BREAKING NEWS
Jumat, 07 Agustus 2026

Habiburokhman Desak Polda Sumut Usut Tuntas dan Transparan Kasus Tewasnya Eks Istri Polisi

Dharma - Jumat, 07 Agustus 2026 11:16 WIB
Habiburokhman Desak Polda Sumut Usut Tuntas dan Transparan Kasus Tewasnya Eks Istri Polisi
Ketua Komisi III DPR RI Habiburokhman. (Foto: fraksigerindra)
Berita Terkini, Eksklusif di Saluran WhatsApp bitvonline.com
+ Gabung

JAKARTA Ketua Komisi III DPR RI Habiburokhman mendesak Polda Sumatera Utara mengusut secara tuntas dan transparan kasus meninggalnya WL (35), mantan istri seorang anggota polisi, yang ditemukan meninggal akibat luka tembak di Kota Medan.

Habiburokhman mengatakan proses penyelidikan harus dilakukan secara profesional, objektif, dan terbuka, mengingat adanya keraguan serta dugaan kejanggalan yang disampaikan pihak keluarga korban.

"Mengingat adanya keraguan dan kejanggalan yang dirasakan oleh pihak keluarga korban, kami mendesak Polda Sumatera Utara beserta seluruh jajaran kepolisian yang menangani perkara ini untuk mengusut tuntas dan secara transparan," kata Habiburokhman, Jumat (7/8/2026).

Baca Juga:

Ia menegaskan penyelidikan harus menggunakan pendekatan scientific crime investigation sehingga seluruh fakta dalam perkara dapat diungkap secara menyeluruh tanpa ada yang disembunyikan.

Selain itu, Habiburokhman meminta aparat kepolisian mengungkap asal-usul kepemilikan serta penggunaan senjata api yang diduga digunakan dalam peristiwa tersebut.

"Jangan ada sedikit pun fakta yang ditutupi. Proses penyelidikan dan penyidikan harus dilakukan secara objektif, profesional, serta berbasis pendekatan ilmiah. Asal-usul kepemilikan dan penggunaan senjata api dalam peristiwa ini juga harus diungkap secara terang benderang," ujarnya.

Komisi III DPR RI, lanjut Habiburokhman, akan terus mengawal perkembangan penanganan kasus tersebut guna memastikan proses hukum berjalan sesuai aturan serta memberikan rasa keadilan bagi keluarga korban.

"Komisi III DPR RI akan terus mengawal jalannya penanganan kasus ini demi memastikan keadilan bagi korban dan keluarganya, serta menjaga kepercayaan publik terhadap penegakan hukum di Indonesia," tuturnya.

Peristiwa itu terjadi di salah satu kawasan perumahan di Kecamatan Medan Helvetia, Kota Medan, pada Minggu (2/8/2026) sekitar pukul 16.00 WIB. Hingga kini, kepolisian masih mendalami motif di balik meninggalnya korban.

Kapolrestabes Medan Kombes Jean Calvijn Simanjuntak mengatakan hasil autopsi menunjukkan adanya satu luka tembak di bagian kepala korban.

"Hasil autopsi, ada satu luka tembak yang berada di bagian kepala, tapi nanti mungkin ahli saja yang menjelaskan," ujar Jean.

Ia juga menyebut senjata yang ditemukan di lokasi merupakan senjata api jenis revolver. Polisi saat ini masih terus melakukan penyelidikan untuk mengungkap secara utuh rangkaian peristiwa dan memastikan seluruh fakta yang berkaitan dengan kasus tersebut.* (d/dh)

Editor
: Dharma
0 komentar
Tags
beritaTerkait
komentar
Masuk untuk memberikan atau membalas komentar.
beritaTerbaru