Bus Rombongan Wisata dari Kisaran Terbalik di Samosir, 2 Penumpang Luka Serius
SAMOSIR Perjalanan pulang rombongan wisata dari Kisaran, Kabupaten Asahan, berubah menjadi kepanikan setelah bus yang mereka tumpangi te
PERISTIWA
SOLO – Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) asal Kota Solo, EANK Solo, kembali menegaskan peran sektor UMKM sebagai penopang utama perekonomian nasional. Usaha yang dirintis oleh Eko S. Muryanto ini sukses menembus pasar internasional berkat inovasi unik mengubah limbah pipa PVC dan akrilik menjadi sangkar burung dan akuarium bernilai ekspor.
Berawal dari keresahan para pecinta burung terhadap sangkar yang mudah rusak dimakan tikus, Eko mencoba memanfaatkan limbah paralon dan akrilik yang banyak terbuang percuma di lingkungan sekitarnya.
Dari ide sederhana itu, lahirlah produk ramah lingkungan dengan daya tahan tinggi yang kini digemari pasar dalam dan luar negeri.Baca Juga:
"Limbah pipa PVC yang orang anggap tak berguna, kami olah jadi kerajinan sangkar dan akuarium berkualitas," ujar Eko S. Muryanto, pendiri EANK Solo, Rabu (8/10).
Produk-produk EANK Solo kini telah merambah Singapura, Taiwan, Brunei Darussalam, dan Malaysia, setelah sebelumnya mendapat sambutan positif dari komunitas pecinta burung dan ikan hias di Tanah Air.
Keberhasilan tersebut tak lepas dari dukungan pembinaan dan akses permodalan dari Bank Rakyat Indonesia (BRI). Sejak 2016, EANK Solo aktif mengikuti berbagai program pemberdayaan melalui Rumah BUMN BRI Solo, serta rutin berpartisipasi dalam BRI UMKM EXPO(RT) sejak 2022.
"Dulu kami termasuk UMKM yang masih gaptek. Di Rumah BUMN BRI Solo kami belajar manajemen usaha, pemasaran digital, hingga branding. Melalui pameran BRI UMKM EXPO(RT), kami akhirnya bertemu langsung dengan buyer luar negeri," tutur Eko.
Selain pembinaan, dukungan pembiayaan melalui Kredit Usaha Rakyat (KUR) BRI juga menjadi faktor penting keberlanjutan produksi. Pendanaan tersebut membantu EANK Solo memenuhi permintaan pasar dan meningkatkan kapasitas produksi.
"KUR sangat membantu kami menambah modal kerja, menjaga kontinuitas produksi, dan meningkatkan kualitas produk. Proses pengajuannya di BRI juga mudah dan cepat," tambahnya.
Saat ini, EANK Solo mampu memproduksi 15–20 unit sangkar ukuran sedang dan 10 unit sangkar besar setiap bulan dengan omzet stabil di kisaran Rp15–25 juta per bulan. Usaha ini juga membuka lapangan kerja bagi warga sekitar dengan melibatkan delapan tenaga kerja, termasuk dua tukang ukir dan empat pengrajin rumahan.
Corporate Secretary BRI Dhanny menegaskan, keberhasilan EANK Solo menjadi bukti nyata dampak program pendampingan BRI terhadap UMKM lokal.
"Melalui pendampingan intensif dan akses KUR yang mudah, kami ingin UMKM mampu naik kelas dan bersaing di pasar global. Inovasi seperti yang dilakukan EANK Solo menunjukkan potensi besar sektor ini sebagai motor penggerak ekonomi lokal," ujar Dhanny.
EANK Solo kini menjadi contoh sukses bagaimana kreativitas dan kemitraan strategis antara UMKM dan lembaga keuangan mampu menciptakan nilai ekonomi sekaligus menjaga kelestarian lingkungan.*
(cn/mt)
SAMOSIR Perjalanan pulang rombongan wisata dari Kisaran, Kabupaten Asahan, berubah menjadi kepanikan setelah bus yang mereka tumpangi te
PERISTIWA
MEDAN Kondisi Gang Cipto di Kelurahan Tanjung Mulia, Kecamatan Medan Deli, yang rusak, bergelombang dan kerap tergenang banjir kembali d
PEMERINTAHAN
MEDAN Keluhan soal Kartu Tanda Penduduk atau KTP rusak yang disampaikan warga dalam kegiatan Sapa Warga Kecamatan Medan Deli, Sabtu (19/
PEMERINTAHAN
SAMOSIR Satu unit bus rombongan wisata asal Kisaran, Kabupaten Asahan, terbalik di Desa Boho, Kecamatan Sianjur MulaMula, Kabupaten Sam
PERISTIWA
SAMOSIR Satu unit bus yang membawa rombongan wisata dari Kisaran, Kabupaten Asahan, mengalami kecelakaan tunggal hingga terbalik di Desa
PERISTIWA
ASAHAN Polisi mengamankan tiga remaja yang diduga merupakan bagian dari kelompok geng motor dan hendak melakukan tawuran di Jalan Marah
HUKUM DAN KRIMINAL
TOBA Dua mahasiswa, Ruth Aprina (18) dan Lia Franika Sitorus (26), tewas setelah sepeda motor yang mereka tumpangi terlibat kecelakaan d
PERISTIWA
LANGKAT Kejaksaan Negeri (Kejari) Langkat membantah pernyataan mantan Kepala Dinas Pendidikan Langkat, Saiful Abdi, yang mengaku didatan
HUKUM DAN KRIMINAL
ASAHAN Polres Tanjungbalai memeriksa seorang oknum polisi yang diamankan warga setelah ditemukan berada di dalam mobil bersama dua perem
PERISTIWA
MEDAN Sejumlah warga menyampaikan keluhan terkait banjir, jalan rusak, drainase, bantuan sosial hingga pelayanan administrasi kependuduk
PEMERINTAHAN