Kemnaker Integrasikan Data BPJS dan K3, Pengawasan Ketenagakerjaan Masuk Era Baru
JAKARTA Kementerian Ketenagakerjaan (Kemnaker) mulai menerapkan sistem pengawasan ketenagakerjaan berbasis risiko (riskbased supervision
NASIONAL
MEDAN (BITV) – Bulan September selama ini dikenal sebagai periode yang penuh tantangan bagi para pelaku pasar, baik di bursa saham global maupun pasar aset digital seperti kripto.
Dalam dunia investasi, istilah "September Effect" kerap merujuk pada tren historis penurunan kinerja pasar selama bulan ini.
Data dari Coinglass menunjukkan bahwa sejak tahun 2013, rata-rata imbal hasil (return) Bitcoin pada bulan September lebih sering mencatatkan performa negatif.
Namun, dalam dua tahun terakhir, tren tersebut tampaknya mulai berubah arah.
Pada September 2023, Bitcoin mencatat kenaikan sebesar 3,91%, sementara pada periode yang sama di tahun 2024, lonjakannya bahkan mencapai 7,29%.
Hal ini memunculkan optimisme baru di kalangan investor kripto, meskipun secara historis, September masih menjadi bulan dengan performa terburuk bagi Bitcoin.
Analis kripto dari Reku, Fahmi Almuttaqin, menjelaskan bahwa fluktuasi pasar di bulan September dipengaruhi oleh sejumlah faktor makroekonomi global.
Mulai dari ketatnya likuiditas, kebijakan suku bunga dari Federal Reserve (The Fed), hingga aksi rebalancing portofolio yang dilakukan investor institusional.
"Menariknya, dua tahun terakhir justru menunjukkan performa positif baik untuk Bitcoin maupun Ethereum. Ini menunjukkan adanya dinamika baru yang memengaruhi pasar," jelas Fahmi.
Ia juga menambahkan bahwa arus masuk dana institusional melalui produk ETF spot, potensi pelonggaran suku bunga, serta pertumbuhan suplai uang di Amerika Serikat bisa menjadi katalis yang mendorong harga aset kripto, khususnya Bitcoin dan Ethereum.
"Hal ini dapat mendukung optimisme investor terhadap aset berisiko seperti saham AS dan kripto, apalagi jika The Fed memutuskan menurunkan suku bunga pada pertemuan FOMC pertengahan bulan ini," tambahnya.
Kendati ada peluang positif, Fahmi mengingatkan investor untuk tidak bergantung sepenuhnya pada pola musiman seperti September Effect dalam mengambil keputusan investasi.
JAKARTA Kementerian Ketenagakerjaan (Kemnaker) mulai menerapkan sistem pengawasan ketenagakerjaan berbasis risiko (riskbased supervision
NASIONAL
MANADO Kejaksaan Tinggi (Kejati) Sulawesi Utara menegaskan komitmennya dalam mengawal pelaksanaan proyek strategis nasional di sektor pen
NASIONAL
JAKARTA Anggota Komisi III DPR RI sekaligus Ketua Badan Advokasi Hukum dan HAM (Bakumham) DPP Partai Golkar, Mangihut Sinaga, menyampaika
NASIONAL
JAKARTA Pemerintah Indonesia terus mengupayakan agar produk kelapa sawit nasional memperoleh pengecualian dari kebijakan tarif impor sebe
EKONOMI
BANDA ACEH Satuan Tugas Percepatan Rehabilitasi dan Rekonstruksi (Satgas PRR) Pascabencana Sumatera terus mempercepat pemulihan infrastru
NASIONAL
JAKARTA Presiden Prabowo Subianto berencana melibatkan Badan Pengelola Investasi (BPI) Danantara dalam setiap rapat koordinasi Komite Sta
EKONOMI
MEDAN Mantan Ketua Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kota Tanjungbalai, Fitra Ramadhan Panjaitan, divonis tiga tahun penjara dalam perkara koru
HUKUM DAN KRIMINAL
MEDAN Guru Besar Fakultas Hukum Universitas Sumatera Utara (USU), Prof. Dr. Ningrum Natasya Sirait, SH, MLi, menegaskan perubahan mekanis
HUKUM DAN KRIMINAL
BATU BARA Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kabupaten Batu Bara menggelar Rapat Paripurna dengan agenda penyampaian laporan Panitia
PEMERINTAHAN
JAKARTA Anggota Panitia Kerja (Panja) Pengawasan Komisi III DPR RI, Teuku Ibrahim, mendesak Polda Metro Jaya bergerak cepat mengusut peny
HUKUM DAN KRIMINAL