Tanpa APBN, RI Gandeng Swasta untuk Storage Minyak Cadangan Nasional
JAKARTA Pemerintah berencana membangun fasilitas penyimpanan (storage) minyak dengan kapasitas hingga tiga bulan, jauh lebih besar diban
EKONOMI
DELI SERDANG – PT Pertamina Patra Niaga Regional Sumatera Bagian Utara (Sumbagut) akhirnya memberikan klarifikasi atas sorotan Gubernur Sumatera Utara, Muhammad Bobby Afif Nasution, terkait mahalnya harga avtur di Bandara Internasional Kualanamu.
Harga bahan bakar pesawat tersebut dinilai lebih tinggi dibandingkan Bandara Soekarno-Hatta maupun bandara di Malaysia.
Area Manager Communication, Relations & CSR PT Pertamina Patra Niaga Regional Sumbagut, Fahrougi Andriani Sumampouw, menyampaikan bahwa pihaknya sangat menghargai perhatian dan masukan dari Pemerintah Provinsi Sumatera Utara dalam upaya bersama mendorong pertumbuhan ekonomi dan pengembangan kawasan aerotropolis di sekitar Bandara Kualanamu.
"Pertamina Patra Niaga memperhatikan masukan Bapak Gubernur Sumut terkait harga avtur di Bandara Kualanamu. Hal ini merupakan bagian penting dari dialog bersama untuk mendukung kemajuan wilayah," ujarnya dalam keterangan tertulis, Selasa (26/8).
Fahrougi menjelaskan bahwa penetapan harga avtur di seluruh Indonesia mengikuti formula nasional yang ditetapkan pemerintah.
Formula ini mempertimbangkan sejumlah faktor, termasuk harga minyak dunia, nilai tukar rupiah, dan biaya operasional lainnya.
"Penetapan harga dilakukan secara transparan dan berlaku seragam di seluruh bandara nasional," tambahnya.
Dari sisi operasional, Pertamina Patra Niaga Sumbagut memastikan bahwa ketersediaan avtur di Bandara Kualanamu dalam kondisi aman dan mencukupi, serta pihaknya terus menjaga kualitas layanan guna mendukung kelancaran operasional maskapai.
"Kami terbuka untuk berdiskusi dengan seluruh pemangku kepentingan, termasuk pemerintah daerah dan operator penerbangan. Tujuannya adalah agar layanan avtur dapat berkontribusi positif terhadap pengembangan sektor penerbangan di Sumatera Utara," tegas Fahrougi.
Sebelumnya, Gubernur Sumut Bobby Nasution menyoroti selisih harga avtur yang cukup mencolok antara Kualanamu dengan bandara lain.
Menurutnya, harga avtur di Kualanamu sekitar Rp14.500 per liter, sementara di Soekarno-Hatta sekitar Rp12.000, dan di Malaysia hanya berkisar Rp9.000–Rp10.000 per liter.
"Selisih ini berdampak langsung pada harga tiket pesawat, karena avtur menyumbang sekitar 40 persen dari total biaya operasional maskapai," ujar Bobby saat bertemu pimpinan media di rumah dinas Gubernur Sumut, Senin (25/8).
JAKARTA Pemerintah berencana membangun fasilitas penyimpanan (storage) minyak dengan kapasitas hingga tiga bulan, jauh lebih besar diban
EKONOMI
JAKARTA Presiden Prabowo Subianto menyatakan Indonesia menargetkan pembangunan pembangkit tenaga surya berkapasitas 100 gigawatt sebagai
NASIONAL
JAKARTA Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) mendalami dugaan Ketua Umum Pemuda Pancasila (PP), Japto Soerjosoemarno, menerima jatah bulan
HUKUM DAN KRIMINAL
JAKARTA Menteri Komunikasi dan Digital, Meutya Hafid, mengimbau orang tua memanfaatkan libur Lebaran untuk memperkuat interaksi langsung
PEMERINTAHAN
JAKARTA Kementerian Keuangan mencatat program Makan Bergizi Gratis (MBG) telah menjangkau 61,62 juta penerima hingga 9 Maret 2026, denga
EKONOMI
MEDAN Operasional 252 Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) di Sumatera Utara dihentikan sementara karena belum melakukan pendaftaran S
KESEHATAN
JAKARTA Presiden Prabowo Subianto menegaskan bahwa Badan Usaha Milik Negara (BUMN) harus mampu memberikan keuntungan maksimal bagi negar
EKONOMI
MEDAN Wakil Menteri Ketenagakerjaan Afriansyah Noor mengunjungi Kantor Kejaksaan Tinggi (Kejati) Sumatera Utara, Selasa (10/3/2026), unt
NASIONAL
BANDA ACEH Personel Bidang Humas Polda Aceh membagikan ratusan kilogram kurma bantuan Kapolda Aceh, Irjen Pol. Drs. Marzuki Ali Basyah,
NASIONAL
JAKARTA Presiden Prabowo Subianto mengaku heran dengan adanya aturan yang melarang audit terhadap anak usaha Badan Usaha Milik Negara (B
EKONOMI