9 WNI Relawan Global Sumud Flotilla Dibebaskan, Ini Kesaksian Korban: Udah Nggak Kuat Gua
JAKARTA Sebanyak sembilan warga negara Indonesia (WNI) yang tergabung dalam misi kemanusiaan Global Sumud Flotilla (GSF) 2026 telah dibeba
NASIONAL
MEDAN – Pemerintah Provinsi (Pemprov) Sumatera Utara (Sumut) terus mempercepat pembangunan rumah bersubsidi bagi Masyarakat Berpenghasilan Rendah (MBR) dengan berbagai strategi konkret.
Pada tahun 2025, Pemprov menargetkan pembangunan sebanyak 20.000 unit rumah bersubsidi di berbagai daerah di Sumut sebagai upaya nyata meningkatkan kesejahteraan masyarakat.
Kepala Bidang Perumahan Dinas Perumahan Kawasan Permukiman Sumut, Bustami Rangkuti, menyampaikan bahwa program ini merupakan komitmen pemerintah untuk menyediakan hunian yang layak dan terjangkau, sekaligus mendorong pertumbuhan ekonomi dan penciptaan lapangan kerja baru.Baca Juga:
"Melalui program ini, masyarakat berpenghasilan rendah dapat memiliki rumah tanpa terbebani biaya tinggi. Ini tidak hanya meningkatkan taraf hidup, tapi juga menggerakkan ekonomi daerah," kata Bustami saat dialog interaktif di Pro 1 RRI Medan, Kamis (23/10/2025).
Bustami menjelaskan, di bawah kepemimpinan Gubernur Bobby Nasution, Pemprov Sumut memastikan bahwa penerima manfaat benar-benar berasal dari kalangan MBR yang memenuhi kriteria.
Berdasarkan data Dinas Perkim Sumut, backlog kebutuhan rumah layak di Sumut mencapai sekitar 320.000 unit pada tahun 2025.
"Untuk mengatasi backlog ini, Pemprov bekerja sama dengan pengembang swasta dan perbankan, khususnya Bank BTN dan Bank Sumut," ujarnya.
Hingga Oktober 2025, realisasi pembangunan rumah bersubsidi telah mencapai 8.161 unit yang tersebar di sejumlah daerah, antara lain Deli Serdang, Simalungun, Pematang Siantar, Binjai, Asahan, Langkat, Tebing Tinggi, Labuhan Batu, Batu Bara, Medan, Tapanuli Tengah, Tanjung Balai, Serdang Bedagai, Dairi, dan Karo.
Selain itu, Pemprov juga telah mengidentifikasi sejumlah lahan milik pemerintah daerah yang potensial untuk dikembangkan menjadi kawasan hunian baru bagi masyarakat berpenghasilan rendah.
Sementara itu, Pemimpin Bidang Kualitas Monitoring Divisi Ritel PT Bank Sumut, Ahmad Abdullah, menjelaskan bahwa program rumah subsidi di Sumut adalah bagian dari Program Nasional Kementerian Perumahan dan Kawasan Permukiman, yang menargetkan pembangunan 3 juta rumah pada periode 2025–2029.
"Untuk Sumut, target pembangunan rumah subsidi tahun ini mencapai 20.000 unit, dengan dukungan tambahan dari Menteri Maruar Sirait sebanyak 5.000 unit," jelas Ahmad Abdullah.
Bank Sumut sendiri mendapat porsi target pembangunan sebanyak 3.000 unit rumah subsidi. Hingga Oktober 2025, sudah terealisasi sekitar 1.000 unit, dan pihaknya menargetkan pembangunan tambahan 2.000 unit rumah sampai akhir tahun.
JAKARTA Sebanyak sembilan warga negara Indonesia (WNI) yang tergabung dalam misi kemanusiaan Global Sumud Flotilla (GSF) 2026 telah dibeba
NASIONAL
MEDAN Gubernur Sumatera Utara Bobby Nasution angkat bicara terkait penangkapan seorang aparatur sipil negara (ASN) di lingkungan Pemerin
HUKUM DAN KRIMINAL
JAKARTA Markas Besar Tentara Nasional Indonesia (Mabes TNI) memberangkatkan 744 prajurit untuk bergabung dalam Satgas Kontingen Garuda (
NASIONAL
MEDAN Dugaan kasus pemerasan yang menyeret nama Kepala Kejaksaan Negeri Medan, Ridwan Sujana Angsar, kian melebar. Setelah kontraktor Hi
HUKUM DAN KRIMINAL
SIMALUNGUN Bupati Simalungun, Anton Achmad Saragih, mengajak seluruh unsur Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda) untuk memperkuat
PEMERINTAHAN
JAKARTA Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) menilai mekanisme pengukuran capaian program Makan Bergizi Nasional (MBG) yang dijalankan Badan
NASIONAL
JAKARTA Nilai tukar rupiah kembali melemah terhadap dolar Amerika Serikat (AS) pada perdagangan Jumat, 22 Mei 2026, di tengah sikap hatih
EKONOMI
JAKARTA Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) kembali dibuka melemah pada perdagangan Jumat, 22 Mei 2026, dan bergerak mendekati level psikol
EKONOMI
MEDAN Gubernur Sumatera Utara Bobby Nasution memberikan peringatan keras kepada seluruh organisasi perangkat daerah (OPD) di lingkungan
PEMERINTAHAN
SEOUL Jaksa Korea Selatan mengajukan surat perintah penangkapan terhadap Kim Se Ui, kepala kanal YouTube Garosero Research Institute, at
ENTERTAINMENT