Riza Chalid Masuk DPO! Kejagung Bongkar Dugaan Korupsi Minyak Petral 2008-2015
JAKARTA Kejaksaan Agung (Kejagung) menetapkan tujuh tersangka dalam kasus dugaan korupsi pengadaan minyak mentah dan produk kilang pada Pe
HUKUM DAN KRIMINAL
JAKARTA– PT Pertamina (Persero) mencetak terobosan penting dalam industri energi dan aviasi nasional.
Perusahaan pelat merah ini resmi memproduksi bahan bakar pesawat ramah lingkungan atau Sustainable Aviation Fuel (SAF) yang diolah dari minyak jelantah atau used cooking oil (UCO).
Direktur Transformasi dan Keberlanjutan Bisnis Pertamina, Agung Wicaksono, menyebut inovasi ini menjadi bentuk nyata komitmen Pertamina terhadap ekonomi sirkular dan keberlanjutan lingkungan.
Ia menjelaskan bahwa selama ini, minyak jelantah kerap terbuang percuma oleh rumah tangga atau diekspor oleh industri.
Kini, limbah tersebut bisa disulap menjadi bahan bakar pesawat yang lebih ramah lingkungan.
"Minyak jelantah yang biasanya dibuang, kini dikumpulkan oleh Pertamina Patra Niaga dari rumah tangga dan industri, lalu diolah di Kilang Pertamina Cilacap menjadi SAF," ujar Agung dalam acara Indonesia Connect yang dikutip Sabtu (6/9/2025).
Proses pengolahan ini menggunakan teknologi co-processing, yakni mencampur minyak jelantah dengan bahan bakar fosil di kilang, sehingga menghasilkan avtur rendah emisi.
Produk SAF ini kemudian disalurkan ke dua bandara utama di Indonesia, yakni Soekarno-Hatta (Jakarta) dan Ngurah Rai (Bali).
Penggunaan SAF sudah dilakukan oleh Pelita Air, maskapai anak usaha Pertamina, dalam beberapa penerbangan domestik.
Pertamina berharap inisiatif ini mendapat dukungan penuh dari pemerintah untuk pengembangan skala nasional dan internasional.
"Ini adalah masa depan aviasi Indonesia. Minyak jelantah menuju jet pesawat terbang adalah bentuk nyata hilirisasi dan ekonomi sirkular yang menyatu," tambah Agung.
Pertamina menjadi pionir di ASEAN dalam mengembangkan dan menggunakan SAF berbasis minyak jelantah.
Saat ini, Kilang Cilacap memiliki kapasitas produksi SAF sebesar 8.700 barel per hari.
Ke depan, Pertamina menargetkan tidak hanya memenuhi kebutuhan dalam negeri, tetapi juga merambah pasar ekspor internasional.
Komisaris Utama Pertamina, Mochammad Iriawan, menyatakan pihaknya sedang menjajaki kerja sama ekspor SAF dengan berbagai negara.
"Kalau negara lain sudah melihat hasil SAF kita, saya yakin mereka akan tertarik. Indonesia bisa jadi pemain utama di kawasan," ujar Iriawan.
Meski menjanjikan, tantangan tetap ada. Salah satunya adalah harga SAF yang masih relatif tinggi dibanding avtur konvensional.
Oleh karena itu, Pertamina mendorong dukungan dari kementerian terkait, termasuk Kementerian ESDM dan Kementerian Perhubungan, untuk menciptakan regulasi dan insentif yang kondusif.
Vice President Corporate Communication Pertamina, Fadjar Djoko Santoso, memastikan bahwa produksi SAF akan terus ditingkatkan untuk memenuhi permintaan domestik dan ekspor, serta mendukung target pengurangan emisi karbon di sektor transportasi udara.*
(lp/a008)
JAKARTA Kejaksaan Agung (Kejagung) menetapkan tujuh tersangka dalam kasus dugaan korupsi pengadaan minyak mentah dan produk kilang pada Pe
HUKUM DAN KRIMINAL
JAKARTA Perusahaan teknologi Meta akhirnya mematuhi aturan pemerintah Indonesia terkait pembatasan usia pengguna media sosial. Kebijakan i
PEMERINTAHAN
BATU BARA Sebuah peristiwa mengejutkan terjadi di Desa Kampung Kelapa, Kecamatan Tanjung Tiram, Kabupaten Batu Bara. Sebatang pohon kela
PERISTIWA
TAPANULI SELATAN Upaya mendorong swasembada pangan nasional terus digencarkan di daerah. Salah satunya dilakukan oleh jajaran Polres Tapan
NASIONAL
TAKENGON Pengadilan Negeri Takengon menjatuhkan vonis terhadap empat terdakwa kasus penyalahgunaan wewenang dalam pencairan pembiayaan per
HUKUM DAN KRIMINAL
JAKARTA Asosiasi Pengusaha Indonesia (APINDO) menyoroti wacana penghentian restitusi pajak yang muncul dalam upaya optimalisasi kebijakan
EKONOMI
JAKARTA Menteri Koperasi Ferry Juliantono meresmikan operasional Koperasi Desa Merah Putih (KDMP) di Kampung Atuka, Distrik Mimika Tengah,
NASIONAL
PALEMBANG Tim penyidik Kejaksaan Tinggi Sumatera Selatan kembali melakukan penggeledahan terkait dugaan tindak pidana korupsi di sektor la
HUKUM DAN KRIMINAL
BANDA ACEH Personel Polsek Idi Rayeuk, Polres Aceh Timur, menggagalkan peredaran narkotika jenis sabu dengan mengamankan seorang pria bese
HUKUM DAN KRIMINAL
JAKARTA Komando Operasi (Koops) TNI Habema menggelar kegiatan bakti sosial di Distrik Gome, Kabupaten Puncak, Provinsi Papua Tengah, sebag
NASIONAL