Zikir HDA ke-21 Sempat Ricuh, Polda Aceh Klaim Situasi Kembali Terkendali
BANDA ACEH Polda Aceh memastikan situasi dan kondisi di Aceh tetap kondusif setelah pelaksanaan zikir dalam rangka memperingati Hari Damai
NASIONAL
JAKARTA — Pemerintah kembali menggagalkan pemasukan beras ilegal yang diduga berasal dari Thailand ke kawasan Free Trade Zone (FTZ) Batam.
Sedikitnya 40,4 ton beras dan dua ton minyak goreng disita aparat setelah laporan masuk ke kanal pengaduan Lapor Pak Amran.
Menteri Pertanian Andi Amran Sulaiman menegaskan bahwa meski Batam berada dalam kawasan perdagangan bebas, wilayah itu tetap berada di bawah yurisdiksi penuh Republik Indonesia.Baca Juga:
Karena itu, setiap barang yang keluar-masuk tetap wajib mengikuti aturan nasional.
"Betul ini FTZ, tetapi tetap wilayah Republik Indonesia. Daerah ini sensitif. Karena itu penindakan harus tegas dan untuk kepentingan kita bersama," ujar Amran di kediamannya, Selasa, 25 November 2025.
Amran menegaskan pemerintah sedang mendorong program swasembada pangan secara nasional.
Masuknya beras ilegal dianggap berpotensi merusak motivasi petani dan mengganggu stabilitas produksi dalam negeri.
Ia menuturkan telah berkoordinasi dengan Wali Kota Batam, Gubernur Kepulauan Riau, Kapolda, hingga Pangdam untuk penanganan berkelanjutan.
"Ini kepentingan masyarakat Indonesia, masyarakat Kepri, Batam, Aceh. Tahun depan kita harap ada solusi permanen menuju swasembada," katanya.
Selain beras, Amran juga menyoroti masuknya minyak goreng selundupan, padahal Indonesia merupakan produsen minyak sawit terbesar keempat di dunia.
"Kita produsen terbesar dunia, tetapi kenapa minyak goreng ilegal bisa masuk? Ini perhatian kita semua," ujarnya.
Amran memastikan pemerintah akan menindak tegas jalur-jalur tikus di sekitaran FTZ Batam yang diduga dimanfaatkan untuk pemasukan barang ilegal.
"Kebijakan nasional harus diikuti seluruh Indonesia," tegasnya.
Kementerian Pertanian menyebut temuan beras ilegal ini merupakan bagian dari rangkaian pengawasan yang diperketat dalam beberapa pekan terakhir.
Sebelumnya, pemerintah juga menggagalkan impor ilegal 250 ton beras asal Thailand di FTZ Sabang.
Beras tersebut diketahui masuk tanpa persetujuan impor (PI) dari Mentan.
Gudang penyimpanan milik PT Multazam Sabang Group pun telah disegel aparat.
Menurut Amran, yang menjadi fokus pemerintah bukan semata jumlah komoditas yang diselundupkan, tetapi dampaknya terhadap petani dan kedaulatan pangan nasional.
"Bukan nilai 40 tonnya. Yang harus kita jaga adalah semangat 115 juta petani kita. Jangan sampai motivasi mereka rusak karena beras ilegal," ujarnya.
Pemerintah memastikan penanganan kasus ini tidak berhenti pada penyitaan.
Investigasi lanjutan akan dilakukan bersama aparat penegak hukum untuk mengurai jaringan pelaku penyelundupan pangan.*
(bb/ad)
BANDA ACEH Polda Aceh memastikan situasi dan kondisi di Aceh tetap kondusif setelah pelaksanaan zikir dalam rangka memperingati Hari Damai
NASIONAL
BANDA ACEH Satu unit Toyota Fortuner bernomor polisi BL 1246 NK terbakar saat terjebak kemacetan di Jalan Residence Danubroto, Gampong Geu
PERISTIWA
BINJAI Calon Pasukan Pengibar Bendera Pusaka (Paskibraka) tingkat Kota Binjai tahun 2026 mendapat pembekalan mengenai revolusi mental se
PENDIDIKAN
BANDA ACEH Cuaca di sejumlah wilayah Aceh pada Minggu (16/8/2026) diprakirakan didominasi kondisi berawan. Namun, beberapa daerah berpoten
NASIONAL
MEDAN Cuaca di sejumlah wilayah Sumatera Utara pada Minggu (16/8/2026) diprakirakan bervariasi, mulai dari berawan hingga hujan ringan. Su
NASIONAL
JAKARTA Cuaca di seluruh wilayah DKI Jakarta pada Minggu (16/8/2026) diprakirakan didominasi kondisi cerah berawan. Suhu udara diperkiraka
NASIONAL
BANDUNG Cuaca di sejumlah wilayah Jawa Barat pada Minggu (16/8/2026) diprakirakan bervariasi, mulai dari cerah berawan hingga hujan ringan
NASIONAL
YOGYAKARTA Cuaca di sejumlah wilayah Daerah Istimewa Yogyakarta (DIY) pada Minggu (16/8/2026) diprakirakan didominasi kondisi berawan dan
NASIONAL
DENPASAR Cuaca di sejumlah wilayah Provinsi Bali pada Minggu (16/8/2026) diprakirakan didominasi kondisi cerah. Namun, beberapa daerah ber
NASIONAL
MEDAN Dewan Pimpinan Cabang (DPC) Partai Kebangkitan Nusantara (PKN) Kota Binjai dan Kabupaten Langkat menghadiri Rapat Koordinasi Nasio
POLITIK