Antrian Panjang Pengisian BBM Timbulkan Kemacetan Lalulintas, Petugas SPBU Layani yang Bawa Jirigen
MEDAN Antrian panjang berbagai jenis kendaraan bermotor, terjadi di Stasiun Pengisian Bahan Bakar Umum (SPBU) di Kota Medan, Sabtu (7/3/20
PERISTIWA
JAKARTA – Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa menegaskan optimisme terhadap pergerakan nilai tukar rupiah di tengah pelemahan yang kini mendekati level Rp17.000 per dolar AS.
Menurutnya, penguatan rupiah akan terlihat dalam waktu dekat berkat fundamental ekonomi nasional yang kokoh.
"Dua minggu ini (rupiah bakal menguat)," ujar Purbaya saat ditemui di Jakarta Selatan, Rabu (14/1/2026).Baca Juga:
Purbaya menjelaskan, daya tarik investasi Indonesia tetap tinggi dengan proyeksi pertumbuhan ekonomi mencapai 6 persen tahun ini, yang diyakini akan mendorong modal asing masuk kembali ke pasar domestik.
"Jadi Anda enggak usah takut, fondasi kita kuat. Rupiah akan (menguat) karena modal akan masuk ke sini. Orang Indonesia yang menaruh uangnya di luar negeri juga akan balik. Dia akan berbisnis di sini, karena orang Indonesia tidak bisa berbisnis di luar negeri, mereka tidak biasa bersaing sehat di sana," tegas Purbaya.
Optimisme ini sejalan dengan performa ekonomi yang menunjukkan tren positif.
Indonesia mencatat pertumbuhan 5,45 persen pada kuartal keempat 2025, dan pemerintah menargetkan akselerasi pertumbuhan lebih tinggi tahun ini.
Langkah ini juga didukung oleh kebijakan Bank Indonesia (BI).
Kepala Departemen Pengelolaan Moneter dan Aset Sekuritas BI, Erwin G. Hutapea, menyebut pelemahan rupiah yang menyentuh Rp16.860 per dolar AS lebih dipengaruhi oleh tekanan eksternal dan tensi geopolitik global.
"Stabilitas nilai tukar rupiah tetap terjaga berkat intervensi BI di pasar domestik maupun off-shore, termasuk transaksi spot, DNDF, dan pembelian SBN di pasar sekunder," kata Erwin.
Meski rupiah mengalami depresiasi 1,04 persen secara year-to-date, cadangan devisa Indonesia tercatat sebesar USD156,5 miliar, menjadi penyangga penting di tengah ketidakpastian global.
Purbaya optimistis, kombinasi fundamental ekonomi kuat dan masuknya modal asing akan membuat rupiah kembali menguat, menjaga stabilitas moneter nasional di tahun 2026.*
(oz/ad)
MEDAN Antrian panjang berbagai jenis kendaraan bermotor, terjadi di Stasiun Pengisian Bahan Bakar Umum (SPBU) di Kota Medan, Sabtu (7/3/20
PERISTIWA
JAKARTA Samira Farahnaz, yang lebih dikenal sebagai Dokter Detektif atau Doktif, menyatakan lega setelah dokter sekaligus kreator konten
HUKUM DAN KRIMINAL
MEDAN Direktur PT Miduk Arta, Rajamin Sirait, menenangkan masyarakat terkait ketahanan energi 20 hari. Ia menegaskan, angka tersebut buk
EKONOMI
PADANGSIDIMPUAN Wali Kota Padangsidimpuan, Dr. H. Letnan Dalimunthe, menyerahkan Surat Keputusan (SK) Perpanjangan Perjanjian Kerja kepa
PEMERINTAHAN
TANJUNG BALAI Wali Kota Tanjungbalai Mahyaruddin Salim bersama Wakil Wali Kota Muhammad Fadly Abdina melakukan peninjauan ke Pasar Bahagia
PEMERINTAHAN
MEDAN Museum Perjuangan Pers Sumatera Utara menyimpan berbagai arsip penting yang mencatat perjalanan pers Indonesia, termasuk koran dan
SENI DAN BUDAYA
JAKARTA Harga emas Antam 24 karat kembali mencatat kenaikan signifikan setelah sempat mengalami penurunan. Berdasarkan situs resmi Logam
EKONOMI
JAKARTA Menteri Keuangan, Purbaya Yudhi Sadewa, membuka kemungkinan melakukan efisiensi pada beberapa komponen belanja dalam program Mak
EKONOMI
PEMATANGSIANTAR Gubernur Sumatera Utara, Muhammad Bobby Afif Nasution, menyerahkan hibah sebesar Rp350 juta kepada Masjid Nurul Ikhwan d
PEMERINTAHAN
DENPASAR Kapolresta Denpasar, KBP Leonardo David Simatupang, didampingi Ketua Cabang Bhayangkari Kota Denpasar, Ny. Lusiana Leonardo, mel
PEMERINTAHAN