BREAKING NEWS
Jumat, 27 Februari 2026

Dari Nikel hingga Sawit, AS Ingin Akses Mineral Strategis Indonesia: Perjanjian Ditargetkan Januari 2026

Raman Krisna - Jumat, 26 Desember 2025 21:39 WIB
Dari Nikel hingga Sawit, AS Ingin Akses Mineral Strategis Indonesia: Perjanjian Ditargetkan Januari 2026
Ilustrasi. (foto: AI/BITV)
Berita Terkini, Eksklusif di Saluran WhatsApp bitvonline.com
+ Gabung

Airlangga menekankan bahwa kerja sama pertukaran mineral kritis antara Indonesia dan AS bukan hal baru.

Contohnya, PT Freeport Indonesia yang telah memasok tembaga ke AS melalui afiliasinya, Freeport McMoRan, sejak 1967.

Selain tembaga, pemerintah melihat potensi pembukaan akses untuk mineral kritis lain seperti nikel, bauksit, dan rare earth.

Mineral ini dibutuhkan untuk berbagai sektor industri strategis, termasuk otomotif, penerbangan, roket, hingga alat pertahanan militer.

Baca Juga:

Airlangga juga menambahkan, komoditas lain seperti kelapa sawit akan turut dibahas dalam perjanjian perdagangan melalui mekanisme eksekutif order.

Dengan perkembangan ini, Indonesia diharapkan mampu memperkuat posisi sebagai pemasok global mineral strategis, sekaligus membuka peluang investasi baru dari perusahaan-perusahaan AS di sektor mineral kritis.*


(vo/ad)

Editor
: Adelia Syafitri
0 komentar
Tags
beritaTerkait
KSJ Sambirejo Timur Konsisten Tebar Kepedulian, Edisi ke-204 Salurkan Sembako untuk Kaum Duafa
Lions Club Jakarta Gelar Rapat Reguler Bulanan, Evaluasi Program dan Rencana Kegiatan Kemanusiaan
TNI Paparkan Kronologi Demo Ricuh di Lhokseumawe, Sebut Ada Bendera GAM dan Satu Orang Bawa Pistol
Kemendikdasmen Relokasi Sekolah Terdampak Banjir Sumatra, Kelas Darurat Siap Digunakan Januari 2026
BPBD Sumut Catat Kerugian Bencana Alam Capai Rp18,48 Triliun
BMH Aceh Resmi Berganti Kepemimpinan, Teuku Ilyas Nahkodai Perwakilan
komentar
Masuk untuk memberikan atau membalas komentar.
beritaTerbaru