DPR Desak Polisi Bongkar Kasus 995 Senjata di Sekolah Jaksel, Diduga Langgar UU Darurat
JAKARTA Komisi III DPR RI mendesak kepolisian mengusut tuntas penemuan 995 pucuk senjata, amunisi, serta barang bukti lain di sebuah sek
NASIONAL
PEKANBARU – Kebakaran hutan dan lahan (karhutla) di wilayah Kota Dumai, Riau, semakin meluas.
Hingga Sabtu (14/3/2026), kebakaran di Kelurahan Teluk Makmur, Kecamatan Medang Kampai, telah menghanguskan sekitar 40 hektare lahan, yang sebagian besar merupakan semak belukar dan perkebunan kelapa sawit di atas tanah gambut.
Kepala Manggala Agni Daops Sumatera V/Dumai, Chairul Parsaulian Ginting, mengungkapkan bahwa kebakaran terus berkembang sejak Jumat (13/3/2026), dengan penambahan luas area yang terbakar mencapai 15 hektare dalam sehari.Baca Juga:
"Kami sudah menurunkan dua regu Manggala Agni Dumai, dan juga mendapat bantuan dari Manggala Agni Kabupaten Siak," ujar Chairul saat dihubungi melalui pesan WhatsApp pada Sabtu malam.
Kendala Angin Kencang dan Asap Tebal
Tim gabungan yang terdiri dari Manggala Agni, TNI, Polri, dan BPBD Dumai terus berupaya melakukan pemadaman.
Namun, mereka menghadapi beberapa kendala, terutama tiupan angin kencang dan tingginya vegetasi semak belukar yang menyulitkan upaya pemadaman serta memicu kepulan asap tebal.
"Kondisi titik api sudah mulai berkurang, berkat hujan yang turun pada Sabtu siang," jelas Chairul.
Selain itu, mengingat Dumai berada di wilayah pesisir yang berbatasan langsung dengan Malaysia, petugas juga harus bekerja keras untuk mengantisipasi potensi asap lintas batas.
"Asap dari kebakaran kemarin sudah mulai masuk ke Dumai dan mengarah ke Duri, Kabupaten Bengkalis," kata Chairul.
Upaya Pencegahan Dampak Polusi Asap
Mengingat dampak polusi asap yang dapat menyeberang ke negara tetangga, pihak berwenang semakin fokus pada upaya pencegahan meluasnya kebakaran.
JAKARTA Komisi III DPR RI mendesak kepolisian mengusut tuntas penemuan 995 pucuk senjata, amunisi, serta barang bukti lain di sebuah sek
NASIONAL
JAKARTA Wakil Ketua KomisiWakil Ketua Komisi X DPR RI Lalu Hadrian Irfani menilai dugaan pencatutan nama Presiden Prabowo Subianto dalam
POLITIK
JAKARTA Pihak mantan Ketua Yayasan sekolah swasta di Pondok Pinang, Jakarta Selatan, akhirnya buka suara terkait temuan 995 pucuk senjat
NASIONAL
JAKARTA Wacana penerapan hukuman mati bagi koruptor kembali menuai perdebatan. Sejumlah aktivis hak asasi manusia (HAM) menolak usulan t
NASIONAL
JAKARTA Pemerintah memberikan kemudahan bagi pesantren dan sekolah berbasis keagamaan berasrama dalam pelaksanaan Program Makan Bergizi
NASIONAL
JAKARTA Ketua Komisi III DPR RI Habiburokhman mendesak Polda Sumatera Utara mengusut secara tuntas dan transparan kasus meninggalnya WL
NASIONAL
JAKARTA Presiden Prabowo Subianto mengapresiasi berbagai hasil riset dan inovasi yang dipamerkan Badan Riset dan Inovasi Nasional (BRIN)
NASIONAL
JAKARTA Presiden Prabowo Subianto menjajal langsung ketahanan genteng komposit hasil inovasi Badan Riset dan Inovasi Nasional (BRIN) saa
SAINS DAN TEKNOLOGI
JAKARTA Konsil Kesehatan Indonesia (KKI) tengah menelusuri dugaan pelanggaran etik terkait komentar bernada tidak berempati yang dilakuk
NASIONAL
JAKARTA Polres Metro Jakarta Selatan terus menyelidiki temuan ratusan senjata di salah satu yayasan sekolah swasta di kawasan Pondok Pin
HUKUM DAN KRIMINAL