Berita Terkini, Eksklusif di Saluran WhatsApp bitvonline.com
+ Gabung
"Kualitas bulu bebek lokal dinilai belum memenuhi standar industri. Kebanyakan hanya bisa dipakai untuk kerajinan tangan," ucap Gigih.
Tak hanya India, dua merek shuttlecock produksinya—Belkhoin dan MP—juga merambah pasar Arab Saudi pada April lalu.
Pengiriman perdana ini diharapkan membuka peluang pemesanan rutin dari distributor Timur Tengah.
"Soal kualitas shuttlecock itu subjektif. Tidak ada yang benar-benar bagus atau jelek, sama seperti merek rokok—cocok-cocokan," ujar Gigih yang telah menekuni dunia badminton sejak usia sembilan tahun.*
(k/dh)
Tags
beritaTerkait
komentar
Masuk untuk memberikan atau membalas komentar.