Prakiraan Cuaca Jakarta: Sebagian Wilayah Berpotensi Hujan Sedang
JAKARTA Cuaca di wilayah DKI Jakarta pada hari ini diprakirakan didominasi hujan dengan intensitas ringan hingga sedang. Suhu udara berk
NASIONAL
JAKARTA — Nilai tukar rupiah kembali tergelincir pada pembukaan perdagangan Kamis, 20 November 2025.
Bergerak di tengah menguatnya dolar Amerika Serikat (AS) dan tekanan eksternal kawasan Asia, rupiah dibuka melemah 0,22 persen ke posisi Rp16.745 per dolar AS berdasarkan data Bloomberg pukul 09.08 WIB.
Kinerja rupiah berada searah dengan sebagian besar mata uang Asia lainnya.Baca Juga:
Yen Jepang terkoreksi 0,18 persen, dolar Singapura turun 0,05 persen, dolar Taiwan melemah 0,02 persen, won Korea Selatan turun 0,07 persen, sementara peso Filipina anjlok 0,24 persen.
Yuan China turun 0,04 persen dan ringgit Malaysia melemah 0,18 persen. Baht Thailand mengikuti dengan koreksi tipis 0,06 persen.
Hanya sedikit mata uang yang berhasil bertahan. Rupee India menguat 0,02 persen, sementara dolar Hong Kong naik hingga 0,09 persen.
Penguatan dolar AS dipicu notulen rapat Federal Reserve yang menunjukkan bank sentral belum melihat kemungkinan pemotongan suku bunga pada Desember.
Indeks dolar naik 0,5 persen semalam dan kembali mendaki pagi ini ke level 100,24.
Sikap hati-hati The Fed membuat pasar menahan ekspektasi pelonggaran kebijakan moneter.
Probabilitas pemotongan suku bunga Desember di pasar AS kini turun di bawah 25 persen, jauh dari prediksi sebulan sebelumnya yang sempat mendekati kepastian.
Di Asia, tekanan paling besar menimpa yen Jepang yang jatuh ke level 157,18 per dolar, titik terlemah dalam sepuluh bulan terakhir.
Pernyataan Menteri Keuangan Satsuki Katayama bahwa tidak ada pembahasan khusus mengenai kebijakan valuta asing memperkuat kekhawatiran pasar.
Yen telah terdepresiasi sekitar 6 persen sejak Perdana Menteri Sanae Takaichi terpilih, meski imbal hasil obligasi Jepang meningkat.
Pasar menilai rencana stimulus pemerintah membutuhkan beban pinjaman besar yang menimbulkan ketidaknyamanan investor.
"Sedang berlangsung narasi 'Jual Jepang' yang tidak bisa diabaikan," kata Vishnu Varathan, Kepala Riset Mizuho Asia, menilai relasi pasar sudah tidak stabil.
Selain yen, mata uang Eropa dan Australia juga mengalami pelemahan setelah notulen The Fed dirilis.
Pasar kini mengalihkan perhatian ke Selandia Baru, yang diperkirakan akan menurunkan suku bunga pada minggu depan.
Bagi Indonesia, pelemahan rupiah kali ini merupakan respons pasar terhadap dinamika eksternal yang belum mereda, kombinasi dari penguatan dolar, ketidakpastian moneter global, dan tekanan regional.*
(bi/ad)
JAKARTA Cuaca di wilayah DKI Jakarta pada hari ini diprakirakan didominasi hujan dengan intensitas ringan hingga sedang. Suhu udara berk
NASIONAL
BANDUNG Sebagian besar wilayah di Provinsi Jawa Barat diprakirakan mengalami hujan ringan hingga hujan sedang pada hari ini. Suhu udara
NASIONAL
YOGYAKARTA Cuaca di seluruh wilayah Daerah Istimewa Yogyakarta pada hari ini diprakirakan didominasi hujan ringan dengan suhu udara berk
NASIONAL
DENPASAR Cuaca di sejumlah wilayah Provinsi Bali diprakirakan didominasi hujan ringan dan kondisi berawan pada hari ini. Suhu udara di s
NASIONAL
JAKARTA Penemuan bayi perempuan berusia dua hari di gerobak nasi uduk Pasar Minggu, Jakarta Selatan, menimbulkan misteri baru. Sebelumny
PERISTIWA
JAKARTA Pemerintah resmi membuka kembali seleksi jabatan Direktur Jenderal Imigrasi dan Kepala Badan Pengembangan Sumber Daya Manusia (B
NASIONAL
DELI SERDANG SMK Negeri 1 Beringin resmi ditetapkan sebagai SMK Model Pembelajaran PM (Pendidikan Modern) dan KKA (Kurikulum Kompetensi
PENDIDIKAN
PADANGSIDIMPUAN Unit Resmob Sat Reskrim Polres Padangsidimpuan berhasil mengungkap kasus pencurian mobil yang terjadi di wilayah hukum P
HUKUM DAN KRIMINAL
BINJAI Himpunan Mahasiswa Islam (HMI) Cabang Binjai melalui Bidang Perguruan Tinggi, Kemahasiswaan, dan Pemuda (PTKP) menuntut aparat pe
NASIONAL
MAKASSAR Komisi Kepolisian Nasional (Kompolnas) turun langsung ke Makassar untuk menelusuri kasus meninggalnya remaja Bertrand Eka Prase
HUKUM DAN KRIMINAL