Berita Terkini, Eksklusif di Saluran WhatsApp bitvonline.com
+ Gabung
Di sisi lain, CGS International Sekuritas Indonesia mencatat pelemahan bursa Wall Street dan aksi jual investor asing sebagai dua sentimen negatif utama hari ini.
Namun, naiknya harga komoditas seperti nikel, batu bara, dan minyak mentah dipandang sebagai katalis positif.
"IHSG diprediksi bergerak mixed cenderung melemah, dengan kisaran support di 8.065–8.000 dan resistance di 8.190–8.250," terang CGS International.
Panin Sekuritas turut menggarisbawahi bahwa meningkatnya tensi geopolitik antara Amerika Serikat dan Rusia, pelemahan rupiah, serta kembalinya tekanan jual dari dana asing menjadi pemberat pergerakan indeks.
"Untuk hari ini kami memperkirakan IHSG akan melemah, terutama jika tidak mampu bertahan di atas level 8.070," tulis Panin Sekuritas dalam laporan hariannya.
Tags
beritaTerkait
komentar
Masuk untuk memberikan atau membalas komentar.