Supris Resmi Bergabung, Koti Pemuda Pancasila Sumut Gelar Syukuran dan Santuni Puluhan Anak Yatim
BINJAI Bergabungnya Supris sebagai bagian dari Komando Inti Mahatidana (Koti) Pemuda Pancasila Sumatera Utara ditandai dengan kegiatan s
NASIONAL
BATU BARA – Sebuah peristiwa mengejutkan terjadi di Desa Kampung Kelapa, Kecamatan Tanjung Tiram, Kabupaten Batu Bara.
Sebatang pohon kelapa tersambar petir di tengah hujan lebat dan angin kencang, pada Kamis (9/4/2026) sekitar pukul 17.40 WIB.
Kejadian tersebut berlangsung sangat cepat namun menegangkan. Saat itu, cuaca di wilayah tersebut memang sedang ekstrem, ditandai dengan hujan deras yang disertai kilatan petir dan guntur yang menggelegar.Baca Juga:
Salah satu sambaran petir akhirnya menghantam sebuah pohon kelapa.
Akibat sambaran tersebut, pohon yang belum diketahui pemiliknya itu langsung mengeluarkan percikan api dan terbakar di bagian batang hingga ke pucuknya. Pemandangan api yang berkobar di tengah guyuran hujan menjadi tontonan langka sekaligus mencemaskan bagi warga sekitar.
Insiden ini cepat menarik perhatian publik setelah video rekamannya diunggah oleh akun Facebook @Taufik Smile. Dalam unggahannya, ia menceritakan detik-detik sambaran yang disertai kilat terang dan suara dentuman keras yang mengejutkan banyak orang.
"Petirnya keras kali, tiba-tiba kena pohon kelapa, langsung terbakar. Kami semua kaget," tulisnya dalam keterangan video yang kemudian viral dan banyak dibagikan warganet.
Meski cuaca masih buruk, sejumlah warga terlihat keluar rumah untuk menyaksikan kejadian tersebut dari jarak aman, sementara sebagian lainnya memilih tetap berlindung di dalam rumah demi keselamatan.
Kabar baiknya, hujan deras yang terus mengguyur justru membantu memadamkan api secara alami. Dalam waktu singkat, api berhasil padam dan tidak sempat merambat ke pemukiman warga yang berada di sekitar lokasi.
Tidak ada korban jiwa maupun kerugian material yang dilaporkan dalam kejadian ini. Namun, insiden sempat menimbulkan kepanikan dan menjadi bahan perbincangan hangat di masyarakat.
Warga mengaku kejadian petir hingga menyebabkan pohon terbakar ini cukup jarang terjadi di wilayah mereka, sehingga menjadi peringatan tersendiri akan bahaya cuaca ekstrem.
Melalui unggahannya, @Taufik Smile juga mengimbau masyarakat untuk meningkatkan kewaspadaan. "Kalau hujan deras dan banyak petir, sebaiknya jangan berada di luar rumah atau dekat pohon tinggi," tulisnya sebagai pesan peringatan.
BINJAI Bergabungnya Supris sebagai bagian dari Komando Inti Mahatidana (Koti) Pemuda Pancasila Sumatera Utara ditandai dengan kegiatan s
NASIONAL
DELI SERDANG Dugaan keracunan setelah sejumlah siswa SMAN 1 Lubukpakam mengalami sakit perut usai mengonsumsi Makan Bergizi Gratis (MBG)
PERISTIWA
JAKARTA Kredit Usaha Rakyat (KUR) BSI 2026 menjadi salah satu pilihan pembiayaan bagi pelaku usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM) yan
EKONOMI
OlehMargarito KamisINDONESIA harus diakui, mengambil rute organik yang berbeda dengan premis dasar liberalisme dan kapitalisme, dua kembara
OPINI
JAKARTA Menteri Kehutanan Raja Juli Antoni meminta wilayah Areal Penggunaan Lain (APL) yang terbakar akibat kebakaran hutan dan lahan (k
NASIONAL
JAKARTA Kepala Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) Suharyanto mengatakan hujan deras menjadi salah satu cara efektif untuk meng
NASIONAL
JAKARTA Tim Advokasi untuk Demokrasi (TAUD) mengkritik putusan Pengadilan Militer Tinggi II Jakarta yang menghapus pidana tambahan berup
HUKUM DAN KRIMINAL
LABUHANBATU SELATAN Bupati Labuhanbatu Selatan (Labusel) Fery Sahputra Simatupang meninjau pembangunan gedung kantor dinas di kawasan Pe
PEMERINTAHAN
JAKARTA Menteri Koordinator Bidang Pangan Zulkifli Hasan atau Zulhas menegaskan swasembada pangan merupakan bagian penting dari kedaulat
EKONOMI
JAKARTA Polri mencatat sebanyak 112 orang telah ditetapkan sebagai tersangka atau terduga dalam penanganan kasus kebakaran hutan dan lah
HUKUM DAN KRIMINAL