BREAKING NEWS
Sabtu, 11 April 2026

Harga Beras Premium Masih Melonjak di Atas HET, Konsumen Terpaksa Bayar Lebih Mahal

- Kamis, 11 September 2025 11:14 WIB
Harga Beras Premium Masih Melonjak di Atas HET, Konsumen Terpaksa Bayar Lebih Mahal
Ilustrasi. (Foto: Aulia Damayanti/detikcom)
Berita Terkini, Eksklusif di Saluran WhatsApp bitvonline.com
+ Gabung

MEDAN Hargaberas premium di tingkat konsumen secara nasional masih berada di atas Harga Eceran Tertinggi (HET).

Berdasarkan data Panel Harga Pangan Badan Pangan Nasional (Bapanas) per Kamis (11/9) pukul 08.30 WIB, harga rata-rata beras premium mencapai Rp15.866 per kilogram, naik 6,48% dari HET nasional yang dipatok sebesar Rp14.900/kg.

Kenaikan harga beras premium terjadi di seluruh zona, yakni zona 1 sebesar Rp15.266/kg (HET Rp14.900/kg), zona 2 senilai Rp16.477/kg (HET Rp15.400/kg), dan zona 3 mencapai Rp18.100/kg (HET Rp15.800/kg).

Sementara itu, harga rata-rata beras medium mengalami penurunan di beberapa wilayah, tetapi secara nasional naik tipis menjadi Rp13.644/kg, melampaui HET Rp12.500/kg.

Hargaberas medium di zona 1 tercatat Rp13.371/kg, zona 2 Rp13.726/kg, dan zona 3 Rp16.115/kg.

Di sisi lain, harga beras stabilisasi pasokan dan harga pangan (SPHP) atau beras Bulog justru turun tipis menjadi Rp12.499/kg, di bawah HET nasional.

Upaya masif dari Badan Pangan Nasional dan Bulog terus dilakukan, termasuk penyaluran berasSPHP melalui pasar tradisional dan ritel modern guna menekan harga beras nasional yang masih di atas HET.

Selain beras, harga daging ayam ras juga mengalami kenaikan signifikan.

Harga rata-rata nasional mencapai Rp37.509/kg, naik dari Rp36.397/kg pada hari sebelumnya dan meningkat 3,81% dibandingkan minggu lalu yang tercatat Rp36.133/kg.

Sementara itu, harga minyak goreng kemasan dan minyak goreng curah tetap tinggi, masing-masing dijual Rp20.503/liter dan Rp17.202/liter, lebih tinggi dari HET yang sebesar Rp15.700/liter. Hargaminyakita juga naik 9,48% menjadi Rp17.189/liter.

Komoditaspangan lain seperti bawang merah dan bawang putih mengalami penurunan harga, dengan bawang merah turun 2,14% menjadi Rp40.611/kg, dan bawang putih berada di kisaran Rp36.038/kg.

Harga cabai rawit merah turun cukup tajam hingga 23,12% ke level Rp43.819/kg, sementara cabai merah keriting dan cabai merah besar berada di kisaran Rp48.815/kg dan Rp40.951/kg.

Harga telur ayam ras sedikit menurun menjadi Rp29.269/kg, di bawah batas harga acuan penjualan (HAP) nasional Rp30.000/kg.

Untuk komoditas ikan, harga ikan kembung, ikan tongkol, dan ikan bandeng masing-masing tercatat Rp40.887/kg, Rp35.087/kg, dan Rp33.725/kg.

Daging sapi murni dibanderol Rp134.612/kg, masih di bawah HAP Rp140.000/kg.

Harga daging kerbau segar lokal dan beku impor masing-masing berada di level Rp144.286/kg dan Rp97.005/kg.

Sementara itu, harga kedelai biji kering impor naik tipis 1,05% menjadi Rp10.819/kg, dan harga jagung pakan peternak melonjak 13,09% ke Rp6.559/kg.

Tepung terigu kemasan dan curah masing-masing dijual Rp12.442/kg dan Rp9.576/kg.

Harga gula konsumsi dan garam konsumsi berada pada Rp17.933/kg dan Rp11.142/kg.

Situasi ini mencerminkan tantangan pasokan dan tekanan inflasi yang masih dirasakan masyarakat dalam memenuhi kebutuhan pangan sehari-hari.*

(bb/a008)

Editor
:
0 komentar
Tags
komentar
Masuk untuk memberikan atau membalas komentar.
beritaTerbaru