BREAKING NEWS
Selasa, 27 Januari 2026

Sebut Banyak Sarjana Kini Jadi Ojol, JK Ingatkan: Dunia Kerja Kini Lebih Berat, Jangan Jadi Beban Masyarakat

- Jumat, 12 September 2025 10:01 WIB
Sebut Banyak Sarjana Kini Jadi Ojol, JK Ingatkan: Dunia Kerja Kini Lebih Berat, Jangan Jadi Beban Masyarakat
Wakil Presiden ke-10 dan ke-12 Republik Indonesia, Jusuf Kalla (JK), dalam acara wisuda yang digelar di Kampus UI Depok, Jawa Barat, Kamis (11/9). (foto: tangkapan layar yt UI)
Berita Terkini, Eksklusif di Saluran WhatsApp bitvonline.com
+ Gabung

Sementara itu, Rektor UI, Heri Hermansyah, berpesan agar para lulusan menjunjung tinggi nilai kejujuran, kebenaran, dan keadilan.

Ia berharap para wisudawan dapat menjadi agen perubahan yang membawa Indonesia menuju masa depan yang lebih baik, terutama dalam menyongsong visi Indonesia Emas 2045.

Data terbaru Badan Pusat Statistik (BPS) menunjukkan bahwa jumlah pengangguran di Indonesia mencapai 7,28 juta orang pada Februari 2025, naik sekitar 83 ribu orang dibandingkan tahun sebelumnya.

Tingkat pengangguran sebesar 4,76% ini dihitung dari total angkatan kerja nasional yang mencapai sekitar 153 juta orang.

Kelompok usia 15–24 tahun atau generasi Z mencatat tingkat pengangguran tertinggi, yakni sebesar 16,16%.

Sementara itu, tingkat pengangguran lulusan sarjana dan diploma IV ke atas mencapai 6,23%.

Angka ini masih lebih tinggi dibanding pengangguran lulusan SD ke bawah yang hanya 2,32%.

Penyebab utama tingginya angka pengangguran di antaranya adalah pemutusan hubungan kerja (PHK) massal di awal tahun, pertumbuhan angkatan kerja baru dari lulusan sekolah, serta ketimpangan antara jumlah pencari kerja dan lapangan pekerjaan yang tersedia.

Dalam beberapa platform lowongan kerja, rasio pencari terhadap lowongan bahkan mencapai 10 banding 1.

Meski demikian, tingkat pengangguran terbuka (TPT) sedikit menurun dari 4,82% menjadi 4,76%, akibat bertambahnya jumlah angkatan kerja.

Pesan JK dan data pengangguran ini menjadi pengingat penting bagi para lulusan baru untuk lebih adaptif dan kreatif dalam menghadapi dunia kerja yang penuh tantangan.

Dengan kerja keras dan inovasi, generasi muda diharapkan mampu memberikan kontribusi nyata bagi pembangunan bangsa.*

Editor
:
0 komentar
Tags
komentar
Masuk untuk memberikan atau membalas komentar.
beritaTerbaru