BREAKING NEWS
Sabtu, 02 Mei 2026

Said Abdullah: Redenominasi Rupiah Harus Hati-hati, Jangan Picu Inflasi

Abyadi Siregar - Selasa, 11 November 2025 20:25 WIB
Said Abdullah: Redenominasi Rupiah Harus Hati-hati, Jangan Picu Inflasi
Ketua Badan Anggaran (Banggar) DPR RI, Said Abdullah. (foto: mh_said_abdullah/ig)
Berita Terkini, Eksklusif di Saluran WhatsApp bitvonline.com
+ Gabung

JAKARTA — Ketua Badan Anggaran (Banggar) DPR RI, Said Abdullah, menekankan agar rencana redenominasi Rupiah dilakukan secara hati-hati dan dengan persiapan matang, guna menghindari potensi lonjakan harga oleh pelaku pasar.

Said menyarankan Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa untuk terlebih dahulu membenahi aspek ekonomi sebelum kebijakan ini diterapkan.

"Kita pastikan aspek kestabilan ekonomi kita dulu. Kalau aspek teknis pemerintah itu belum siap, maka inflasi yang terjadi," ujar Said kepada wartawan di Jakarta, Selasa (11/11/2025).

Baca Juga:

Selain itu, Said menekankan pentingnya proses sosialisasi agar seluruh pihak terkait memahami langkah yang diambil, sehingga pembahasan RUU redenominasi bisa berjalan lancar.

"Kalau punya pemahaman yang sama, baru itu dapat dilakukan pembahasan undang-undangnya," tambahnya.

Hal senada disampaikan Ekonom sekaligus Direktur Ekonomi Digital Center of Economics and Law Studies (Celios), Nailul Huda.

Nailul menilai Bank Indonesia (BI) seharusnya mengambil peran utama dalam proses redenominasi, termasuk mengajukan usulan ke DPR.

"Saya melihat bahwa narasi ini lebih tepat disampaikan oleh otoritas moneter. Bank Indonesia seharusnya menjadi lead dengan usulan UU dari parlemen, tentunya dengan koordinasi pemerintah," ujarnya, Selasa (11/11/2025).

Sementara itu, Menkeu Purbaya Yudhi Sadewa menegaskan bahwa kebijakan redenominasi belum akan diterapkan dalam waktu dekat.

Ia menambahkan bahwa pemberlakuan kebijakan ini merupakan wewenang Bank Indonesia, sehingga tidak bisa dilaksanakan sepihak.

Redenominasi Rupiah sendiri sebelumnya sempat menjadi wacana pemerintah untuk menyederhanakan nominal rupiah agar lebih mudah digunakan dalam transaksi sehari-hari.

Namun, langkah ini tetap membutuhkan persiapan matang dan koordinasi lintas lembaga agar stabilitas ekonomi terjaga.*


(di/ad)

Editor
: Raman Krisna
0 komentar
Tags
beritaTerkait
DPR Candai Bahlil Lahadalia Bisa Jadi Wapres, Ini Respons Santainya
Bobby Nasution Susun Strategi Perluas PAD Sumut: Pajak Digital, Aset Produktif, dan UMKM Naik Kelas!
Heboh! Wakil Ketua DPRK Simeulue Terjaring Razia Narkoba di Hollywings Medan, Positif Ekstasi
Lampung Menjadi Provinsi Dengan Inflasi Terendah Secara Nasional 0,30 %
Pj Sekdaprov Sumut Hadiri Rakor Pengendalian Inflasi 2025, Sumut Catat Inflasi 3,39%
Rupiah Akan Disederhanakan, Pemerintah Kebut RUU Redenominasi Hingga 2027
komentar
Masuk untuk memberikan atau membalas komentar.
beritaTerbaru