Kritik terhadap Pemerintah Penting, Gerindra: Yang Bermasalah Adalah Niat untuk Menghancurkan
JAKARTA Anggota DPR RI dari Fraksi Gerindra, Azis Subekti, menegaskan bahwa kritik terhadap pemerintah merupakan bagian penting dalam ke
NASIONAL
Lhok Nga, Aceh Besar -Harga gabah kering di wilayah Lhok Nga, Kabupaten Aceh Besar, mengalami kenaikan dan berada di atas Harga Eceran Tertinggi (HET) yang ditetapkan pemerintah. Informasi ini disampaikan oleh Musliadi, pengelola Kilang Padi Mon Blang Gampong Meunasah Mon Cut, saat ditemui Bitvonline.

Baca Juga:
"Gabah basah hasil panen dengan mesin sekarang Rp 6.700/kg, sedangkan yang dipanen dengan arit (tangan) mencapai Rp 7.200/kg. Untuk gabah kering siap giling mencapai Rp 7.500/kg. Padahal, HET yang ditetapkan pemerintah masih di angka Rp 6.500/kg," jelas Musliadi.
? Harga Beras Medium Super Ikut Terkerek
Harga beras medium super di pasaran juga mengalami penyesuaian. Kilang Padi Mon Blang menjual beras medium super seharga Rp 215.000 per karung 15 kg atau setara dengan Rp 14.300/kg, lebih tinggi dari HET pemerintah yang berada di angka Rp 13.500/kg.
Kilang padi ini merupakan unit usaha milik BUMG Gampong Mon Cut, dan menjadi bagian dari binaan PT Solusi Bangun Andalas (Semen Andalas).
? Produksi Meningkat, Tapi Terkendala Pengeringan
Musliadi juga mengungkapkan bahwa produksi padi masyarakat di musim Gadu ini mengalami peningkatan, meskipun kondisi cuaca kurang menentu. Namun, proses pascapanen khususnya pengeringan gabah menjadi kendala utama.
"Pengeringan manual hanya bisa mengeringkan 1 ton gabah dalam waktu 7 jam. Jika menggunakan mesin rice dryer, kapasitasnya bisa mencapai 5 ton per jam. Ini tentu akan sangat membantu efisiensi dan kualitas beras," tambahnya.
? Harap Dukungan Pemerintah
Baca Juga:
Ia berharap ada dukungan pemerintah, khususnya dalam bentuk bantuan alat pengering gabah (rice dryer), agar kilang padi di desa dapat meningkatkan mutu hasil panen dan menjaga harga tetap stabil di tingkat petani.
? Tren Nasional
Berdasarkan data Kementerian Pertanian, produksi beras nasional diproyeksikan mencapai 31,04 juta ton hingga Oktober 2025, atau naik 12,16% dibandingkan tahun sebelumnya. Pemerintah juga menyesuaikan HET beras sejak 22 Agustus 2025 untuk menjaga keberlanjutan produksi di tengah tingginya harga gabah.*
JAKARTA Anggota DPR RI dari Fraksi Gerindra, Azis Subekti, menegaskan bahwa kritik terhadap pemerintah merupakan bagian penting dalam ke
NASIONAL
ACEH Upaya rehabilitasi lahan pertanian yang terdampak bencana hidrometeorologi di Aceh, Sumatera Utara, dan Sumatera Barat terus menunj
PERTANIAN AGRIBISNIS
LABUHANBATU SELATAN Bupati Labuhanbatu Selatan (Labusel) Fery Sahputra Simatupang menerima kunjungan silaturahmi jajaran Program Keluarg
PEMERINTAHAN
ASAHAN Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kabupaten Asahan menggelar Rapat Paripurna untuk mendengarkan pendapat akhir fraksifraksi
PEMERINTAHAN
MEDAN Sidang lanjutan perkara dugaan korupsi pengadaan Smartboard senilai Rp29,5 miliar di Dinas Pendidikan Kabupaten Langkat mengungkap
HUKUM DAN KRIMINAL
JAKARTA Anggota DPR RI Komisi XIII Fraksi Partai Golkar, Kombes Pol. (Purn.) Dr. Maruli Siahaan, S.H., M.H., meminta aparat penegak huku
HUKUM DAN KRIMINAL
PEMATANGSIANTAR Tiga tersangka yang sempat masuk daftar pencarian dalam kasus penganiayaan yang menewaskan seorang pria di kawasan Taman
HUKUM DAN KRIMINAL
MEDAN Aksi petarung Mixed Martial Arts (MMA) asal Sumatera Utara, Jeka Saragih, yang turun langsung memperbaiki jalan provinsi di dekat
NASIONAL
BANDA ACEH Bhayangkara Fest 2026 yang digelar dalam rangka memperingati Hari Bhayangkara ke80 terus menghadirkan berbagai kegiatan mena
NASIONAL
PURWOKERTO Jajaran rektorat Universitas Jenderal Soedirman (Unsoed) bersama mahasiswa menyatakan penolakan terhadap program Makan Bergiz
PERISTIWA