BREAKING NEWS
Minggu, 15 Maret 2026

Harga Pangan Turun: Beras, Cabai, dan Gula Kompak Lebih Murah

- Minggu, 21 September 2025 09:50 WIB
Harga Pangan Turun: Beras, Cabai, dan Gula Kompak Lebih Murah
Ilustrasi. (foto: Deni Armansyah/Koran pikiran rakyat)
Berita Terkini, Eksklusif di Saluran WhatsApp bitvonline.com
+ Gabung

MEDAN Harga rata-rata nasional sejumlah komoditaspangan utama pada Minggu (21/9/2025) menunjukkan pergerakan yang beragam.

Data dari Badan Pangan Nasional (Bapanas) pukul 08.10 WIB mencatat penurunan harga pada komoditasberas dan sejumlah bahan pokok lainnya, sementara komoditas kaya protein seperti daging ayam dan ikan mengalami kenaikan harga.

Baca Juga:
Hargaberas premium turun tipis 0,42% menjadi Rp15.889 per kilogram dibandingkan hari sebelumnya.

Penurunan yang lebih signifikan terjadi pada beras medium sebesar 1,72% menjadi Rp13.614 per kilogram, serta beras Stabilisasi Pasokan dan Harga Pangan (SPHP) Perum Bulog yang turun 0,80% ke Rp12.444 per kilogram.

Selain beras, sejumlah komoditas juga mengalami penurunan harga.

Jagung peternak tercatat turun 4,89% menjadi Rp6.325 per kilogram, kedelai biji kering impor turun 2,52% ke Rp10.445 per kilogram.

Bawang merah merosot 4,75% menjadi Rp38.310 per kilogram, sementara bawang putih bonggol turun 3,72% menjadi Rp35.816 per kilogram.

Harga cabai pun mengalami penurunan signifikan.

Cabai merah keriting turun 8,12% menjadi Rp54.730 per kilogram, cabai merah besar merosot 10,89% ke Rp43.500 per kilogram, dan cabai rawit merah turun 7,97% menjadi Rp43.909 per kilogram.

Baca Juga:
Komoditas daging sapi murni juga mengalami penurunan 1,96% menjadi Rp132.669 per kilogram, sedangkan telur ayam ras turun tipis 0,4% menjadi Rp29.680 per kilogram.

Gula konsumsi turun 1,74% menjadi Rp17.757 per kilogram, garam konsumsi merosot 3,6% menjadi Rp11.170 per kilogram.

Tepung terigu mengalami penurunan harga, dengan tepung terigu curah turun 2,88% menjadi Rp9.449 per kilogram dan tepung terigu kemasan turun 3,67% menjadi Rp12.494 per kilogram.

Harga minyak goreng kemasan dan curah masing-masing turun 2,1% dan 2,44% menjadi Rp20.408 dan Rp17.105 per liter.

Minyakita juga turun 2% menjadi Rp17.087 per liter.

Penurunan harga juga terjadi pada daging kerbau segar lokal sebesar 1,88% menjadi Rp138.667 per kilogram, dan daging kerbau beku impor turun 5,58% ke Rp98.889 per kilogram.

Ikan bandeng juga mengalami penurunan harga 0,42% menjadi Rp35.223 per kilogram.

Sebaliknya, beberapa komoditas mengalami kenaikan harga, di antaranya daging ayam ras yang naik tipis 0,61% menjadi Rp38.414 per kilogram.

Baca Juga:
Harga ikan kembung naik 0,25% menjadi Rp42.000 per kilogram, sementara ikan tongkol meningkat 0,73% menjadi Rp34.993 per kilogram.

Pergerakan harga ini mencerminkan dinamika pasar pangan nasional yang dipengaruhi oleh berbagai faktor, termasuk musim panen, distribusi pasokan, serta permintaan konsumen.

Pemerintah terus memantau perkembangan harga guna memastikan kestabilan pasokan dan keterjangkauan bahan pangan bagi masyarakat.*

(bi/a008)

Editor
: Raman Krisna
0 komentar
Tags
beritaTerkait
Harga Emas Pegadaian 21 September 2025: Antam, UBS, dan Galeri24 Kompak Meroket
Airlangga: Taman Sains Teknologi Herbal di Sumut Mendukung Riset dan Hilirisasi Industri Nasional
Ulat Ditemukan di Menu MBG SMAN 6 Solo, Sekolah Jokowi Angkat Bicara
Harga Gabah Musim Gadu di Lhok Nga Lampaui HET, Kilang Padi Mon Blang Harapkan Bantuan Mesin Pengering
Tinjau TSTH2 di Humbahas, Menko Zulhas: Kemandirian Pangan Butuh Riset dan Teknologi
Presiden Prabowo Perintahkan Larangan Impor Etanol dan Singkong, Harga Petani Anjlok hingga 60%
komentar
Masuk untuk memberikan atau membalas komentar.
beritaTerbaru