BREAKING NEWS
Selasa, 27 Januari 2026

Bappenas Soroti Transformasi Sistem Pangan dan Gizi: Target 2045 Butuh Kebijakan Lebih Komprehensif

Raman Krisna - Jumat, 28 November 2025 14:22 WIB
Bappenas Soroti Transformasi Sistem Pangan dan Gizi: Target 2045 Butuh Kebijakan Lebih Komprehensif
Kepala Bappenas, Rachmat Pambudy. (Foto: Dok. Bappenas)
Berita Terkini, Eksklusif di Saluran WhatsApp bitvonline.com
+ Gabung

JAKARTA- Menteri Perencanaan Pembangunan Nasional/ Kepala Bappenas, Rachmat Pambudy, menegaskan bahwa arah pembangunan pangan dan kesehatan Indonesia, khususnya sektor gizi, harus dirancang secara lebih komprehensif.

Pernyataan tersebut disampaikan dalam forum Pra-WNPG XII yang digelar bersama Badan Gizi Nasional (BGN) pada Jumat, 28 November 2025.

"Beberapa isu dan tantangan yang terjadi mengindikasikan perlunya intervensi dan tata kelola berkelanjutan untuk mentransformasi sistem pangan dan gizi di Indonesia," kata Rachmat.

Baca Juga:

Ia menekankan bahwa pembangunan pangan dan kesehatan harus peka terhadap dinamika ancaman global, mulai dari perubahan iklim, transisi demografi, konflik geopolitik, hingga percepatan inovasi teknologi kesehatan.

Ancaman Kerawanan Pangan dan Triple Burden Masih Menghantui

Hingga 2025, tercatat 81 kabupaten/kota masih berada dalam kategori rawan pangan.

Kondisi ini diperparah triple planetary crisis perubahan iklim, kehilangan biodiversitas, serta polusi dan degradasi lingkungan.

Indonesia juga menghadapi triple burden of malnutrition. Data Survei Status Gizi Indonesia 2024 mencatat:

Stunting: 19,8%

Underweight: 16,8%

Wasting: 7,4%

Overweight: 3,4%

Editor
: Adelia Syafitri
0 komentar
Tags
beritaTerkait
Bali Perkuat Kemandirian Energi, Pangan, dan Air: Koster Paparkan Program Strategis ke Bappenas
BPS Ungkap Produksi Beras dan Padi Naik Dua Digit, Jawa Timur Jadi Jawara
Polri Proyeksikan Panen Jagung 751.442 Ton Dukung Ketahanan Pangan Nasional
Bapanas Pastikan Indonesia Mandiri Pangan, Buka Peluang Jadi Lumbung Pangan Dunia
Dorong Pembangunan Strategis Daerah, Bupati Tapsel Temui Kepala Bappenas
Indonesia Berduka, Ekonom Senior Kwik Kian Gie Tutup Usia di Usia 90 Tahun
komentar
Masuk untuk memberikan atau membalas komentar.
beritaTerbaru