BREAKING NEWS
Selasa, 02 Juni 2026

Inalum Genjot Transformasi Hijau untuk Menang di Persaingan Global

Raman Krisna - Jumat, 14 November 2025 14:29 WIB
Inalum Genjot Transformasi Hijau untuk Menang di Persaingan Global
PT Indonesia Asahan Aluminium (INALUM) kembali menggelar ajang tahunan Technology Innovation Seminar (TIS) 2025. (Foto : Dok.SindoNews)
Berita Terkini, Eksklusif di Saluran WhatsApp bitvonline.com
+ Gabung

MEDAN- PT Indonesia Asahan Aluminium (Inalum) mempertegas ambisi menjadi pemain aluminium berstandar global melalui penguatan inovasi hijau.

Komitmen ini kembali ditegaskan dalam Technology Innovation Seminar (TIS) 2025, yang pada tahun ini mengusung tema "Sharpening Competitiveness for a Sustainable and Green Smelter."

Direktur Operasi Inalum Ivan Emirsyam mengatakan TIS tidak sekadar arena adu gagasan, melainkan penanda arah baru perusahaan yang memprioritaskan efisiensi energi, modernisasi smelter, dan transformasi hijau industri logam dasar nasional.

Baca Juga:

"Kita apresiasi seluruh insan Inalum yang telah menunjukkan semangat tinggi menghadirkan ide inovatif berdampak nyata bagi perusahaan," ujar Ivan dalam keterangan tertulis, Jumat, 14 November 2025.

Menurut Ivan, transformasi hijau bukan lagi pilihan, melainkan syarat untuk bertahan di tengah pasar global aluminium yang semakin kompetitif dan sensitif terhadap isu karbon.

Penyelenggaraan TIS tahun ini dibuat lebih inklusif dengan melibatkan pegawai dari seluruh anak perusahaan Inalum Group.

Dari 166 peserta dalam 73 tim, tersisa 10 tim semifinalis, sebelum akhirnya enam tim berhak mempresentasikan inovasi terbaik di hadapan dewan juri.

Setiap gagasan, kata Ivan, dihasilkan melalui riset jangka panjang yang berfokus pada:

-penghematan energi

-modernisasi lini produksi

-peningkatan keselamatan kerja

-dan efisiensi operasional berbasis teknologi rendah emisi

Teknologi yang lahir dari TIS bukan sekadar konsep.

Beberapa inovasi telah langsung diadopsi dalam operasional perusahaan.

Salah satu yang menonjol adalah upgrading tungku 2 dari 195 kA menjadi 235 kA. Kenaikan kapasitas itu memungkinkan peningkatan produksi molten metal hingga 110 ton per tungku per tahun, yang berdampak langsung pada kenaikan pendapatan perusahaan.

Inalum juga menyebutkan sejumlah inovasi lain yang telah diimplementasikan dari ajang serupa pada tahun-tahun sebelumnya, seperti:

-modifikasi turbin

-Rod Straightening Machine

-konversi BBM ke gas alam

-hingga Upgrading Cover Pot untuk efisiensi panas

-Inalum Bidik Status "World-Class Green Smelter"

Ivan menekankan bahwa TIS merupakan bagian dari strategi besar Inalum menuju status smelter hijau berkelas dunia, sekaligus mendukung kebijakan hilirisasi mineral nasional yang menekankan efisiensi dan keberlanjutan.

"Penyelenggaraan TIS 2025 menegaskan langkah Inalum memperkuat budaya inovasi, sekaligus menajamkan daya saing demi visi menjadi pionir industri aluminium nasional yang berkelas dunia," ujar Ivan.

Melalui tema tahun ini, Inalum ingin menempatkan inovasi sebagai fondasi untuk menghadapi tantangan industri, mulai dari tuntutan emisi karbon rendah, ketergantungan teknologi, hingga persaingan ketat dengan produsen aluminium global.*


(an/um)

Editor
: Adelia Syafitri
0 komentar
Tags
beritaTerkait
Kejati Sumut Geledah Kantor PT Inalum Terkait Dugaan Korupsi Penjualan Aluminium ke PT PASU
INALUM Tajamkan Daya Saing Lewat Inovasi Hijau di TIS 2025
INALUM Tanam 600 Pohon, Tanda Dimulainya Penghijauan 500 Hektar di DTA Danau Toba
INALUM Latih Petani Toba dengan Metode Tani Nusantara: Dorong Pertanian Berkelanjutan dan Konservasi Alam
Pemkab Toba Kunjungi INALUM: Bahas Kolaborasi dan Pembangunan Daerah Toba
INALUM dan PJT I Perkuat Konservasi Danau Toba Lewat Penanaman Pohon dan Pembibitan Modern
komentar
Masuk untuk memberikan atau membalas komentar.
beritaTerbaru