Airlangga juga menambahkan, komoditas lain seperti kelapa sawit akan turut dibahas dalam perjanjian perdagangan melalui mekanisme eksekutif order.
Dengan perkembangan ini, Indonesia diharapkan mampu memperkuat posisi sebagai pemasok global mineral strategis, sekaligus membuka peluang investasi baru dari perusahaan-perusahaan AS di sektor mineral kritis.*