Bukan Tak Percaya Dokter Indonesia, Ini Alasan Naniek Deyang Pilih Berobat ke Luar Negeri
JAKARTA Mantan Kepala Badan Gizi Nasional (BGN), Naniek Sudaryati Deyang, mengungkap alasan memilih menjalani pengobatan penyakit jantun
KESEHATAN
JAKARTA – Ekonomi dan keuangan syariah Indonesia menunjukkan perkembangan signifikan sepanjang 2025, bergerak dari dominasi sektor keuangan menuju penguatan sektor riil dan industri halal.
Demikian catatan akhir tahun yang disampaikan Wakil Rektor Universitas Paramadina sekaligus Ekonom CSED Indef, Dr. Handi Risza.
Menurut Handi, transformasi ini menunjukkan arah pertumbuhan ekonomi syariah yang lebih ideal, di mana sektor riil menjadi penggerak utama sebelum sektor keuangan.Baca Juga:
"Sektor industri halal mulai memainkan peran penting terhadap pertumbuhan ekonomi nasional," ujarnya dalam keterangan tertulis, Jakarta, Sabtu (27/12/2025).
Handi menambahkan, tahun 2026 akan menjadi momentum penting bagi pengembangan ekonomi syariah yang inklusif dan berkelanjutan.
Kehadiran Badan Penyelenggara Jaminan Produk Halal (BPJPH) sebagai LPNK langsung di bawah Presiden serta program Makan Bergizi Gratis (MBG) dengan anggaran Rp335 triliun menjadi peluang strategis bagi sektor ini.
Di tingkat global, posisi Indonesia semakin kokoh. Dalam laporan State of the Global Islamic Economy (SGIE) 2024/2025, Indonesia mempertahankan peringkat ketiga dunia dengan skor Global Islamic Economy Indicator (GIEI) 99,9, naik 19,8 poin dibandingkan tahun sebelumnya.
Capaian ini juga menandai investasi halal tertinggi di dunia, dengan 40 transaksi senilai USD 1,6 miliar yang tersebar di sektor makanan halal, kosmetik, farmasi, teknologi halal, dan gaya hidup Muslim.
Meski demikian, Handi mengingatkan sejumlah pekerjaan rumah yang perlu perhatian. Survei Nasional Literasi dan Inklusi Keuangan (SNLIK) OJK 2025 menunjukkan bahwa tingkat literasi keuangan syariah mencapai 43,42%, tetapi tingkat inklusinya hanya 13,41%.
Artinya, masih ada 30,01% masyarakat yang memahami produk syariah namun belum menggunakannya secara nyata.
"Diperlukan terobosan dan inovasi masif untuk mendekatkan informasi dan akses ekonomi syariah ke seluruh lapisan masyarakat, termasuk di daerah-daerah," tegas Handi.
Transformasi ini menegaskan posisi ekonomi syariah Indonesia tidak hanya sebagai pilar keuangan nasional, tetapi juga sebagai magnet investasi global di tahun-tahun mendatang.*
JAKARTA Mantan Kepala Badan Gizi Nasional (BGN), Naniek Sudaryati Deyang, mengungkap alasan memilih menjalani pengobatan penyakit jantun
KESEHATAN
MEDAN Tim Laboratorium Forensik (Labfor) Polda Sumatera Utara mengungkap dugaan sementara penyebab ledakan yang menghancurkan sebuah rum
PERISTIWA
JAKARTA Kepala Badan Gizi Nasional (BGN), Nanik S. Deyang, resmi mengundurkan diri dari jabatannya pada Rabu (22/7/2026). Pengunduran di
NASIONAL
JAKARTA Pemerintah mulai mematangkan skema baru penyaluran bantuan sosial (bansos) melalui Koperasi Desa/Kelurahan Merah Putih (KDKMP).
NASIONAL
JAKARTA Presiden Prabowo Subianto mengevaluasi gaya komunikasi Menteri Pekerjaan Umum (PU) Dody Hanggodo. Istana Kepresidenan meminta Do
NASIONAL
JAKARTA Presiden Prabowo Subianto dijadwalkan memimpin Upacara Prasetya Perwira (Praspa) TNIPolri Tahun 2026 di Istana Merdeka, Jakarta
NASIONAL
NIAS UTARA Budidaya rumput laut menjadi salah satu motor penggerak ekonomi masyarakat di Kabupaten Nias Utara. Melihat potensi tersebut,
EKONOMI
JAKARTA Polda Metro Jaya memastikan akan memanggil advokat Hotman Paris Hutapea terkait laporan dugaan penghinaan terhadap profesi wartaw
NASIONAL
JAKARTA Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa memastikan Direktorat Jenderal Bea dan Cukai (DJBC) tidak jadi dibubarkan. Keputusan terseb
EKONOMI
BATU BARA PT INALUM (Persero) kembali membuka Program Magang Mahasiswa Tahun 2026 sebagai bentuk komitmen perusahaan dalam mendukung pen
PENDIDIKAN