan menurun.
"Dari total 51.183 SPPT yang kami kelola, sekitar 9.000 di antaranya mengalami kenaikan PBB dengan rata-rata kenaikan sebesar 17,7 persen. Sedangkan sisanya tidak mengalami perubahan signifikan atau bahkan turun," ujar Alamsyah.
Kasus ini menjadi sorotan mengingat ada warga seperti Yakorina yang mengaku kesulitan membayar PBB setelah tagihannya naik hingga 453 persen.
Yakorina mengungkapkan bahwa lahan yang dikenakan pajak tersebut adalah milik ayahnya yang merupakan pensiunan ASN.
"Kenaikan ini sangat berat bagi kami, terutama karena pemilik lahan adalah bapak saya yang sudah pensiun," ungkap Yakorina.
DPRD Parepare berharap komunikasi antara pemerintah dan masyarakat dapat terus terjalin agar kebijakan pajak daerah dapat berjalan dengan adil dan tidak memberatkan warga.*
(cn/a008)
DAIRI Kecelakaan beruntun melibatkan empat kendaraan terjadi di Jalan Nasional SidikalangMedan, tepatnya di Dusun Invaliden, Desa Peg
PERISTIWA
JAKARTA Polemik posisi partai penyeimbang yang disematkan kepada PDI Perjuangan kembali memanas di ruang politik nasional. Sejumlah el
POLITIK
BANDA ACEH Satu korban insiden ledakan di Kapal Aceh Hebat (AH) 2, Fakhri Herdieco, meninggal dunia saat menjalani perawatan intensif di
PERISTIWA
MEDAN Kebakaran pabrik plastik dan mainan di kawasan Medan Johor, Kota Medan, hingga Minggu (21/6/2026) siang masih belum sepenuhnya pad
PERISTIWA
JAKARTA Tiga negara dipastikan sudah lebih dulu mengamankan tiket ke babak 32 besar Piala Dunia 2026 setelah menyelesaikan matchday kedu
OLAHRAGA
JAKARTA Polemik penanganan perkara dugaan pelanggaran ekspor elemenit yang menyeret PT Putra Prima Mineral Mandiri (PT PMM) kembali menj
NASIONAL
JAKARTA Harga minyak dunia tercatat mengalami tekanan signifikan di tengah meningkatnya ketegangan geopolitik setelah Iran kembali mengumu
EKONOMI
AMBON Duta Besar Kerajaan Belanda untuk Indonesia Marc Gerritsen menilai sepak bola memiliki peran penting dalam mempererat hubungan antar
INTERNASIONAL
Oleh M. Jehansyah Siregar, Ph.DKISRUH eksekusi lahan Hotel Sultan di kawasan Gelora Bung Karno (GBK) Senayan, kemarin di Jakarta, sungguh m
OPINI
JAKARTA Badan Pusat Statistik (BPS) mengungkap masih tingginya jumlah rumah tidak layak huni (RTLH) di Indonesia. Berdasarkan hasil Survei
NASIONAL