Korban Dugaan Keracunan MBG di Sidoarjo Terus Bertambah, BGN Buka Suara
SIDOARJO Jumlah santri Pondok Pesantren Manbaul Hikam, Tanggulangin, Sidoarjo, Jawa Timur, yang diduga mengalami keracunan setelah menya
NASIONAL
PADANGSIDIMPUAN – Aparat gabungan menemukan sebanyak 6,8 kilogram narkotika jenis ganja saat menggelar razia di Lapas Kelas IIB Salambue, Kota Padangsidimpuan, Sumatera Utara. Dalam pengungkapan tersebut, empat narapidana yang diduga terkait kepemilikan barang haram itu turut diamankan untuk menjalani pemeriksaan lebih lanjut.
Kapolres Padangsidimpuan AKBP Wira Prayatna mengatakan, penemuan ganja bermula dari razia gabungan yang melibatkan Polres Padangsidimpuan, Kodim, Satpol PP, serta pihak Lapas Kelas IIB Salambue.
Razia tersebut digelar atas permintaan pihak lapas sebagai langkah memperkuat pengawasan dan mencegah peredaran narkotika di dalam lingkungan pemasyarakatan.Baca Juga:
"Dalam kegiatan razia ditemukan enam bal narkotika golongan I jenis ganja dengan total berat mencapai 6,8 kilogram yang disembunyikan di ruang instalasi listrik lapas," ujar Wira, Senin (1/6/2026).
Petugas awalnya melakukan pemeriksaan di sejumlah kamar hunian yang berada di Blok E dan Blok F. Dari lokasi tersebut, tim gabungan menemukan sejumlah barang yang diduga berkaitan dengan penyalahgunaan narkotika.
Barang bukti yang ditemukan antara lain dua alat hisap sabu atau bong, plastik klip kosong, lima kaca pireks, pipet, sambungan kabel, kepala pengisi daya hingga beberapa unit power bank.
Pemeriksaan kemudian dilanjutkan ke area hunian maksimum keamanan (maximum security). Saat itulah petugas menemukan satu karung putih berisi dua bal ganja dan satu kantong plastik merah yang berisi empat bal ganja lainnya.
Seluruh barang bukti tersebut ditemukan tersimpan di ruang instalasi listrik yang berada di area lapas.
Berdasarkan hasil penyelidikan awal, polisi kemudian mengamankan empat narapidana yang diduga menjadi pemilik barang haram tersebut. Keempat napi itu berinisial ZH (34), AH (46), FT (32), dan AR (45).
Diketahui, seluruh terduga pelaku merupakan narapidana yang tengah menjalani hukuman dalam kasus narkotika.
Saat ini keempat napi telah dibawa ke Polres Padangsidimpuan guna menjalani pemeriksaan intensif. Polisi juga masih melakukan pengembangan untuk mengungkap asal-usul ganja serta kemungkinan adanya jaringan peredaran narkotika yang beroperasi dari dalam lapas.
Pihak kepolisian menegaskan akan terus berkoordinasi dengan pihak pemasyarakatan guna mempersempit ruang gerak peredaran narkoba di dalam lembaga pemasyarakatan dan memastikan proses hukum berjalan sesuai ketentuan yang berlaku.*
SIDOARJO Jumlah santri Pondok Pesantren Manbaul Hikam, Tanggulangin, Sidoarjo, Jawa Timur, yang diduga mengalami keracunan setelah menya
NASIONAL
MEDAN Wakil Wali Kota Medan H. Zakiyuddin Harahap menghadiri Rapat Koordinasi Awal (Rakor) Gugus Tugas Reforma Agraria (GTRA) Provinsi S
PEMERINTAHAN
MEDAN Kepala Dinas Sosial Kota Medan, Khoiruddin Rangkuti, menegaskan penentuan maupun perubahan peringkat desil 1 hingga 10 dalam Data
PEMERINTAHAN
MEDAN Wakil Gubernur Sumatera Utara Surya menegaskan pelaksanaan reforma agraria tidak boleh berhenti pada persoalan sertifikat dan kepa
NASIONAL
SIDOARJO Ratusan santri Pondok Pesantren Manba&039ul Hikam, Desa Putat, Kecamatan Tanggulangin, Kabupaten Sidoarjo, Jawa Timur, mengal
PERISTIWA
MEDAN Subdit II Direktorat Reserse Narkoba Polda Sumatera Utara menangkap seorang warga Desa Klambir V Kebun, Kecamatan Hamparan Perak,
HUKUM DAN KRIMINAL
MEDAN Mantan Kepala Bidang (Kabid) Perkebunan Dinas Pertanian Mandailing Natal, Fauzan Lubis, divonis bebas dalam perkara dugaan korupsi
HUKUM DAN KRIMINAL
MEDAN Operasional penerbangan di Bandara Internasional Kualanamu, Deli Serdang, Sumatera Utara, kembali normal pada Rabu, 2 September 20
NASIONAL
MEDAN Guru SD Negeri 060807 Medan berinisial DAL mengundurkan diri setelah dilaporkan orang tua siswa ke Dinas Pendidikan (Disdik) Kota
PENDIDIKAN
MEDAN Ketua Dharma Wanita Persatuan (DWP) Provinsi Sumatera Utara, Boya Yanti Gultom, mengajak seluruh anggota menjadikan akhlak Rasulul
PEMERINTAHAN