BREAKING NEWS
Selasa, 22 September 2026

Menkeu Purbaya: Saya Bukan Orang Baik, Saya Orang Pelit!

- Jumat, 19 September 2025 22:09 WIB
Menkeu Purbaya: Saya Bukan Orang Baik, Saya Orang Pelit!
Menteri Keuangan (Menkeu) Purbaya Yudhi Sadewa. (foto: tangkapan layar yt cxo media)
Berita Terkini, Eksklusif di Saluran WhatsApp bitvonline.com
+ Gabung

Sebagai bagian dari solusi, pemerintah memutuskan menaikkan Transfer ke Daerah (TKD) dari Rp650 triliun menjadi Rp693 triliun, agar pemerintah daerah memiliki ruang fiskal yang cukup untuk membangun tanpa harus membebani masyarakat dengan pajak berlebihan.

Belanja pemerintah pusat pun mengalami penyesuaian menjadi Rp3.149,73 triliun.

Kebijakan ini, menurut Purbaya, adalah bentuk investasi jangka panjang dalam menjaga stabilitas dan mempercepat pembangunan.

"Jadi kita nggak ada gunanya menghemat uang kalau keributan di mana-mana dan kita nggak bisa ngebangun. Ini sepertinya rugi, tapi sedikit. Nanti untungnya banyak ketika ekonomi stabil," katanya.

Purbaya menegaskan bahwa pendekatan fiskal yang diambil tidak semata-mata soal angka, tetapi soal dampak sosial dan ekonomi yang dihasilkan.

Dengan perhitungan yang tepat, anggaran negara dapat digunakan secara optimal untuk membangun kepercayaan, menjaga stabilitas, dan mendorong pertumbuhan.

"Itu investasi saya kira-kira. Supaya nggak ada keributan di masyarakat, daerah bisa membangun, dan pembangunan saya bisa bagus yang lain-lain di tempat lain, karena pajak saya lebih tinggi kan," pungkasnya.*

(bb/a008)
Editor
: Raman Krisna
0 komentar
Tags
beritaTerkait
Menkeu Purbaya: Pemerintah Siapkan Skema Insentif Tarik Dana Dolar ke Dalam Negeri
Main HP Saat Gubernur Bobby Nasution Beri Arahan, Sekretaris Diskop UKM Sumut Dicopot
Tarif Cukai Rokok Tembus 57 Persen, Purbaya: Firaun Lu! Banyak Banget
Audit BPK Soroti Kondisi Keuangan Tebing Tinggi 2024 Terganggu, Pemko Tetap Gas Mega Proyek Smartboard Rp14 M
Menteri Keuangan Purbaya Uji Layanan Kring Pajak, Tanyakan Soal Coretax
Mendagri Tito Ingatkan Pemda Boleh Rapat di Hotel: Hidupkan Kembali, Kasihan Mereka
komentar
Masuk untuk memberikan atau membalas komentar.
beritaTerbaru