Kemnaker Integrasikan Data BPJS dan K3, Pengawasan Ketenagakerjaan Masuk Era Baru
JAKARTA Kementerian Ketenagakerjaan (Kemnaker) mulai menerapkan sistem pengawasan ketenagakerjaan berbasis risiko (riskbased supervision
NASIONAL
MEDAN (BITV) — Harga Bitcoin (BTC) kembali menunjukkan tren pemulihan setelah sempat tertekan di bawah level USD 108.000.
Berdasarkan data dari platform Ajaib pada Rabu (3/9/2025), dalam 24 jam terakhir, harga Bitcoin tercatat naik 2,13% dan kini diperdagangkan di level USD 111.325 atau setara dengan Rp1,83 miliar.
Kenaikan ini dinilai sebagai respons positif pasar terhadap sejumlah sentimen yang memperkuat keyakinan investor terhadap prospek jangka panjang aset kripto terbesar di dunia tersebut.
Financial Expert Ajaib, Panji Yudha, menjelaskan bahwa salah satu pendorong utama penguatan harga BTC kali ini adalah akumulasi besar-besaran dari investor institusi.
Dua perusahaan investasi, Strategy dan Metaplanet, dilaporkan membeli lebih dari 5.000 BTC, senilai sekitar USD 562 juta (setara Rp9,25 triliun).
"Aksi beli ini menjadi katalis positif yang memperkuat sentimen pasar terhadap aset kripto, khususnya Bitcoin," ujar Panji.
Langkah tersebut dinilai memberikan sinyal kuat mengenai kepercayaan jangka panjang terhadap Bitcoin di tengah dinamika pasar global yang fluktuatif.
Selain faktor institusional, kenaikan harga Bitcoin juga turut ditopang oleh pulihnya indeks saham teknologi global, yang sebelumnya sempat tertekan.
Di sisi lain, data ISM Manufaktur AS menunjukkan kontraksi, yang turut memicu spekulasi bahwa The Federal Reserve (The Fed) mungkin akan mengambil langkah pelonggaran kebijakan moneter dalam waktu dekat.
"Data ekonomi yang melemah bisa menjadi alasan bagi The Fed untuk memangkas suku bunga, dan ini tentu menjadi kabar baik bagi pasar kripto," tambah Panji.
Para pelaku pasar saat ini tengah menanti rilis laporan ketenagakerjaan AS, yang dipandang sebagai indikator penting dalam menentukan arah kebijakan suku bunga ke depan.
Dari sisi teknikal, Panji mencatat bahwa jika harga Bitcoin mampu menembus dan bertahan di atas level USD 112.000 (sekitar Rp1,84 miliar), maka peluang penguatan menuju resistance berikutnya di level USD 116.000 (Rp1,91 miliar) semakin terbuka, terutama dengan mengacu pada moving average 50 hari (MA-50).
JAKARTA Kementerian Ketenagakerjaan (Kemnaker) mulai menerapkan sistem pengawasan ketenagakerjaan berbasis risiko (riskbased supervision
NASIONAL
MANADO Kejaksaan Tinggi (Kejati) Sulawesi Utara menegaskan komitmennya dalam mengawal pelaksanaan proyek strategis nasional di sektor pen
NASIONAL
JAKARTA Anggota Komisi III DPR RI sekaligus Ketua Badan Advokasi Hukum dan HAM (Bakumham) DPP Partai Golkar, Mangihut Sinaga, menyampaika
NASIONAL
JAKARTA Pemerintah Indonesia terus mengupayakan agar produk kelapa sawit nasional memperoleh pengecualian dari kebijakan tarif impor sebe
EKONOMI
BANDA ACEH Satuan Tugas Percepatan Rehabilitasi dan Rekonstruksi (Satgas PRR) Pascabencana Sumatera terus mempercepat pemulihan infrastru
NASIONAL
JAKARTA Presiden Prabowo Subianto berencana melibatkan Badan Pengelola Investasi (BPI) Danantara dalam setiap rapat koordinasi Komite Sta
EKONOMI
MEDAN Mantan Ketua Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kota Tanjungbalai, Fitra Ramadhan Panjaitan, divonis tiga tahun penjara dalam perkara koru
HUKUM DAN KRIMINAL
MEDAN Guru Besar Fakultas Hukum Universitas Sumatera Utara (USU), Prof. Dr. Ningrum Natasya Sirait, SH, MLi, menegaskan perubahan mekanis
HUKUM DAN KRIMINAL
BATU BARA Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kabupaten Batu Bara menggelar Rapat Paripurna dengan agenda penyampaian laporan Panitia
PEMERINTAHAN
JAKARTA Anggota Panitia Kerja (Panja) Pengawasan Komisi III DPR RI, Teuku Ibrahim, mendesak Polda Metro Jaya bergerak cepat mengusut peny
HUKUM DAN KRIMINAL