BREAKING NEWS
Selasa, 02 Juni 2026

KSP-PB Tolak Kenaikan UMP 2026 Sebesar 3,5 Persen: “Naik Rp80 Ribu, Jahat Benar Negeri Ini”

- Selasa, 18 November 2025 14:00 WIB
KSP-PB Tolak Kenaikan UMP 2026 Sebesar 3,5 Persen: “Naik Rp80 Ribu, Jahat Benar Negeri Ini”
Presiden Konfederasi Serikat Pekerja Indonesia (KSPI) yang juga Presiden Partai Buruh, Said Iqbal. (foto: CNBC Indonesia/Faisal Rahman)
Berita Terkini, Eksklusif di Saluran WhatsApp bitvonline.com
+ Gabung

Menurutnya, besaran kenaikan tersebut bertolak belakang dengan semangat Presiden Prabowo Subianto yang berulang kali menegaskan pentingnya meningkatkan daya beli masyarakat sebagai penggerak pertumbuhan ekonomi.

"Bagaimana daya beli bisa meningkat kalau nilai upah murah dengan indeks tertentu hanya 0,2 sampai 0,7?" tutur Said.

KSP-PB dan KSPI menegaskan akan terus menolak formula kenaikan UMP jika tidak mencerminkan kebutuhan hidup layak dan tidak sejalan dengan upaya pemulihan daya beli buruh di seluruh Indonesia.*


(bb/ad)

Editor
:
0 komentar
Tags
beritaTerkait
Kisah Inspiratif Suareska Ginting: Dari Warung Kelontong ke Pusat Layanan Keuangan, Angkat Ekonomi Desa
Rupiah Melemah ke Rp16.750 per Dolar AS, Investor Tunggu Data Nonfarm Payrolls AS
Prabowo Bahas Target Ekonomi 8 Persen dalam Pertemuan dengan Wakil Ketua DPR di Istana
Utang Luar Negeri Indonesia Kuartal III 2025 Menurun Jadi US$424,4 Miliar
Demo Buruh Hari Ini di Silang Selatan Monas, 1.963 Polisi Tanpa Senjata Diturunkan
Purbaya Optimistis Ekonomi RI Tembus 6 Persen pada 2026
komentar
Masuk untuk memberikan atau membalas komentar.
beritaTerbaru